nothing
Ulkus Dekubitus/Luka akibat penekanan, Ulkus kulit, Bedsores
nothing
Medicastore
Ulkus Dekubitus (Bedsores)

Ulkus_Dekubitus_(Bedsores).jpg

Sumber : http://www.medivisuals.com

 
DEFINISI

Ulkus Dekubitus (Luka akibat penekanan, Ulkus kulit, Bedsores) adalah kerusakan kulit yang terjadi akibat kekurangan aliran darah dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya dalam jangka panjang.

Bagian tubuh yang sering mengalami ulkus dekubitus adalah bagian dimana terdapat penonjolan tulang, yaitu sikut, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung dan kepala bagian belakang.

pressuresores1.gif pressuresores2.gif

Sumber : www.cancerresearchuk.org

PENYEBAB

Kulit kaya akan pembuluh darah yang mengangkut oksigen ke seluruh lapisannya.
Jika aliran darah terputus lebih dari 2-3 jam, maka kulit akan mati, yang dimulai pada lapisan kulit paling atas (epidermis).

Penyebab dari berkurangnya aliran darah ke kulit adalah tekanan. Jika tekanan menyebabkan terputusnya aliran darah, maka kulit yang mengalami kekurangan oksigen pada mulanya akan tampak merah dan meradang lalu membentuk luka terbuka (ulkus).
Gerakan yang normal akan mengurangi tekanan sehingga darah akan terus mengalir. Kulit juga memiliki lapisan lemak yang berfungsi sebagai bantalan pelindung terhadap tekanan dari luar.

Resiko tinggi terjadinya ulkus dekubitus ditemukan pada:

  1. Orang-orang yang tidak dapat bergerak (misalnya lumpuh, sangat lemah, dipasung)
  2. Orang-orang yang tidak mampu merasakan nyeri, karena nyeri merupakan suatu tanda yang secara normal mendorong seseorang untuk bergerak.
    Kerusakan saraf (misalnya akibat cedera, stroke, diabetes) dan koma bisa menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk merasakan nyeri.
  3. Orang-orang yang mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) tidak memiliki lapisan lemak sebagai pelindung dan kulitnya tidak mengalami pemulihan sempurna karena kekurangan zat-zat gizi yang penting.
    Karena itu penderita malnutrisi juga memiliki resiko tinggi menderita ulkus dekubitus.
  4. Gesekan dan kerusakan lainnya pada lapisan kulit paling luar bisa menyebabkan terbentuknya ulkus.
    Baju yang terlalu besar atau terlalu kecil, kerutan pada seprei atau sepatu yang bergesekan dengan kulit bisa menyebabkan cedera pada kulit.
    Pemaparan oleh kelembaban dalam jangka panjang (karena keringat, air kemih atau tinja) bisa merusak permukaan kulit dan memungkinkan terbentuknya ulkus.
GEJALA

Ulkus dekubitus biasanya menimbulkan rasa nyeri dan gatal-gatal; tetapi jika terdapat gangguan pada indra perasa, maka ulkus yang dalampun tidak terasa nyeri.

Ulkus dekubitus bisa dikelompokkan menjadi beberapa stadium, tergantung dari tingkat keparahan kerusakan jaringan lunak, yaitu :

  • Stadium 1 : Kulit berwarna merah atau merah muda, tetapi belum terbentuk luka. Pada orang yang berkulit gelap mungkin tidak tampak adanya perubahan warna. Pada tahap ini, belum terbentuk ulkus yang sebenarnya.
  • Stadium 2 : Muncul lepuhan pada kulit atau terbentuk luka yang dangkal dengan dasar berwarna merah atau merah muda.
  • Stadium 3 : Mulai terjadi kerusakan pada jaringan di bawah kulit. Luka pada kulit menjadi lebih dalam, terkadang hingga mencapai lapisan lemak. Namun, otot dan tulang di bawahnya belum terkena.
  • Stadium 4 : Luka pada kulit menjadi sangat dalam, sehingga terjadi kerusakan pada otot dan tulang, terkadang pada tendon dan sendi.

