nothing
Familial Adenomatous Polyposis - medicastore.com
nothing
Medicastore
Familial Adenomatous Polyposis

Familial_Adenomatous_Polyposis.JPG

Sumber : www.colorectaltumor.com

 
DEFINISI

Familial adenomatous polyposis merupakan suatu kelainan yang diturunkan dalam keluarga, dimana terdapat 100 atau lebih polip-polip pra-kanker yang terbentuk di seluruh usus besar dan rektum saat masa kanak-kanak atau remaja. Hampir pada semua penderita yang tidak mendapat pengobatan, polip akan berkembang menjadi kanker usus besar atau rektum (kanker kolorektal).

Orang-orang dengan familial adenomatous polyposis juga memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami kanker pada usus halus (duodenum), pankreas, tiroid, otak, dan hati, serta berbagai jenis tumor jinak pada bagian tubuh lainnya, seperti kulit, tulang tengkorak kepala, atau rahang.

PENYEBAB

Familial adenomatous polyposis disebabkan oleh adanya kelainan genetik. Sebagian besar penderita mewariskan kelainan genetik ini dari orang tuanya. Tetapi, pada sekitar 30% kasus, terjadi mutasi genetik spontan pada saat pembuahan.

Kelainan genetik ini menyebabkan tumbuhnya ratusan atau bahkan ribuan polip pada usus besar dan rektum. Polip-polip ini hampir semuanya akan berkembang menjadi kanker pada usia sekitar 40 tahun.

GEJALA

Gejala-gejala familial adenomatous polyposis sama seperti gejala-gejala polip kolorektal lainnya. Sebagian besar penderita tidak mengalami gejala, tetapi beberapa penderita bisa mengalami perdarahan dari rektum. Namun, perdarahan biasanya hanya sedikit (bersifat mikroskopis).

DIAGNOSA

Pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain :

  • Pemeriksaan colok dubur untuk merasakan adanya polip pada rektum
  • Pemeriksaan darah samar dari tinja
  • Kolonoskopi, untuk memastikan diagnosa
  • Pemeriksaan genetik
PENGOBATAN

Karena hampir semua penderita familial adenomatous polyposis akan berkembang menjadi kanker, maka biasanya penderita dianjurkan untuk segera dioperasi setelah terdiagnosa. Ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan :

  • Pengangkatan seluruh usus besar dan rektum. Bagian ujung usus halus kemudian disambung ke dinding perut (ileostomi) untuk mengeluarkan kotoran.
  • Pengangkatan usus besar dan permukaan rektum. Bagian ujung usus halus kemudian dibentuk seperti kantung dan disambungkan ke anus, sehingga tidak diperlukan ileostomi.

Sumber : www.medicinenet.com

  • Pengangkatan usus besar saja, kemudian bagian ujung usus halus disambung ke rektum. Rektum harus diperiksa secara berkala, sehingga jika terdapat polip yang baru, maka polip bisa segera diangkat. Namun, jika polip tampak tumbuh sangat cepat, maka rektum juga harus diangkat.

Setelah pembedahan, penderita juga perlu melakukan endoskopi secara berkala untuk melihat lambung dan usus halus bagian atas (duodenum), sehingga bisa diketahui apakah terdapat kanker atau tidak.

REFERENSI

- L, Elliot M. Familial Adenomatous Polyposis. Merck Manual Handbook. 2013.

- Mayo Clinic. Familial Adenomatous Polyposis. 2012.

Saras Subur Ayoe

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
- DOKTER SPESIALIS BEDAH UMUM
- DOKTER SPESIALIS BEDAH DIGESTIVE (SALURAN CERNA)
 
Artikel Terkait
 
Penyakit Terkait
 

Info Penyakit

Nefrotomografi
Nefrotomografi

Deskripsi : Nefrotomografi (Nephrotomography) merupakan pemeriksaan sinar-X
Baca selengkapnya »

Pneumonia Pneumokistik
Pneumonia Pneumokistik

Deskripsi : Pneumonia Pneumokistik (Pneumokistosis) adalah suatu
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

PROMENO

Tablet salut selaput 40 mg x 3 x 10's.

CATALIN TETES MATA

Larutan 750 mcg/tablet x 15 ml x 1's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com