nothing
Informasi penyakit Konjungtivitis / radang konjungtiva
nothing
Medicastore
Konjungtivitis

Konjungtivitis.JPG

Sumber : http://www.webmd.com

 
DEFINISI

Konjungtivitis adalah suatu peradangan pada konjungtiva.

PENYEBAB

Berbagai mikroorganisme dapat menyebabkan infeksi pada konjungtiva, misalnya virus, bakteri, atau jamur (jarang). Baik konjungtivitis virus maupun bakteri sama-sama dapat menular dengan mudah ke orang lain, atau ke mata yang tidak terinfeksi. Infeksi jamur jarang terjadi, biasanya akibat menggunakan obat tetes mata kortikosteroid untuk waktu lama atau mengalami cedera mata yang terkait dengan bahan organik, seperti tanaman atau tanah. Bayi juga rentan untuk terkena infeksi mata akibat organisme yang berasal dari jalan lahir ibunya.

Orang dewasa bisa mendapatkan konjungtivitis melalui hubungan seksual (misalnya jika cairan semen yang terinfeksi bakteri gonokokus masuk ke dalam mata). Jika tidak diobati bisa terbentuk ulkus kornea, abses, perforasi mata bahkan kebutaan.

Sumber : www.snec.com.sg

Kadang konjungtivitis bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Konjungtivitis semacam ini bisa disebabkan oleh :
- Entropion atau ektropion
- Kelainan saluran air mata
- Sensitif terhadap bahan kimia
- Paparan iritan
- Infeksi oleh bakteri tertentu (terutama klamidia)
Pemakaian lensa kontak, terutama dalam jangka panjang, juga bisa menyebabkan konjungtivitis.

GEJALA

Konjungtiva yang mengalami infeksi akan tampak merah dan mengeluarkan kotoran/sekret mata. Seringkali sekret yang terbentuk menyebabkan mata menjadi lengket, sulit untuk dibuka, terutama saat bangun tidur pagi hari. Sekret mata ini juga dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Penglihatan membaik jika sekret mata ini dapat dibersihkan dari mata, misalnya dengan mengedip-ngedipkan mata.

Pada konjungtivitis yang disebabkan oleh virus, kelenjar getah bening di depan telinga dapat membengkak dan terasa nyeri. Selain itu, mata bisa berair, terasa nyeri, gatal, dan sensitif terhadap cahaya. Pada kasus yang sangat jarang, infeksi pada konjungtiva bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang membuat gangguan penglihatan jangka panjang.

Konjungtivitis yang disebabkan oleh gonorrhea seringkali memiliki gejala-gejala infeksi pada genitalia, seperti keluarnya sekret dari genital dan rasa panas saat berkemih.

DIAGNOSA

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan mata. Contoh sekret mata dapat diambil untuk mengidentifikasi organisme penyebabnya, terutama jika :

  • gejala-gejala yang terjadi berat atau berulang
  • jika infeksi diduga disebabkan oleh Chlamydia atau Neisseria gonorrhea
  • jika penderita memiliki gangguan sistem imunitas tubuh, misalnya HIV / AIDS
  • jika penderita memiliki masalah pada mata, misalnya penonjolan mata akibat penyakit Graves atau riwayat transplantasi kornea
PENGOBATAN

Kebanyakan orang-orang yang mengalami konjungtivitis dapat membaik tanpa terapi. Namun, beberapa infeksi, terutama yang disebabkan oleh bakteri, dapat menetap untuk waktu lama jika tidak diobati.

Sekret yang terakumulasi pada kelopak mata harus dibersihkan dengan air dan handuk bersih atau tissue sekali pakai. Pemberian kompres hangat atau dingin terkadang dapat meringankan rasa tidak nyaman pada mata.

Antibiotika hanya membantu untuk konjungtivitis bakteri. Namun, karena infeksi bakteri dan virus sulit untuk dibedakan, maka terkadang antibiotika tetap diberikan. Selain itu, adakalanya bisa diberikan obat untuk membantu mengatasi peradangan pada mata, khususnya pada orang-orang dengan konjungtivitis berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk memperbaiki posisi kelopak mata atau membukan saluran air mata yang tersumbat, mungkin perlu dilakukan pembedahan.

PENCEGAHAN

Beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan antara lain :

  • Karena konjungtivitis (virus atau bakteri) sangat menular, maka penderita harus selalu mencuci tangan dengan baik sebelum dan sesudah membersihkan mata atau memberikan obat tetes mata.
  • Usahakan untuk tidak menyentuh mata yang sehat sesudah menangani mata yang sakit.
  • Jangan menggunakan handuk atau lap bersama-sama dengan penghuni rumah lainnya. Handuk atau lap yang digunakan untuk membersihkan mata harus dipisahkan dari handuk atau lap lainnya.
  • Gunakan lensa kontak sesuai dengan petunjuk dari dokter dan pabrik pembuatnya.
  • Orang-orang yang terkena konjungtivitis infeksius perlu tinggal di rumah selama beberapa hari sampai infeksi reda. Pada konjungtivitis virus yang berat, penderita bahkan perlu tinggal di rumah sampai beberapa minggu.
REFERENSI

- R, Melvin. Infectious Conjunctivitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

Rich C & Cleanse Corine de farme

Info Penyakit

Endoskopi Saluran Cerna
Endoskopi Saluran Cerna

Deskripsi : Endoskopi merupakan suatu tindakan yang
Baca selengkapnya »

Depresi Setelah Melahirkan
Depresi Setelah Melahirkan

Deskripsi : Depresi setelah melahirkan adalah perasaan
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

TILOMIX SUSPENSI

Suspensi 60 mL x 1's

SIFROL TABLET 0,25 MG

Tablet 0,25 mg x 3 x 10