nothing
Hemoroid - medicastore.com
nothing
Medicastore
Hemoroid

Hemoroid_(Wasir_atau_Ambeien).JPG

Sumber : www.webmd.com

 
DEFINISI

Hemoroid, atau disebut juga ambeien/wasir, merupakan pelebaran pembuluh darah balik (vena) yang terletak di dinding anus dan rektum.

Karena letak penyakit ini di anus, banyak penderitanya enggan berobat ke dokter karena merasa malu. Penderita hemoroid akan merasa tidak nyaman atau akan timbul rasa nyeri yang hebat pada saat duduk dan BAB (buang air besar). Pada kasus hemoroid yang berat, sering disertai dengan perdarahan pada saat BAB.

Ada 2 jenis hemoroid, yaitu :

- Hemoroid Eksternal: Hemoroid yang terbentuk di atas sambungan antara anus dan rektum (anorectal junction). Rasa nyeri terasa lebih hebat pada saat duduk. Jenis ini dapat menyebabkan pecahnya pembuluh vena sehingga terbentuk gumpalan darah, yang menyebabkan nyeri, gatal dan bengkak. Setelah beberapa hari gumpalan darah tersebut dapat larut dengan sendirinya sehingga penderita hemorodi merasa penyakitnya menghilang.

- Hemoroid Internal : Hemoroid yang terbentuk di bawah anorectal junction (di bagian dalam anus) sehingga rasa nyeri terasa lebih hebat pada saat  BAB. Sewaktu BAB hemoroid ini dapat turun dan menonjol keluar anus sehingga pasien dapat merabanya. Setelah BAB, hemoroid ini dapat masuk kembali ke posisinya semula secara spontan atau harus ditekan ke dalam dengan jari.

Jenis internal dan eksternal hemoroid (wasir)

Hemoroid Internal dan Eksternal

Sumber : http://www.thrombosedhemorrhoidsinfo.com

PENYEBAB
Penyakit hemoroid terjadi karena peningkatan tekanan dalam pembuluh vena di sekitar anus sehingga menghalangi aliran darah di anus. Kondisi tersebut terutama disebabkan oleh:
  • Seringnya mengalami konstipasi/sembelit (susah buang air besar)
  • Sering mengejan terlalu kuat pada saat BAB
  • Sering menunda BAB sehingga tinja yang terbentuk menjadi semakin keras (karena sebagian besar air diserap kembali oleh tubuh)
  • Adanya iritasi saluran pencernaan oleh makanan yang pedas
  • Pekerjaan yang menuntut duduk atau berdiri terlalu lama dan tidak berpindah-pindah/kurang bergerak
  • Sering mengangkat beban terlalu berat
  • Faktor kegemukan
  • Kurangnya makanan berserat
  • Kehamilan
  • Melakukan hubungan seks melalui anus

Hemoroid lebih mungkin terjadi pada orang tua, karena jaringan yang menyokong vena pada rektum dan anus cenderung melemah dan teregang.

Sumber : www.tabletsmanual.com

GEJALA

Gejala-gejala yang muncul tergantung dari lokasi hemoroid.

  • Hemoroid eksternal

    - Rasa panas dan gatal yang disertai rasa nyeri di sekitar anus.

    - Ada benjolan lunak di dekat anus, terutama muncul setelah BAB.

    - Nyeri disekitar anus ketika duduk

  • Hemoroid internal seringkali tidak tampak adanya benjolan.

 - Terjadi perdarahan, yang biasanya muncul saat buang air besar. Ada tetesan darah segar pada saat BAB karena tergeseknya vena yang membengkak oleh tinja. Perdarahan biasanya tampak sebagai adanya bercak-bercak darah pada tinja atau pada tissue toilet. Darah juga bisa membuat air pada toilet berubah warna menjadi merah.

- Nyeri pada saat BAB karena vena yang membengkak tersentuh oleh tinja.

- Rasa penuh di anus (tidak terasa kosong meskipun sudah BAB)

Gejala-gejala lain yang bisa ditemukan:

  • Adanya lendir pada hemoroid
  • Timbulnya rasa seperti belum tuntas buang air besar

Gatal pada daerah anus biasanya bukan merupakan gejala hemoroid, gatal bisa timbul jika hemoroid membuat daerah anus menjadi sulit dibersihkan dengan baik.

