nothing
Informasi penyakit dermatitis atopik (eksim,)
nothing
Medicastore
Dermatitis Atopik (Eksim)

Dermatitis_Atopik_(Eksim).jpg

Sumber : http://www.webmd.com

 
DEFINISI

Dermatitis Atopik (Eksim) adalah suatu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal; seringkali terjadi pada penderita rinitis alergika atau penderita asma dan pada orang-orang yang anggota keluarganya ada yang menderita rinitis alergika atau asma.

PENYEBAB

Penderita dermatitis atopik (Eksim) biasanya juga memiliki penyakit alergi lainnya.
Hubungan antara dermatitis dan penyakit alergi tersebut tidak jelas; beberapa penderita memiliki kecenderungan yang sifatnya diturunkan untuk menghasilkan antibodi secara berlebihan (misalnya immunoglobulin E) sebagai respon terhadap sejumlah rangsangan yang berbeda.

Berbagai keadaan yang bisa memperburuk dermatitis atopik:

  • Stres emosional
  • Perubahan suhu atau kelembaban udara
  • Infeksi kulit oleh bakteri
  • Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol).
    Pada beberapa anak, alergi makanan bisa memicu terjadinya dermatitis atopik.

  • GEJALA

    Dermatitis atopik kadang muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi lahir.
    Pada wajah, kulit kepala, daerah yang tertutup popok, tangan, lengan, kaki atau tungkai bayi terbentuk ruam berkeropeng yang berwarna merah dan berair. Dermatitis seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali. 

    Pada anak-anak dan dewasa, ruam seringkali muncul dan kambuh kembali hanya pada 1 atau beberapa daerah, terutama lengan atas, sikut bagian depan atau di belakang lutut. Warna, intensitas dan lokasi dari ruam bervariasi, tetapi selalu menimbulkan gatal-gatal.

    Rasa gatal seringkali menyebabkan penggarukan yang tak terkendali sehingga penyakitnya semakin memburuk. Penggarukan dan penggosokan juga bisa merobek kulit dan menciptakan jalan masuk untuk bakteri sehingga terjadi infeksi.

    Dermatitis atopik Dermatitis atopik

    Penderita dermatitis atopik jangka panjang kadang bisa mengalami katarak pada usia 20-30an tahun. Pada penderita dermatitis atopik, herpes simpleks yang biasanya hanya menyerang daerah yang kecil dan ringan, bisa menyebabkan penyakit serius berupa eksim dan demam tinggi (eksim herpetikum).

    DIAGNOSA

    Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada , hasil pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit rinitis alergika atau asma pada keluarga penderita.

    PENGOBATAN

    Krim atau salep kortikosteroid seperti Hydrocortisone, Betamethasone, Desonide, Mometasone, Triamcinolone bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal Eksim. Pemakaian krim kortikosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai untuk jangka panjang bisa menyebakan masalah kesehatan yang serius, karena obat ini bisa diserap ke dalam aliran darah. Oleh karena itu, pemakaiannya harus sesuai dengan petunjuk dokter. Selain itu, jika krim atau salep sudah tidak efektif lagi, maka bisa diganti oleh jeli minyak selama 1 minggu atau lebih. Mengoleskan jeli minyak atau minyak sayur bisa membantu menjaga kehalusan dan kelembaban kulit.

    Pada beberapa penderita, ruam kulit semakin memburuk setelah mandi, bahkan sabun dan air bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan penggosokan dengan handuk bisa menyebabkan iritasi. Karena itu dianjurkan untuk lebih jarang mandi, tidak terlau kuat mengusap-usap kulit dengan handuk dan mengoleskan minyak atau pelumas yang tidak berbau (misalnya krim pelembab kulit).

    Antihistamin (Hydroxyzine, Diphenhydramine, Isothipendyl, Tripelennamine, Cetirizine, Chlorpheniramine, Desloratadine, Loratadine, Cyproheptadin) bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya. Beberapa obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari.

    Kuku jari tangan sebaiknya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan kulit akibat garukan dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi. Penderita sebaiknya belajar mengenali tanda-tanda adanya infeksi kulit pada dermatitis atopik, dimana kulit bisa bertambah merah, membengkakan, terdapat gurat-gurat merah dan timbul demam. Jika terjadi infeksi, maka penderita bisa diberikan antibiotik, sesuai dengan penyebabnya.

    Tablet dan kapsul kortikosteroid bisa menimbulkan efek samping yang serius, karena itu hanya digunakan sebagai pilihan terakhir pada kasus yang membandel. Obat ini bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kelemahan tulang, penekanan kelenjar adrenal dan masalah lainnya, terutama pada anak-anak. Selain itu, efeknya yang menguntungkan hanya bertahan sebentar.

    Pada orang dewasa bisa dilakukan terapi dengan sinar ultraviolet ditambah psoralen (Methoxsalen). Terapi ini jarang dilakukan pada anak-anak karena efek samping jangka panjang yang berbahaya, yaitu kanker kulit dan katarak.

    PENCEGAHAN

    Menjaga agar kulit tidak kering dapat menjadi salah satu faktor dalam membantu mencegah terjadinya eksim kembali. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan :

    1. Orang-orang yang rentan terhadap dermatitis atopik tidak perlu sering mandi setiap hari. Batasi waktu mandi, yaitu cukup sekitar 15 sampai 20 menit dengan menggunakan air hangat, bukan panas. Menggunakan minyak mandi juga dapat membantu.
    2. Pilih sabun yang ringan, yang dapat membersihkan tanpa membuang minyak tubuh secara berlebihan. Pemakaian deodoran dan sabun antibakteri mungkin bisa membuat kulit menjadi lebih kering.
    3. Keringkan diri dengan menepukkan handuk halus pada kulit yang kering setelah mandi.
    4. Gunakan pelembab kulit. Untuk kulit yang kering, bisa diberikan minyak, seperti baby oil saat kulit masih lembab. Minyak lebih tahan lama daripada pelembab dan mencegah penguapan air dari permukaan kulit.
    KAL Suplemen Actimove

    Obat Terkait
     
    Dokter Terkait
    DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN
     
     
    Artikel Terkait

    Info Penyakit

    Sindrom Tarsal Tunnel
    Sindrom Tarsal Tunnel

    Deskripsi : Sindrom tarsal tunnel merupakan rasa
    Baca selengkapnya »

    Skin Tags
    Skin Tags

    Deskripsi : Skin Tags adalah kulit lembut
    Baca selengkapnya »

    Tentang Produk

    PLENDIL TABLET 10 MG

    Tablet 10 mg x 30 biji.

    TANAKAN TABLET

    Tablet 40 mg x 30 butir.