nothing
Informasi Penyakit Trombosis Vena Renalis-medicastore.com
nothing
Medicastore
Trombosis Vena Renalis

Trombosis_Vena_Renalis.JPG

Sumber : http://www.vascularweb.org

 
DEFINISI

Trombosis vena renalis merupakan suatu penyumbatan yang disebabkan oleh bekuan darah pada vena renalis, yaitu pembuluh darah balik yang mengangkut darah dari ginjal.

PENYEBAB

Pada orang dewasa, trombosis vena renalis biasanya terjadi bersama dengan gangguan ginjal lainnya yang menyebabkan sindroma nefrotik, dimana protein dalam jumlah besar keluar melalui air kemih. Selain itu, trombosis vena renalis juga bisa disebabkan oleh :

  • Kanker ginjal atau berbagai kondisi yang memberikan tekanan pada vena ginjal
  • Gangguan pembekuan darah, dimana darah mudah membeku
  • Vaskulitis
  • Penyakit sel sabit
  • Dehidrasi (terutama pada bayi)
  • Diabetes yang menyebabkan gangguan pada ginjal
  • Pemakaian obat kontrasepsi oral
  • Kehamilan
  • Trauma pada punggung atau perut
  • Penyalahgunaan kokain
  • Tromboflebitis migrans, yaitu kondisi dimana bekuan darah terbentuk di vena-vena lain di seluruh tubuh

Penyebab paling sering terjadinya trombosis vena renalis pada orang dewasa adalah sindroma nefrotik dan penyebab paling sering pada bayi adalah dehidrasi.

GEJALA

Trombosis vena renalis paling sering terjadi pada orang dewasa. Pada orang dewasa, onset dan perkembangan penyakit biasanya terjadi secara perlahan dan tanpa gejala. Adakalanya sebagian bekuan darah bisa terlepas dan masuk ke paru-paru dan menyebabkan terjadinya emboli paru. Kondisi ini menyebabkan timbulnya nyeri dada yang mendadak dan bertambah hebat saat bernafas, disertai adanya sesak nafas. Pada beberapa orang, produksi air kemih juga bisa berkurang.

Pada sebagian besar anak kecil dan sejumlah orang dewasa, onset dan perkembangan penyakit biasanya muncul secara tiba-tiba. Pada anak-anak, penyakit biasanya diawali dengan adanya diare dan dehidrasi, sehingga meningkatkan kecenderungan untuk terbentuknya bekuan darah. Gejala awal yang muncul seringkali berupa rasa nyeri yang biasanya terjadi pada punggung di belakang tulang rusuk bagian bawah atau di bagian panggul. Penderita bisa mengalami demam, penurunan jumlah air kemih, dan adanya darah dalam air kemih (hematuria).

DIAGNOSA

Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan :

  • Pemeriksaan darah, bisa menunjukkan terjadinya gagal ginjal.
  • Pemeriksaan pencitraan, seperti :
    • CT angiografi atau MR angiografi
    • Ultrasonografi
    • Ultrasonografi doppler 
    • Pemeriksaan foto sinar-X pada vena cava inferior atau vena renalis dengan zat kontras
PENGOBATAN

Penanganan primer yang dilakukan adalah mencegah terbentuknya bekuan darah yang baru dan mengurangi risiko terjadinya emboli (misalnya emboli paru). Penderita mungkin akan dianjurkan untuk melakukan tirah baring atau membatasi aktivitas untuk sementara waktu.

Pada kasus yang jarang, bisa dilakukan pembedahan untuk mengangkat bekuan darah dari vena renalis. Pembedahan juga bisa dilakukan untuk mengangkat ginjal, tetapi hanya jika terjadi komplikasi lain, misalnya kerusakan jaringan ginjal akibat gangguan aliran darah (infark) atau tekanan darah tinggi.

Jika terjadi gagal ginjal akut yang berat, maka bisa dilakukan dialisis untuk sementara.

PENCEGAHAN

Tidak ada cara tertentu yang bisa mencegah terjadinya trombosis vena renalis pada sebagian besar orang. Risiko terjadinya trombosis bisa dikurangi dengan cara menjaga cairan tubuh untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

REFERENSI

- D, David C. Renal Vein Thrombosis. Medline Plus. 2011.

- S, Seyed-Ali. Renal Vein Thrombosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.

Nutracare

Info Penyakit

Paru-paru Flock Worker
Paru-paru Flock Worker

Deskripsi : Paru-paru flock worker adalah penyakit
Baca selengkapnya »

Autoimun Disease
Autoimun Disease

Deskripsi : Tubuh kita memiliki
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

SOMEROL VIAL 500 MG

Vial 500 mg x 1 biji + Ampul 8 mL.

BATUGIN ELIXIR 300 ML

Elixir 300 ml.

Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com