Jika kulit muncul luka, maka akan timbul masalah baru, yaitu infeksi. Infeksi memperlambat penyembuhan ulkus yang dangkal dan bisa berakibat fatal pada ulkus yang lebih dalam. Luka yang terinfeksi bisa menimbulkan bau yang tidak enak dan nanah bisa tampak di dalam atau di sekitar luka. Beberapa penderita bisa mengalami demam dan rasa nyeri bisa bertambah hebat.

Infeksi bisa menyebar ke kulit sekitarnya atau bahkan hingga menembus tulang. pada kasus yang sangat berat, infeksi juga bisa menyebar ke dalam aliran darah (sepsis).

DIAGNOSA

Diagnosis didasarkan dari gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN

Mengobati ulkus dekubitus lebih sulit daripada mencegahnya. Pada stadium awal, ulkus biasanya membaik dengan sendirinya setelah tekanan dihilangkan. Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi protein dan kalori tambahan bisa mempercepat penyembuhan.

Jika kulit terluka sebaiknya ditutup dengan perban. Agar tidak melekat pada luka, gunakan perban yang dilapisi teflon atau mengandung jeli minyak. Untuk ulkus yang lebih dalam, bisa digunakan perban yang mengandung bahan yang menyerupai gelatin, yang bisa membantu pertumbuhan kulit yang baru.

Jika luka mengalami infeksi atau mengeluarkan nanah, sebaiknya dibersihkan dengan sabun atau gunakan cairan desinfektan (misalnya povidon iodin). Kadang dokter membuang bagian kulit yang mati dengan bantuan pisau bedah (debridemen).

Ulkus yang dalam sulit untuk diobati. Kadang perlu dilakukan pencangkokan kulit sehat pada daerah yang mengalami kerusakan. Tetapi pencangkokan ini tidak selalu dapat dilakukan, terutama pda usia lanjut yang menderita malnutrisi.

Jika terjadi infeksi, maka bisa diberikan antibiotik. Jika tulang dibawahnya terinfeksi, bisa diberikan antibiotik untuk jangka panjang karena infeksi sulit disembuhkan dan bisa menyebar melalui aliran darah.

PENCEGAHAN

Ulkus dekubitus menyebabkan timbulnya rasa nyeri dan bisa berakibat fatal. Ulkus juga menyebabkan masa perawatan di rumah sakit menjadi lebih panjang dan menghabiskan biaya lebih banyak.

Untuk mencegah terbentuknya ulkus bisa dilakukan beberapa tindakan berikut:

  • Mengubah posisi pasien yang tidak dapat bergerak sendiri, minimal setiap 2 jam sekali untuk mengurangi tekanan
  • Melindungi bagian tubuh yang tulangnya menonjol dengan bahan-bahan yang lembut (misalnya bantal, bantalan busa)
  • Mengkonsumsi makanan sehat dengan zat gizi yang seimbang
  • Menjaga kebersihan kulit dan mengusahakan agar kulit tetap kering

Jika seseorang harus menjalani tirah baring dalam waktu yang lama, maka bisa digunakan kasur khusus yang diisi dengan air atau udara.

REFERENSI

- B, Kevin. Pressure Ulcer. Medline Plus. 2012.

Nordic Beurer

Info Penyakit

Hormon & Reproduksi
Hormon & Reproduksi

Deskripsi : Reproduksi manusia yang normal melibatkan
Baca selengkapnya »

Hemofilia
Hemofilia

Deskripsi : Hemofilia merupakan gangguan pada sistem
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

BONVIVA TABLET

Tablet Salut Selaput 150 mg x 1 biji.

FLUCORAL CAPSULE 150 MG

Kapsul 150 mg x 10 butir.