nothing
Informasi Lupus Eritematosus Sistemik - medicastore.com
nothing
Medicastore
Lupus Eritematosus Sistemik

Lupus_Eritematosus_Sistemik.jpg

Sumber : http://www.medicinenet.com

 
DEFINISI

Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus/SLE) merupakan suatu penyakit jaringan ikat dimana terjadi peradangan kronis yang bisa mengenai persendian, ginjal, kulit, selaput mukosa, dan bahkan dinding pembuluh darah.

PENYEBAB

Pada penyakit lupus, sistem pertahanan tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Mekanisme dan penyebab terjadinya gangguan ini belum sepenuhnya dimengerti, tetapi diduga terdapat faktor lingkungan dan genetik yang berperan dalam terjadinya gangguan ini.

Faktor genetik meningkatkan kecenderungan untuk terjadinya penyakit autoimun pada seseorang, misalnya lupus. Selain itu, sistem kekebalan tubuh pada orang-orang dengan lupus mudah dipicu oleh faktor lingkungan, seperti :

  • Infeksi
  • Pemakaian obat tertentu, misalnya antibiotik golongan sulfa dan penisilin
  • Sinar ultraviolet
  • Stres yang berlebihan
  • Periode menstruasi atau kehamilan (hormon).
GEJALA

Gejala-gejala yang muncul sangat bervariasi antar penderita. Gejala bisa muncul secara tiba-tiba atau perlahan-lahan dalam waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun dengan adanya serangan (flare-ups) berupa demam, rasa tidak enak badan, atau gejala lain, dan diselingi oleh masa dimana tidak terdapat gejala atau gejala minimal.

Pada akhirnya, gejala-gejala bisa mengenai berbagai sistem organ, antara lain berupa :

  • Nyeri sendi
  • Peradangan mendadak di banyak sendi
  • Rasa ngilu yang luar biasa di bagian persendian
  • Penderita mengalami kelelahan yang ekstrim
  • Ruam kulit kemerahan dan berbentuk seperti kupu-kupu di hidung dan pipi (butterfly effects)
  • Benjolan atau bercak-bercak pada kulit
  • Ulkus pada membran mukosa, terutama di langit-langit mulut, pipi bagian dalam, gusi, dan hidung bagian dalam
  • Mengalami anemia yang amat parah
  • Rambut rontok sebagian atau merata (alopesia)
  • Sensitivitas terhadap sinar matahari maupun kilatan foto
  • Ruam kulit bisa bertambah hebat akibat terkena sinar matahari
  • Timbul permasalahan di sekitar hidung dan mulut

1)    2) 
1). Ulkus di langit-langit mulut; 2). Alopesia pada SLE
(Sumber : http://www.hss.edu)

  • Sesak nafas, akibat peradangan pada paru-paru (jarang terjadi)
  • Nyeri dada, akibat peradangan pada kantung yang melapisi jantung (perikarditis) atau peradangan dinding arteri koroner
  • Pembesaran kelenjar getah bening
  • Gangguan sistem saraf, misalnya gangguan ringan dalam berpikir, perubahan kepribadian, stroke, kejang, gangguan mental berat (psikosis), demensia
  • Penurunan jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
  • Gejala-gejala pada saluran cerna, seperti mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Gambaran Butterfly Effect

Wanita hamil yang terkena lupus memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami keguguran dan bayi lahir mati. Serangan gejala umum terjadi saat kehamilan atau segera setelah melahirkan.

Sumber : www.lupussymptoms.in

DIAGNOSA

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk membantu memastikan diagnosa :

  • Untuk menguji apakah seseorang menderita lupus, maka dilakukan sebuah pengujian dengan menggunakan tes darah bernama Anti Nuclear Antibody (ANA). Tes ini akan mengidentifikasi autoantibodi (antibodi perusak) yang memakan sel-sel berguna di dalam tubuh. Hasil positip tes ini belum bisa dikatakan seseorang menderita lupus. Dibutuhkan data-data lain seperti gejala-gejala, catatan fisik pasien, dan tes lengkap laboratorium hingga dipastikan si pasien apakah menderita lupus.

 

Sumber : www.medicinenet.com

  • Biopsi ginjal, untuk melihat apakah telah terjadi kerusakan pada ginjal.
  • Rontgen dada menunjukkan pleuritis atau perikarditis
PENGOBATAN

Terapi yang diberikan tergantung dari organ-organ yang terkena dan seberapa aktif peradangan yang terjadi. Tujuan terapi adalah untuk mengurangi peradangan, sehingga bisa mencegah terjadinya kerusakan.

Obat-obatan yang diberikan bagi penderita lupus:

1. Steroid
2. Immunosuppressant
3. Antimalarial (Plaquenil/Hydroxychloroquine)
4. Non-Steroidal anti-inflammatories

Selain itu, penderita juga perlu dipantau secara ketat untuk kemungkinan terjadinya penyakit arteri koroner. Beberapa faktor risiko untuk penyakit arteri koroner antara lain tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Semua faktor risiko ini harus dikendalikan dengan baik.

PENCEGAHAN

Lupus bisa dicegah dengan:

1. Mengurangi kontak dengan sinar matahari
2. Menerapkan hidup sehat dan menghindarkan diri dari stres
3. Tidak merokok
4. Berolahraga secara teratur
5. Melakukan diet nutrisi

REFERENSI

- H, Rulla A. Systemic Lupus Erythematosus. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

- S, William C. Systemic Lupus Erythematosus. Medicine Net. 2012.

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Toksoplasmosis
Toksoplasmosis

Deskripsi : Toksoplasmosis adalah infeksi
Baca selengkapnya »

Abrupsio Plasenta
Abrupsio Plasenta

Deskripsi : Abrupsio Plasenta adalah pelepasan plasenta
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

VICETEN-Z CAPLET

Kaplet 5 x 6 biji.

FARMABEX C TABLET

Tablet 10 x 10's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com