nothing
Informasi Sistitis Interstisialis / radang kandung kemih
nothing
Medicastore
Sistitis Interstisialis

Sistitis_Interstisialis.JPG

Sumber : http://www.health.harvard.edu

 
DEFINISI

Sistitis Interstisialis adalah peradangan pada kandung kemih yang bukan disebabkan oleh infeksi dan menimbulkan rasa nyeri.

PENYEBAB

Penyebab pasti terjadinya sistitis interstisialis tidak diketahui, karena tidak ditemukan adanya organisme infeksius di dalam air kemih. Kemungkinan terdapat banyak faktor yang berperan, misalnya kelainan pada epitel yang melapisi kandung kemih, sehingga zat toksik di dalam air kemih bisa mengiritasi dinding kandung kemih. Faktor lain yang mungkin berperan antara lain reaksi autoimun, faktor herediter, atau alergi.

Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan risiko terjadinya sistitis interstisialis yang lebih besar :

  • Jenis kelamin. Sistitis interstisialis lebih sering didiagnosa pada wanita dibandingkan pada pria. Pria bisa mengalami gejala-gejala yang hampir mirip dengan sistitis interstisialis, tetapi gejala-gejala tersebut seringkali lebih berhubungan dengan paradangan pada kelenjar prostat (prostatitis).
  • Usia. Sebagian besar orang dengan sistitis interstisialis didiagnosa saat berusia 30 tahunan atau lebih.
  • Memiliki gangguan nyeri kronis. Sistitis interstisial mungkin berhubungan dengan gangguan nyeri kronis lainnya, seperti fibromyalgia.
GEJALA

Tanda dan gejala sistitis interstisialis bervariasi antar penderita. Jika seseorang terkena sistitis interstisialis, maka gejala-gejala yang muncul juga bisa bervariasi dari waktu ke waktu. Awalnya penderita mungkin tidak memiliki gejala. Gejala biasanya muncul secara bertahap dan bertambah parah dalam waktu bertahun-tahun kemudian karena kerusakan dinding kandung kemih yang terjadi.

Tanda dan gejala yang bisa ditemukan antara lain :

  • Nyeri panggul atau di antara vagina dan anus pada wanita atau di antara skrotum dan anus pada pria (perineum)
  • Nyeri atau rasa tertekan pada kandung kemih atau perut bagian bawah
  • Nyeri panggul kronis
  • Desakan untuk berkemih yang terus dirasakan
  • Sering berkemih sepanjang hari, biasanya jumlah urine yang keluar sedikit. Penderita dengan sistitis interstisial berat bisa berkemih hingga 60x sehari atau bahkan penderita bisa duduk selama berjam-jam di toilet, membiarkan air kemih terus menetes keluar.
  • Nyeri saat melakukan hubungan seksual (dispareunia)
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman saat kandung kemih terisi dan membaik setelah berkemih

Meskipun tanda dan gejala sistitis interstisialis mungkin mirip dengan infeksi saluran kemih kronis, namun biasanya hasil pemeriksaan kultur air kemih tidak ditemukan adanya bakteri.

Gejala bisa bertambah berat karena dipicu oleh berbagai hal, seperti menstruasi, ovulasi, duduk untuk waktu lama, stress, olahraga, alergi musiman, dan aktivitas seksual. Makanan yang tinggi kalium (misalnya cokelat, minuman berkafein, dan tomat), makanan pedas, tembakau, dan alkohol juga bisa memperberat gejala-gejala yang ada.

