nothing
Penyakit : Bursitis - medicastore.com
nothing
Medicastore
Bursitis

Bursitis.JPG

Sumber : http://www.buzzle.com

 
DEFINISI

Bursitis merupakan suatu peradangan pada bursa yang terasa nyeri.

Bursa adalah kantong datar berisi cairan sebagai bantalan yang memudahkan pergerakan normal dan mengurangi gesekan pada sendi. Struktur-struktur di sendi yang saling bergesekan ketika bergerak, yaitu kulit, otot, tendon, ligamen, dan tulang. Dengan adanya bursa, dapat dicegah terjadinya robekan saat sendi bergerak.

PENYEBAB

Normalnya bursa mengandung sangat sedikit cairan. Sebagian bursa terletak dibawah kulit, tetapi ada juga bursa yang terletak di bawah otot dan tendon. Jika bursa mengalami cedera atau terlalu banyak digunakan, maka bursa bisa mengalami peradangan dan terisi oleh cairan.

Penyebab terjadinya bursitis :

  • Iritasi bursa yang terjadi karena pemakaian yang berlebihan atau tidak biasa. Bursitis paling sering terjadi akibat gerakan berulang atau posisi tertentu yang mengiritasi bursa di sekitar sendi, misalnya :
    • Melempar bola atau mengangkat sesuatu ke atas kepala secara berulang
    • Bersandar pada siku untuk waktu yang lama
    • Berlutut lama, misalnya saat membersihkan lantai atau memasang karpet
    • Duduk lama, terutama pada permukaan yang keras

Sumber : www.ipcphysicaltherapy.com

  • Cedera. Bursa yang terdapat di bawah kulit (misalnya bursa di lutut dan siku) sangat berisiko untuk mengalami cedera akibat tusukan, sehingga dapat menyebabkan infeksi pada bursa (bursitis septik).
  • Penyebab lainnya, seperti gout, pseudogout, reumatoid artritis, atau infeksi tertentu, terutama infeksi yang disebabkan oleh Stafilokokus aureus. Namun, seringkali penyebab terjadinya bursitis tidak diketahui.

Bahu merupakan bagian yang paling rentan untuk mengalami bursitis. Bursitis juga seringkali terjadi pada siku, pinggul, panggul, lutut, jari kaki, dan tumit (bursitis pada tendon Achilles).

GEJALA

Bursitis biasanya menyebabkan nyeri dan cenderung membatasi gerakan, tetapi gejala-gejala spesifik tergantung dari lokasi dari bursa yang meradang. Misalnya, saat bursa di bahu mengalami peradangan, seseorang akan merasa nyeri dan kesulitan untuk mengangkat tangan. Namun, bursitis yang terjadi pada siku mungkin hanya menyebabkan pembengkakan, tetapi hanya sedikit atau tidak ada rasa tidak nyaman.

Bursitis akut terjadi dalam waktu beberapa jam atau hari. Daerah yang meradang biasanya terasa nyeri saat digerakkan atau disentuh. Kulit di atas bursa yang berada dekat dengan kulit, misalnya pada lutut dan siku, bisa tampak merah dan membengkak. Bursitis akut yang disebabkan oleh infeksi atau gout bisa terasa nyeri, dan daerah yang terkena bisa menjadi merah dan terasa hangat.

 Prepatellar bursitis.JPG

Bursitis pada Siku dan Lutut

Sumber : http://en.wikipedia.org

Bursitis kronis bisa terjadi akibat bursitis akut berulang atau menetap dan cedera berulang. Terkadang dinding bursa akan mengalami penebalan. Bursa yang telah mengalami kerusakan sangat rentan untuk mengalami peradangan. Jika bursa mendapatkan tegangan atau stress akibat latihan yang tidak biasa, maka cenderung akan terjadi peradangan yang semakin berat. Pembengkakan dan nyeri yang lama bisa membatasi pergerakan, sehingga bisa membuat otot-otot menyusut (atrofi) dan melemah. Kekambuhan pada bursitis kronis bisa berlangsung selama beberapa hari sampai beberapa minggu, dan sering berulang.

