nothing
Kanker Pelvis Renalis dan Ureter - medicastore.com
nothing
Medicastore
Kanker Pelvis Renalis dan Ureter

Kanker_Pelvis_Renalis_&_Ureter 1.JPG

Sumber : http://www.macmillan.org.uk

 
DEFINISI

Kanker dapat terjadi pada sel-sel yang melapisi pelvis renalis dan ureter. Pelvis renalis adalah bagian ginjal yang berfungsi sebagai corong yang mengalirkan air kemih ke ureter. Ureter adalah saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih.

PENYEBAB

Penyebab terjadinya keganasan belum diketahui. Faktor risiko terjadinya kanker ini sama seperti kanker kandung kemih, antara lain merokok, menggunakan obat fenasetin yang berlebihan, menggunakan obat cyclophosphamide jangka panjang, dan paparan bahan kimia tertentu.

GEJALA

Gejala-gejala yang dapat ditemukan antara lain:

  • Adanya darah dalam air kemih
  • Rasa nyeri dan terbakar saat berkemih
  • Urgensi untuk berkemih
  • Sering berkemih
  • Rasa nyeri seperti kram pada punggung belakang, diantara tulang iga dan pinggang, atau perut bagian bawah. Hal ini bisa terjadi jika aliran air kemih mengalami sumbatan (misalnya akibat bekuan darah yang menyumbat saluran ureter).
DIAGNOSA

Kanker biasanya bisa dideteksi dengan menggunakan pemeriksaan CT (Computed Tomography) scan atau ultrasonografi.

Pemeriksaan mikroskopik terhadap contoh air kemih bisa menunjukkan adanya sel-sel kanker. Kanker bisa dilihat dengan menggunakan alat yang disebut ureteroskop. Cara ini bisa dilakukan untuk mengambil contoh jaringan untuk memastikan diagnosis, bahkan adakalanya digunakan untuk mengatasi kanker yang berukuran kecil.

Beberapa pemeriksaan bisa dilakukan untuk menentukan seberapa luas kanker yang terjadi dan penyebarannya, antara lain CT scan dan rontgen dada.

PENGOBATAN

Jika kanker belum menyebar hingga keluar pelvis renalis dan ureter, maka terapi yang biasanya dilakukan adalah pembedahan untuk mengangkat keseluruhan ginjal dan ureter yang terkena, bersama dengan sebagian kecil kandung kemih.

Beberapa kanker pada pelvis renalis dan ureter bisa diatasi dengan terapi laser untuk menghancurkan sel-sel kanker atau dengan pembedahan untuk mengangkat kanker itu sendiri dan menyisakan ginjal, kandung kemih, dan bagian ureter yang tidak mengalami keganasan. Adakalanya, bisa juga diberikan obat kemoterapi. Namun, efektivitas terapi ini pada kanker pelvis renalis atau ureter belum jelas.

Setelah pembedahan, perlu dilakukan pemeriksaan sistoskopi secara berkala. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara menggunakan alat khusus untuk melihat bagian dalam kandung kemih. Hal ini dilakukan karena penderita yang terkena kanker jenis ini juga berisiko untuk mengalami kanker kandung kemih.

PROGNOSIS

Jika kanker belum menyebar dan bisa diangkat seluruhnya melalui pembedahan, maka prognosisnya baik. Namun, jika kanker telah menyebar sampai ke dinding pelvis renalis atau ureter atau tempat jauh lainnya, maka prognosisnya menjadi tidak baik.

REFERENSI

- M, Viraj A. Renal Pelvic and Ureteral Cancer. The Merck Manual. 2013.

- M, Viraj A. Renal Pelvis and Ureter Cancer. The Merck Manual Handbook. 2013.

Saras Subur Ayoe

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
 
Artikel Terkait
- Sering Mengalami Sakit Pinggang?...Waspada Batu Ginjal
- Darah Dalam Urin (Hematuria)
 
Penyakit Terkait
 

Info Penyakit

Penyakit Pilonidal
Penyakit Pilonidal

Deskripsi : Penyakit Pilonidal merupakan suatu infeksi
Baca selengkapnya »

Dystonia
Dystonia

Deskripsi : Dystonia adalah kelainan gerakan dimana
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

PROSINAL SUSPENSI

Suspensi 100 mg/5 ml x 60 ml x 1's

MEXPHARM TABLET 15 MG

Tablet 15 mg x 2 x 10's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com