DIAGNOSA

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada. Berbagai pemeriksaan bisa dilakukan untuk memastikan diagnosa, misalnya :

  • Pemeriksaan panggul pada wanita
  • Pemeriksaan anus dan rektum
  • Pemeriksaan analisa air kemih (urinalis) untuk melihat apakah terdapat infeksi
  • Pemeriksaan sistoskopi untuk melihat lapisan kandung kemih.
  • Biopsi kandung kemih untuk menyingkirkan kemungkinan adanya kanker atau penyebab lain terjadinya nyeri pada kandung kemih.
  • Tes sensitivitas kalium. Air dan larutan kalium akan diberikan secar bergantian pada kandung kemih untuk melihat apakah terdapat rasa nyeri dan urgensi setelahnya. Orang-orang dengan kandung kemih yang normal tidak akan merasakan adanya perbedaan antara keduanya.
PENGOBATAN

Tidak ada pengobatan standar ataupun pengobatan yang efektif untuk menghilangkan tanda dan gejala sistitis interstisialis. Mungkin diperlukan berbagai cara untuk bisa mengatasi gejala-gejala yang ada, misalnya :

  • Mengubah asupan makan. Penderita harus menghindari makanan yang pedas dan mengandung banyak kalium karena bisa mengiritasi kandung kemih. 
  • Hindari produk tembakau dan konsumsi alkohol
  • Mengurangi stress
  • Latihan untuk memperkuat otot panggul, misalnya senam Kegel
  • Mengubah kebiasaan buang air kecil. Buang air kecil secara teratur setiap 2-3 jam dan tahan keinginan untuk buang air kecil di waktu-waktu lainnya (misalnya dengan relaksasi dan bernafas dalam).
  • Menggunakan obat-obatan, antara lain :
    • Obat anti peradangan non-steroid (NSAID), misalnya ibuprofen atau naproxen, untuk mengatasi rasa nyeri
    • Obat anti-depresan, untuk mengurangi nyeri dan membantu relaksasi kandung kemih
    • Obat anti-histamin, untuk membantu mengurangi desakan untuk buang air kecil
    • Pentosan untuk membantu memperbaiki lapisan kandung kemih
    • DMSO (dimetilsulfoksida). Obat ini dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui kateter. Larutan dimetilsulfoksida terkadang bisa dicampur dengan obat lainnya seperti obat anestesi lokal dan didiamkan di kandung kemih selama 15 menit. Larutan kemudian dikeluarkan dengan cara berkemih. Cara ini berguna untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan desakan untuk buang air kecil
  • Stimulasi saraf, antara lain dengan :
    • TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation), untuk meredakan nyeri panggul dan terkadang bisa untuk mengurangi frekuensi berkemih
    • Stimulasi pangkal saraf yang mengatur kandung kemih, untuk mengatasi nyeri dan desakan untuk buang air kecil
  • Dilatasi (pelebaran) kandung kemih. Kandung kemih diregangkan dengan cairan atau gas untuk meredakan gejala-gejala yang ada.
  • Pembedahan. Namun, cara ini jarang dilakukan karena biasanya cara ini tidak dapat mengatasi rasa nyeri dan bisa menyebabkan komplikasi lainnya.
REFERENSI

- Mayo Clinic. Interstitial Cystitis. 2011.

http://www.mayoclinic.com/health/interstitial-cystitis/DS00497

- S, Melissa Conrad. Interstitial Cystitis/Painful Bladder Syndrome. Medicine Net. 2009.

http://www.medicinenet.com/interstitial_cystitis/article.htm

- S, Patrick J. Interstitial Cystitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

http://www.merckmanuals.com/home/kidney_and_urinary_tract_disorders/

disorders_of_urination/interstitial_cystitis.html

Obat Terkait
 
Dokter Terkait
DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN
DR OBGYN SUBSPESIALIS UROGINEKOLOGI
 
 
Artikel Terkait

Info Penyakit

Kelainan Tulang & Otot Bawaan
Kelainan Tulang & Otot Bawaan

Deskripsi : KELAINAN WAJAH Celah Bibir & Celah
Baca selengkapnya »

Faktor Risiko Yang Berkembang Selama Kehamilan
Faktor Risiko Yang Berkembang Selama Kehamilan

Deskripsi : Selama kehamilan, sebuah masalah bisa
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

VISINE TETES MATA 6 ML

Tetes mata 0,05 % x 6 ml.

DOLIKA AMPUL 100 MG

Ampul 100 mg/mL x 2 mL x 5.