DIAGNOSA

Diagnosis didasarkan dari gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada peradangan bursa yang berada dekat dengan kulit, daerah yang terkena akan terasa sakit jika disentuh dan tampak membengkak (terutama pada lutut atau siku). Gerakan sendi tertentu bisa menimbulkan tekanan pada bursa yang terletak lebih dalam sehingga akan terasa nyeri jika terdapat peradangan.

Contoh cairan dari bursa bisa diambil dengan jarum dan diperiksa untuk melihat penyebab peradangan, misalnya infeksi atau gout. Pemeriksaan foto sinar-X biasanya hanya dilakukan jika bursitis menetap atau bersifat kronis.

Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau ultrasonografi bisa dilakukan untuk membantu memastikan adanya peradangan pada bursa yang terletak lebih dalam.

PENGOBATAN

Jika tidak disebabkan oleh suatu infeksi, bursitis dapat diatasi dengan cara :

  • Mengistirahatkan bagian yang terkena
  • Tidak menggerakkan sendi yang terkena untuk sementara waktu (Imobilisasi sendi)
  • Tidak berbaring pada sisi yang mengalami bursitis saat tidur
  • Kompres dingin pada daerah yang terasa nyeri
  • Pemberian obat anti-peradangan non-steroid (NSAID)
  • Pemberian obat pereda nyeri yang lebih kuat. Obat anestesi lokal dan kortikosteroid bisa disuntikkan langsung pada bursa yang terkena, terutama pada bursitis di bahu. Peradangan seringkali akan mereda dalam waktu beberapa hari dan suntikan bisa diulang beberapa bulan kemudian.
  • Pemberian kortikosteroid oral. Pada bursitis akut yang berat, adakalanya diberikan kortikosteroid oral untuk beberapa hari. Setelah nyeri mereda, penderita dapat melakukan latihan khusus untuk meningkatkan rentang gerakan sendi.
  • Terapi fisik, seringkali bisa membantu mengembalikan fungsi sendi. Latihan dapat membantu memperkuat otot-otot yang melemah dan mengembalikan rentang gerakan sendi.

Untuk bursitis di sekitar pinggul, lutut, atau pergelangan kaki :

  • Usahakan tidak berdiri untuk waktu lama
  • Saat berdiri, berdirilah di permukaan yang empuk dengan berat badan bertumpu seimbang di kedua kaki
  • Letakkan bantal di antara kedua lutut saat berbaring miring untuk membantu mengurangi rasa nyeri
  • Gunakan sepatu datar dengan bantalan yang empuk dan nyaman
  • Berat badan perlu diturunkan pada orang-orang dengan berat badan yang berlebih

Bursa yang terinfeksi harus dikeringan dan diberikan antibiotik yang sesuai, seringkali diberikan antibiotik yang efektif untuk Stafilokokus aureus.

Bursitis seringkali mengalami kekambuhan jika penyebabnya tidak diatasi, misalnya akibat gout, reumatoid artritis, atau penggunaan kronis.

PENCEGAHAN

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya dan keparahan kekambuah bursitis, misalnya :

  • Gunakan bantalan atau kneepads saat berlutut, misalnya saat berkebun atau menggosok lantai.
  • Mengangkat benda dengan cara yang benar. Tekuk lutut saat mengangkat benda yang berat agar menurangi tekanan pada bursa di pinggul.
  • Gunakan troli atau gerobak untuk membawa barang-barang yang berat
  • Jika melakukan latihan atau aktivitas secara berulang perlu diselingi dengan istirahat
  • Jangan duduk dengan posisi tertentu untuk waktu lama, terutama pada permukaan yang keras, karena dapat memberi tekanan pada bursa di pinggul dan bokong. Untuk itu, selingi dengan berjalan.
  • Jaga berat badan yang ideal. Berat badan yang berlebih memberikan tekanan yang lebih besar pada sendi-sendi tubuh.
  • Olahraga, untuk memperkuat otot-otot tubuh sehingga dapat membantu melindungi sendi.
  • Pemanasan dan peregangan sebelum berolahraga, untuk melindungi sendi dari cedera.
REFERENSI

- B, Joseph J. Bursitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

- Mayo Clinic. Bursitis. 2011.

- V, Linda J. Bursitis. Medline Plus. 2012.