nothing
Sirosis Bilier Primer - medicastore.com
nothing
Medicastore
Sirosis Bilier Primer

Sirosis_Bilier_Primer.jpg

Sumber : http://taseerdawakhana.com

 
DEFINISI

Sirosis bilier primer adalah peradangan saluran empedu di hati, yang pada akhirnya membentuk jaringan parut dan menyebabkan penyumbatan.

Penyakit ini paling sering terjadi pada wanita usia 35-60 tahun, meskipun dapat terjadi pada pria dan wanita segala usia.

PENYEBAB

Penyebabnya tidak diketahui, tapi biasanya terjadi pada penderita penyakit autoimun sepert rheumatoid arthritis, skleroderma atau tiroiditis autoimun.

Sirosis bilier primer bermula dari peradangan saluran empedu di hati. Peradangan tersebut menghalangi pengaliran empedu dari hati, karena itu empedu tetap berada dalam sel-sel hati atau mengalir ke dalam aliran darah.
Sejalan dengan penyebaran peradangan ke seluruh bagian hati, akan terbentuk jaringan parut yang meliputi seluruh bagian hati.

GEJALA

Biasanya gejala sirosis bilier primer dimulai secara bertahap.

Pada sekitar 50% penderita, gejala awalnya berupa gatal-gatal dan kadang kelelahan, yang timbul beberapa bulan atau beberapa tahun sebelum gejala lainnya muncul.

Pada pemeriksaan fisik, ditemukan pembesaran hati pada sekitar 50% penderita dan pembesaran limpa pada sekitar 25% penderita.

Sekitar 25% penderita memiliki endapan kuning kecil di kulitnya (xantoma) atau pada kelopak matanya (xantelasma).
10% akan berkembang menjadi pigmentasi kulit.

Kurang dari 10% penderita mengalami jaundice.

Gejala lainnya berupa pembengkakan ujung jari (clubbing/jari tabuh) dan kelainan pada tulang, saraf dan ginjal.

Tinja tampak pucat, berminyak dan berbau busuk.

Selanjutnya bisa terjadi semua gejala dan komplikasi dari sirosis.

DIAGNOSA

Setidaknya 30% penderita terdiagnosis sebelum gejalanya timbul karena ditemukannya kelainan pada pemeriksan darah rutin.
Antibodi terhadap mitokondria ditemukan dalam darah pada lebih dari 90% penderita.

Jika terdapat jaundice atau kelainan pada pemeriksaan hati, dilakukan pemeriksaan kolangiopankreatografi endoskopik retrograd. Foto rontgen dilakukan setelah penyuntikan zat radioopak ke dalam saluran empedu melalui endoskopi. Hal ini akan menunjukkan bahwa tidak terdapat penyumbatan di dalam saluran empedu dan kelainan terletak di hati.

Diagnosis diperkuat dengan pemeriksaan mikroskopik dari jaringan hati yang diperoleh melalui biopsi.

Sumber : www.medscape.com

PENGOBATAN

Tujuan pengobatan adalah untuk memperlambat laju perkembangan penyakit dan mengurangi gejala yang terjadi seperti pruritus, osteoporosis. Tansplantasi hati dianggap merupakan satu-satunya prosedur penyelamatan hidup.

Tambahan Kalsium dan vitamin A, vitamin D, dan vitamin K mungkin diperlukan karena zat-zat tersebut tidak dapat diserap dengan baik, sebagai akibat dari berkurangnya empedu.

Transplantasi hati merupakan pengobatan yang terbaik untuk stadium akhir penyakit yang diikuti dengan komplikasi. 

PROGNOSIS

Perkembangan penyakit ini sangat bervariasi. Pada awalnya penyakit ini tidak mempengaruhi kualitas hidup penderitanya dan memiliki prognosis yang baik.

Penderita dengan perjalanan penyakit yang lambat, bisa bertahan hidup lebih lama.

Pada beberapa penderita, penyakit ini menjadi sangat memburuk, dan dalam beberapa tahun menjadi sirosis yang berat.

Pada penderita yang memiliki kadar bilirubin yang tinggi (jaundice), prognosisnya buruk.

Pada sebagian besar penderita terjadi penyakit tulang metabolik (osteoporosis).

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Anatomi Kuku
Anatomi Kuku

Deskripsi : Kesatuan kuku terdiri dari piringan
Baca selengkapnya »

Gastroenteritis Pada Anak
Gastroenteritis Pada Anak

Deskripsi : Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

ISOMONIT TABLET SR

Tablet SR 60 mg x 10's.

PROCAINI HCl AMPUL

Ampul 40 mg/ml x 2 ml x 100.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com