nothing
Informasi penyakit Tuberkulosis (TBC) - medicastore.com
nothing
Medicastore
Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis_(TBC) 1.jpg

Sumber : www.medicastore.com

 
DEFINISI

Tuberkulosis merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebar melalui udara. Meskipun tuberkulosis dapat mengenai hampir seluruh organ tubuh, tetapi tuberkulosis biasanya mengenai paru-paru. Di Indonesia sering kali kita dengar seseorang menderita TBC atau sekarang disingkta TB. Kadang masyarakat juga menyebutnya dengan flek paru.

PENYEBAB

Tuberkulosis disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis ditularkan melalui udara yang terkontaminasi oleh bakteri M. tuberculosis, yaitu karena penderita tuberkulosis aktif melepaskan bakteri melalui batuk. Bakteri tuberkulosis bisa bertahan dalam udara selama beberapa jam, tapi perlu diketahui tidak semua orang dapat tertular setelah menghirup udara yang tercemar oleh bakteri tersebut, hanya orang dengan daya tahan yang lemah mudah terinfeksi.

TBC/TB/Tuberculosis

http://medicastore.com

Umumnya bakteri Mycobacterium Tuberculosis menyerang paru-paru namun dapat juga menyerang organ lain seperti ginjal, tulang belakang, kelenjar getah bening, usus dan otak. TBC atau biasa juga disebut TB dapat menyerang kelenjar getah bening dan aliran darah pada organ dalam tubuh manusia.

GEJALA

Kebanyakan orang yang terkena TBC tidak pernah mengalami gejala, dikarenakan bakteri dapat hidup dalam bentuk tidak aktif dalam tubuh. Keadaan ini disebut TB Laten namun jika sistem kekebalan tubuh melemah seperti pada orang dengan HIV atau orang dewasa tua, bakteri TB dapat menjadi aktif. Bila bakteri TBC (Tuberkulosis) dalam keadaan aktif bakteri ini akan menyebabkan kematian jaringan pada organ yang terinfeksi. Penyakit TBC aktif bisa berakibat fatal jika tidak diobati.

TBC memiliki gejala yang khas :

1. Batuk Terus-Menerus

Gejalanya seperti batuk yang terus menerus. Umumnya orang yang sakit batuk karena virus akan sembuh dengan sendirinya sekitar 2 hingga 3 minggu.  Frekuensi batuk biasanya akan bertambah sering, sejalan dengan perkembangan penyakit. Pada akhirnya, batuk mengeluarkan dahak bisa berwarna kemerahan karena mengandung darah. Pada batuk TBC akan sulit sembuh meskipun sudah minum obat pereda batuk, dan batuk ini berlangsung lebih dari 3 minggu.

2. Penurunan Berat Badan

Selain batuk gejala lain yang muncul yaitu penurunan berat badan yang tidak disengaja. Bila seseorang tidak melakukan diet atau perubahan pola hidup namun mengalami penurunan berat badan maka harus mewaspadai terserang suatu penyakit. Umumnya penderita TBC (Tuberkulosis) tidak memiliki nafsu makan, hal inilah yang menyebabkan terjadinya penurunan berat badan.

3. Berkeringat di Malam Hari

Meskipun udara dingin dimalam hari, namun penderita TBC akan tetap berkeringat.

Gejala TBC yang lain seperti rasa lelah, lemah, menggigil. Pada kondisi yang parah, TBC yang menyerang paru-paru akan menyebabkan batuk darah serta rasa sakit didada. Rasa sakit ini juga muncul saat bernafas dan batuk, ketika seseorang dengan penyakit TBC yang tidak diobati kemudian batuk atau bersin maka udara akan dipenuhi droplet yang mengandung bakteri.

Penderita juga bisa mengalami sesak nafas, misalnya karena adanya udara atau cairan di dalam rongga pleura. Bakteri bisa menyebar ke kelenjar getah bening.

Tuberkulosis bisa menyerang organ tubuh lainnya selain paru-paru, misalnya rongga perut, ginjal, tulang, sendi, organ reproduksi, kulit, usus, selaput jantung, atau bahkan selaput otak. Adanya cairan pada selaput jantung bisa mengganggu kemampuan jantung dalam memompa darah. Jika infeksi sampai mengenai selaput otak, maka penderita bisa mengalami demam, sakit kepala, dan bahkan penurunan kesadaran.

Tanda dan gejala tbc

Sumber : www.google.com

Mycobacterium bovis bisa menyebar melalui susu yang terkontaminasi. Anak-anak bisa terinfeksi akibat minum susu yang tidak dipasteurisasi dari hewan ternak yang terinfeksi. Bakteri akan tinggal di kelenjar getah bening leher atau di dalam usus halus. Infeksi baru terjadi jika terdapat bakteri dalam jumlah besar atau jika terdapat gangguan sistem kekebalan.

Tuberkulosis pada berbagai organ

Bagian Yg Terinfeksi Gejala atau komplikasi
Rongga perut Nyeri perut
Otak Demam, sakit kepala, mual, penurunan kesadaran
Ginjal Gangguan ginjal
Organ reproduksi pria Benjolan di kantung zakar
Organ reproduksi wanita Ketidaksuburan
Tulang belakang Nyeri, kollaps tulang belakang & kelumpuhan
DIAGNOSA

Apabila dicurigai seseorang tertular penyakit TBC, maka beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah:

1. Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.

