nothing
Informasi penyakit polip hidung - medicastore.com
nothing
Medicastore
Polip Hidung

Polip_Hidung.jpg

Sumber : http://www.healthcentral.com

 
DEFINISI

Polip hidung adalah suatu pertumbuhan dari selaput lendir hidung. Polip hidung adalah hasil dari peradangan kronis di dalam rongga hidung. Polip tersebut merupakan jaringan tumbuh yang jinak dan tidak bersifat kanker.

Polip pada hidung

Polip Lubang Hidung Kiri

Sumber : www.londonentclinic.com

PENYEBAB

Penyebab terjadinya polip belum diketahui secara jelas. Belum diketahui mengapa beberapa orang mengalami peradangan kronis pada selaput lendir hidung dan sinus, dan kemudian memicu terjadinya polip, tetapi orang lain tidak mengalaminya. Polip hidung juga bisa terbentuk jika terdapat benda asing di dalam hidung. 

Polip sering ditemukan pada penderita :

  • Rinitis alergika
  • Asma
  • Sinusitis kronis
  • Fibrosis kistik
  • GEJALA

    Polip biasanya tumbuh di daerah dimana selaput lendir hidung membengkak akibat penimbunan cairan. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki polip hidung. Ada beberapa tanda dan gejala yang dapat ditemukan :

    • hidung tersumbat
    • bersin-bersin
    • hidung berair
    • nyeri pada wajah
    • rasa gatal di sekitar mata
    • infeksi kronis
    • mendengkur

    Penderita seringkali mengeluhkan adanya penurunan atau hilangnya fungsi indera penciuman. Karena indera perasa berhubungan dengan indera penciuman, maka penderita juga bisa mengalami penurunan fungsi indera perasa.

    Polip hidung juga bisa menyebabkan sumbatan pada drainase lendir dari sinus ke hidung, sehingga sinus bisa mengalami infeksi dan akhirnya terjadi sinusitis. Penderita anak-anak sering bersuara sengau dan bernapas melalui mulutnya.

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Polip mungkin dapat terllihat saat dilakukan pemeriksaan hidung. Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan :

    • Endoskopi hidung. Sebuah alat seperti selang yang elastis dengan kamera kecil diujungnya dapat dimasukkan untuk melihat bagian dalam hidung dan sinus.

    Diagnosa polip pada hidung dengan pemeriksaan endoskopi

    Endoskopi hidung

    Sumber : http://entkidsadults.com

    • Pemeriksaan pencitraan, misalnya CT scan atau MRI. Pemeriksaan ini dapat menunjukkan lokasi dan ukuran polip pada daerah yang lebih dalam di sinus, mengevaluasi keparahan peradangan yang terjadi, dan melihat apakah terdapat sumbatan lain yang mungkin terjadi pada rongga hidung (misalnya tumor).
    • Tes alergi. Pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk melihat apakah alergi berkontribusi untuk terjadinya peradangan kronis.
    PENGOBATAN

    Penderita polip hidung harus berhenti merokok. Polip dini dapat diobati dengan pengobatan oral atau melalui hidung. Pengobatan lainnya mungkin menyertakan antihistamin atau antibiotik untuk mengobati infeksi kronis atau infeksi yang berulang.

    Pengobatan polip hidung dengan berhenti merokok

     

    Sumber : http://www.singhealth.com.sg

    Pembedahan mungkin diperlukan jika pengobatan tidak menciutkan atau menghilangkan polip, atau jika diduga ada pertumbuhan abnormal yang bersifat kanker. Jenis pembedahan tergantung pada keparahan serta ukuran polip.

    Pembedahan dilakukan jika :

  • Polip menghalangi saluran pernapasan
  • Polip menghambat drainase sinus sehingga sering terjadi infeksi sinus
  • Polip berhubungan dengan tumor
  • Pada umumnya, pembedahan dilakukan secara endoskopis. Pembedahan biasanya dilakukan dengan pembiusan total dan menggunakan teropong yang dimasukkan ke dalam hidung untuk membantu dokter bedah memandu instrumen kecil ke dalam saluran hidung dan rongga sinus untuk mengeluarkan polip, dan menyingkirkan penyumbatan yang dapat mencegah aliran pengeluaran dari sinus.

    Setelah pembedahan, dokter mungkin menganjurkan penggunaan steroid hidung untuk mencegah polip tumbuh kembali, serta pencucian hidung untuk mencegah penumpukan lendir kering atau kerak di dalam hidung.

    PENCEGAHAN

    Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi kemungkinan terjadinya polip hidung atau kambuhnya polip hidung setelah perawatan yaitu :

    1. Mengatasi alergi dan asma, yaitu dengan mengikuti pengobatan yang direkomendasikan dokter untuk mengelola alergi dan asma. 
    2. Hindari iritasi. Sebisa mungkin, hindari hal-hal yang bisa berkontribusi menyebabkan peradangan atau iritasi pada sinus, misalnya alergen, polusi udara dan bahan kimia.
    3. Hidup bersih. Cuci tangan secara teratur dan menyeluruh. Cara ini merupakan salah satu cara terbaik untuk melindungi diri terhadap infeksi bakteri dan virus yang dapat menyebabkan peradangan pada hidung dan sinus.
    4. Gunakan pelembab ruangan jika udara di rumah kering. Hal ini dapat membantu meningkatkan aliran lendir dari sinus dan dapat membantu mencegah sumbatan dan peradangan.
    5. Membilas hidung atau nasal lavage untuk membantu memperbaiki aliran lendir dan menghilangkan lendir penyebab alergi dan iritasi.
    REFERENSI

    - F, Marvin P. Nasal Polyps. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

    - Mayo Clinic. Nasal Polyps. 2011.

    - V, Linda J. Nasal Polyps. Medline Plus. 2011.

    - http://www.singhealth.com.sg/PatientCare/Overseas-Referral/bh/Conditions/Pages/Nasal-Polyps.aspx

    Nutracare

    Info Penyakit

    Emboli Air Ketuban
    Emboli Air Ketuban

    Deskripsi : Air ketuban, atau disebut juga
    Baca selengkapnya »

    Tumor Saluran Empedu
    Tumor Saluran Empedu

    Deskripsi : Disamping batu empedu, kanker merupakan
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    LISTERINE FRESH BRUST 80 ML

    Obat kumur 80 mL x 1's

    BLESIFEN TABLET

    Tablet 50 mg x 2 x 10

    Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
    Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
    ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
    All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com