nothing
Inkontinensia Tinja (Buang Air Besar Tak Terkendali)
nothing
Medicastore
Inkontinensia Fekal (Buang Air Besar Tak Terkendali)

Inkontinensia_Fekal.JPG

Sumber : http://spacecoastdaily.com

 
DEFINISI

Inkontinensia fekal adalah hilangnya pengendalian terhadap pengeluaran tinja (buang air besar tidak terkendali).

PENYEBAB

Inkontinensia tinja bisa terjadi saat mengalami diare atau jika terdapat tinja yang keras terperangkap di rektum (impaksi tinja).

Inkontinensia tinja yang menetap bisa terjadi pada :
- orang yang mengalami cedera pada anus atau saraf tulang belakang
- prolaps rektum (penonjolan lapisan rektum yang keluar melalui anus)
- pikun (demensia)
- cedera neurologis akibat diabetes (kencing manis)
- tumor pada anus
- cedera di panggul karena persalinan

GEJALA

Gejala bisa berupa keluarnya tinja cair yang bisa disertai dengan keluarnya gas dari anus atau penderita sama sekali tidak dapat mengendalikan keluarnya tinja.

DIAGNOSA

Untuk menentukan diagnosis, dilakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya kelainan struktur maupun kelainan saraf yang bisa menyebabkan keadaan ini.

Pemeriksaan yang dilakukan bisa berupa :
- pemeriksaan anus dan rektum
- memeriksa sensasi di sekitar lubang anus
- pemeriksaan sigmoidoiskopi
- pemeriksaan ultrasonografi pada sfingter ani
- pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Selain itu, bisa juga dilakukan pemeriksaan fungsi saraf dan otot-otot panggul.

PENGOBATAN

Penanganan yang dilakukan antara lain berupa :

  • Berusaha untuk memiliki kebiasaan defekasi (buang air besar) yang teratur, sehingga menghasilkan bentuk tinja yang normal.
  • Melakukan perubahan pola makan, berupa penambahan jumlah asupan serat.
  • Pemberian obat yang bisa memperlambat kontraksi usus
  • Melatih otot-otot anus (sfingter), sehingga meningkatkan tonus dan kekuatannya.
  • Melakukan teknik biofeedback, untuk melatih sfingter ani dan meningkatkan kepekaan rektum terhadap adanya tinja.

Jika keadaan ini menetap, maka bisa dilakukan pembedahan untuk membantu proses penyembuhan. Misalnya jika penyebabnya adalah cedera pada anus atau kelainan anatomi di anus.

Pilihan terakhir adalah kolostomi, yaitu pembuatan lubang di dinding perut yang dihubungkan dengan usus besar. Anus ditutup (dijahit), sehingga kotoran penderita akan keluar ke kantong plastik yang ditempelkan pada lubang di dinding perut tersebut.

REFERENSI

- G, Norton J. Fecal Incontinence. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

Info Penyakit

Kekurangan & Kelebihan Vitamin A (Retinol)
Kekurangan & Kelebihan Vitamin A (Retinol)

Deskripsi : Vitamin A (retinol) terutama terdapat
Baca selengkapnya »

Multiple System Atrophy
Multiple System Atrophy

Deskripsi : Multiple system atrophy adalah
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

MIONALGIN CAPLET

Kaplet salut selaput 10 x 10

HISLOREX TABLET 10 MG

Tablet 10 mg x 5 x 4's.