2. Pemeriksaan fisik.

3. Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).

Pemeriksaan dahak berfungsi untuk menegakkan diagnosis, menilai keberhasilan pengobatan dan menentukan potensi penularan.

4. Pemeriksaan patologi anatomi (PA).

5. Rontgen dada (thorax photo).

Foto rontgen dada seringkali merupakan petunjuk awal dari tuberkulosis pada paru. Tidak dibenarkan mendiagnosis TB hanya berdasarkan pemeriksaan foto toraks saja. Foto toraks tidak selalu memberikan gambaran yang khas pada TB paru, sehingga sering terjadi overdiagnosis. Rontgen juga bisa menunjukkan efusi pleura atau gangguan pada jantung, seperti perikarditis.

6. Uji tuberkulin / Mantoux.

Pada anak, uji tuberkulin merupakan pemeriksaan yang paling bermanfaat untuk menunjukkan sedang/pernah terinfeksi Mycobacterium tuberculosis dan sering digunakan dalam “Screening TBC”. Efektifitas dalam menemukan infeksi TBC dengan uji tuberkulin adalah lebih dari 90%.

Diagnosa TBC test mantoux

Sumber : http://medicastore.com

 

 

PENGOBATAN

Infeksi tuberkulosis pulmoner aktif seringkali mengandung 1 miliar atau lebih bakteri, sehingga pemberian 1 macam obat akan menyisakan ribuan organisme yang resisten terhadap obat tersebut. Karena itu, paling tidak, diperlukan kombinasi obat yang memiliki mekanisme kerja yang berlainan dan bersama-sama memusnahkan semua bakteri.

Setelah penderita sembuh, pengobatan harus terus dilanjutkan, karena diperlukan waktu yang lama untuk memusnahkan semua bakteri dan untuk mengurangi kemungkinan terjadi kekambuhan.

Untuk bisa mencapai kesembuhan, pemakaian obat tuberkulosis harus benar-benar sesuai dengan petunjuk dokter, baik kombinasi obat, dosis, cara pemakaian, dan juga jangka waktu pengobatan. Jika tidak, maka infeksi akan menjadi lebih sulit untuk diobati. Bakteri tuberkulosis bisa menjadi kebal (resisten) terhadap pengobatan, yang berarti obat-obat ini tidak lagi bisa digunakan untuk menyembuhkannya.

Penderita juga perlu dirawat di rumah sakit atau tinggal di rumah untuk 2-4 minggu pertama pengobatan untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.

Jika penderita benar-benar mengikuti pengobatan dengan teratur, maka tidak perlu dilakukan pembedahan untuk mengangkat sebagian paru-paru. Kadang pembedahan bisa dilakukan untuk membuang nanah atau memperbaiki kelainan bentuk tulang belakang akibat tuberkulosis.

Macam – macam  dan dosis OAT
  1. ( R ) RIFAMPISIN,
  2. ( H ) ISONIAZID, 
  3. ( E ) ETHAMBUTOL,
  4. ( Z )PYRAZINAMID,
  5. ( S ) STREPTOMISIN,
PENCEGAHAN

Terdapat beberapa cara untuk membantu mencegah tuberkulosis:

  • Sinar ultraviolet untuk membunuh bakteri, bisa digunakan di tempat-tempat dimana sekumpulan orang dengan berbagai penyakit harus duduk bersama-sama selama beberapa jam (misalnya di rumah sakit, ruang tunggu gawat darurat). Sinar ini bisa membunuh bakteri yang terdapat di dalam udara.
  • Di negara-negara berkembang, vaksin BCG dapat digunakan untuk membantu mencegah terjadinya komplikasi serius. Manfaat BCG sendiri masih dalam perdebatan. Pemakaian vaksin ini terus digunakan di negara-negara dimana kemungkinan tertular tuberkulosis sangat tinggi.

Pencegahan penyakit TBC

Sumber : http://medicastore.com

REFERENSI
  1. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Edisi 2, cetakan pertama. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007.
  2. Diagnosis dan Tatalaksana Tuberkulosis pada Anak. Kelompok Kerja TB Anak Depkes – IDAI. 2008.
  3. International Standards for Tuberculosis Care : Diagnosis, Treatment, Public Health. Tuberculosis Coalition for Technical Assistance (TBCTA). 2006.
  4. N, Edward A. Tuberculosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

 

Saras Subur Ayoe

Info Penyakit

Mammografi
Mammografi

Deskripsi : Mammografi merupakan pemeriksaan radiologi pada
Baca selengkapnya »

Ultrasonografi Doppler
Ultrasonografi Doppler

Deskripsi : Ultrasonografi Doppler merupakan suatu pemeriksaan
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

CETIRIZINE TABLET 10 MG INDO FARMA

Tablet 10 mg x 5 x 10's

COOLING 5 SPRAY

Cooling 5 spray 15 ml (100 kali semprot) x 1's

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com