DIAGNOSA

Pemeriksaan anus dan rektum bisa dilakukan untuk melihat adanya hemoroid, yaitu dengan cara melihat langsung atau dengan menggunakan alat, seperti anoskopi (alat untuk melihat rektum dan anus) atau sigmoidoskopi (alat untuk melihat bagian bagian bawah usus besar, rektum, dan anus).

Pemeriksaan sigmoidoskopi atau kolonoskopi (alat untuk melihat usus besar) bisa dilakukan untuk menentukan apakah terdapat kondisi yang lebih serius, misalnya tumor, pada orang-orang yang mengalami perdarahan.

PENGOBATAN

Hemoroid biasanya tidak membutuhkan penanganan kecuali jika menimbulkan gejala. Penanganan yang bisa dilakukan antara lain berupa:

  • Merendam anus ke dalam air hangat (sitz bath). Cara ini bisa dilakukan dengan berjongkok atau duduk pada tempat yang berisi air hangat.

Sumber : www.marysherbs.com

  • Dokter bisa memberikan obat minum atau salep untuk mengatasi rasa nyeri
  • Skleroterapi, yaitu dengan menyuntikan zat yang membuat terbentuknya jaringan parut dan menghilangkan hemoroid. Cara ini bisa dilakukan untuk mengatasi hemoroid yang mengalami perdarahan.

Penanganan hemoroid (wasir) dengan skleroterapi

Skleroterapi

Sumber : cureforhemorrhoidsathome.com

  • Melakukan pengikatan hemoroid. Hemoroid internal yang besar dan tidak berhasil diatasi dengan skleroterapi bisa diikat dengan karet khusus (rubber band ligation) atau dihancurkan dengan laser.

Pengikatan hemoroid (wasir)

Gambar Tindakan rubber band ligation

Sumber : www.hemroidharry.com

  • Pembedahan untuk mengangkat hemoroid bisa dilakukan jika terapi lainnya tidak berhasil. Namun, tindakan ini bisa menimbulkan nyeri yang hebat, sehingga penderita bisa mengalami retensi urin dan sulit untuk buang air besar (konstipasi). Teknik lain yang bisa dilakukan adalah circumferential stapled hemorrhoidopexy, dimana sebuah alat bedah melingkar seperti stapler digunakan untuk mengangkat hemoroid.
PENCEGAHAN

Cara yang paling baik untuk mencegah terjadinya hemoroid adalah dengan menjaga agar tinja tetap lunak, sehingga bisa keluar dengan mudah.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya hemoroid dan mengurangi gejala yang ada, yaitu:

  • Makan makanan kaya serat, seperti buah, sayur, dan gandum. Cara ini akan membuat tinja menjadi lebih lunak dan lebih bervolume, sehingga seseorang tidak perlu mengedan untuk buang air besar.
  • Minum air yang cukup, untuk membantu menjaga tinja agar tetap lunak.
  • Tidak mengedan saat buang air besar
  • Segera pergi ke toilet saat merasa ingin buang air besar, sehingga tinja tidak mengeras dan menjadi lebih sulit untuk dikeluarkan.
  • Olahraga. Dengan menjaga tubuh agar tetap aktif, kita bisa mencegah terjadinya konstipasi dan mengurangi tekanan pada vena. Selain itu, olahraga juga bisa membantu menurunkan berat badan yang bisa mempengaruhi terjadinya hemoroid.
  • Tidak berdiri atau duduk untuk waktu lama, karena bisa meningkatkan tekanan pada vena di anus.

Sumber : www.futurefit.co.uk

REFERENSI

- A, Parswa. Hemorrhoids. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

- Mayo Clinic. Hemorrhoids. Riverside. 2010.

Nutracare

Info Penyakit

Gas Gangren
Gas Gangren

Deskripsi : Gas gangren (clostridial
Baca selengkapnya »

Penyakit Hodgkin (Limfoma Hodgkin)
Penyakit Hodgkin (Limfoma Hodgkin)

Deskripsi : Limfoma adalah suatu kanker (keganasan)
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

CYMEVENE VIAL 500 MG

Vial 500 mg x 1 biji.

NORMOTIL TABLET

Tablet salut selaput 2 mg x 60 butir.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com