nothing
Sindroma Ovarium Polikistik (PCOS) - medicastore.com
nothing
Medicastore
Sindroma Ovarium Polikistik

Sindroma_Ovarium_Polikistik_(Sindroma_Stein-Leventhal).JPG

Sumber : http://womenshealth.gov

 
DEFINISI

Sindroma Ovarium Polikistik (Polycystic Ovary Syndrome, PCOS) adalah penyakit gangguan hormonal yang sering dialami wanita usia reproduktif. Wanita yang menderita PCOS dapat mengalami gangguan menstruasi (menjadi jarang atau memanjang) atau memiliki kelebihan hormon pria (androgen). Ovarium dapat memproduksi banyak folikel kecil berisi cairan dan ovarium gagal melepaskan sel telur secara teratur.

PENYEBAB

Penyebab terjadinya sindroma ovarium polikistik belum diketahui dengan jelas. Beberapa bukti mengarah pada adanya gangguan fungsi enzim yang mengatur produksi hormon pria. Akibatnya, produksi hormon pria (androgen) meningkat. Beberapa faktor berikut ini mungkin berperan sebagai penyebab PCOS:

  • Kelebihan insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi di pankreas yang memungkinkan sel untuk menggunakan zat gula sebagai suplai energi utama tubuh. Bila sel-sel menjadi resisten terhadap kerja insulin, maka kadar gula darah akan meningkat dan tubuh akan memproduksi insulin lebih banyak. Kelebihan insulin dapat meningkatkan produksi hormon androgen, sehingga menyebabkan ovulasi menjadi sulit.
  • Peradangan tingkat rendah. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan produksi substansi sel darah putih untuk melawan infeksi. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengalami PCOS memiliki jenis peradangan tingkat rendah yang menstimulasi ovarium polikistik untuk memproduksi androgen, yang kemudian dapat menyebabkan masalah jantung dan pembuluh darah.
  • Keturunan. Penelitian menyebutkan bahwa gen tertentu mungkin berkaitan dengan PCOS.
  • Kelebihan hormon androgen. Ovarium memproduksi kadar androgen yang tidak normal, sehingga menyebabkan timbulnya hirsutisme dan jerawat.

 

GEJALA

Gejala PCOS sering berkembang saat pertama kali menstruasi selama usia pubertas. Terkadang gejala muncul belakangan, sebagai respons terhadap kenaikan berat badan yang banyak. Gejala dapat bervariasi, namun tiga gejala utama yaitu:

  • Menstruasi tidak teratur. Siklus menstruasi yang jarang, tidak teratur atau memanjang adalah gejala yang paling sering dari PCOS.
  • Kelebihan hormon androgen. Ditandai dengan tanda fisik seperti tumbuhnya rambut di wajah dan tubuh yang berlebihan (hirsutisme), dan terkadang jerawat yang banyak dan pola kebotakan rambut seperti pria.
  • Ovarium polikistik. Ovarium dapat membesar dan terdapat banyak folikel yang mengelilingi sel telur.

 

DIAGNOSA

Diagnosis PCOS dibuat bila penyebab lainnya dari gejala yang sama telah disingkirkan, dan pasien memiliki setidaknya dua dari tiga kriteria berikut ini:

  1. Menstruasi tidak teratur atau jarang
  2. Kadar hormon pria yang tinggi
  3. Pada pemeriksaan ultrasonografi tampak gambaran ovarium polikistik
PENGOBATAN

Penanganan PCOS difokuskan pada masalh individu, misalnya infertilitas, hirsutisme, jerawat, atau obesitas. Penanganan spesifik dapa tmelibatkan perubahan gaya hidup atau dengan obat-obatan.

1. Perubahan Gaya Hidup

Dokter mungkin akan merekomendasikan pasien untuk mengurangi berat badan melalui diet rendah kalori yang dikombinasi dengan aktivitas olahraga. Hanya dengan mengurangi 5% berat badan, dapat membantu memperbaiki kondisi. Mengurangi berat badan juga dapat meningkatkan efektivitas pengobatan yang direkomendasikan dokter, dan dapat membantu masalah infertilitas.

2. Obat-obatan

  • Kombinasi pil kontrasepsi. Pil yang mengandung estrogen dan progestin dapat menurunkan produksi androgen dan mengatur estrogen. Mengatur hormon dapat menurunkan risiko kanker endometrium dan mengoreksi perdarahan yang tidak normal, kelebihan pertumbuhan rambut dan jerawat.
  • Terapi progestin. Mengkonsumsi progesti selama 10 hingga 14 hari setiap satu hingga dua bulan dapat mengatur menstruasi dan melindungi dari kanker endometrium. Terapi progesti  tidak memperbaiki kadar androgen dan tidak mencegah kehamilan. Pil yang hanya mengandung progestin atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) yang mengandung progestin adalah pilihan yang lebih baik bila pasien juga ingin mencegah kehamilan.
Untuk membantu ovulasi, dokter mungkin akan meresepkan:

 

  • Clomiphene.
  • Letrozole.
  • Metformin.
  • Gonadotropin.
Untuk mengurangi pertumbuhan rambut, dokter mungkin akan merekomendasikan:
  • Pil kontrasepsi.
  • Spironolactone.
  • Eflornithine.
  • Elektrolisis.

 

REFERENSI

- P, JoAnn V. Polycystic Ovary Syndrome. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

- www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pcos/symptoms-causes/syc-20353439

- www.nhs.uk/conditions/polycystic-ovary-syndrome-pcos/

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Kanker Lambung
Kanker Lambung

Deskripsi : Sekitar 95% kanker lambung adalah adenokarsinoma.
Baca selengkapnya »

Kolitis Iskemik
Kolitis Iskemik

Deskripsi : Kolitis iskemik merupakan kerusakan yang
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

VOLTAREN TABLET 50 MG

Tablet salut enterik 50 mg x 5 x 10's

POTACOL-R INFUS 500 ML

Infus 500 mL x 1's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com