nothing
Vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks & kutil kela
nothing
Medicastore
Vaksinasi HPV & Papsmear Rutin, Jurus Ampuh untuk Cegah Kanker Serviks
17-10-2014 | Bekti-medicastore.com
Email EMAIL  | Print PRINT  | RSS RSS
 

Kanker serviks adalah kanker kedua terbanyak setelah kanker payudara yang dialami wanita di Indonesia. Menurut WHO GLOBOCAN 2012 terdapat 20.928 wanita terdiagnosa kanker serviks dan 9.498 diantaranya meninggal karena kasus ini, sehingga diperkirakan setiap 1 jam 1 wanita meninggal karena penyakit ini. Penyebab dari kanker serviks adalah infeksi HPV (Human Papilloma Virus), yang selain menyebabkan kanker serviks, juga bisa menyebabkan timbulnya kutil kelamin (kandiloma). Demikian hal tersebut disampaikan oleh dr. Andi Darma Putra, Sp.OG. (K) Onk, Staf Pengajar Obstetri dan Ginekologi di FKUI-RSCM dalam seminar media tentang HPV di Jakarta, 14 Oktober 2014 kemarin.

HPV sendiri sebenarnya bisa menginfeksi setiap orang, baik pria atau wanita. Bila pada wanita HPV bisa menyebabkan timbulnya kanker serviks & kanker vulva vaginal maka pada pria  bisa menyebabkan terjadinya kanker mulut & tenggorokan, kanker penis, kanker anus, kutil kelamin, dll.

Menurut dr. Andi, “Penularan HPV bukan hanya melalui hubungan seksual, tapi juga melalui segala aktivitas yang memungkinkan adanya kontak kelamin dengan orang yang terinfeksi. Semua orang yang memiliki aktivitas seksual yang melibatkan kontak kelamin bisa terinfeksi HPV. Bahkan bisa saja seseorang mendapatkan virus tersebut tanpa melakukan hubungan seksual. Banyak orang yang telah terpapar HPV dalam tubuhnya namun mungkin tidak menunjukkan tanda atau gejala, bahkan mereka dapat menularkan virus tanpa menyadarinya. Oleh karena itu, kesadaran akan penyakit ini masih sangat perlu untuk ditingkatkan.”

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh lembaga survey AC Nielsen pada bulan Oktober-November 2013 mengenai kesadaran masyarakat terhadap HPV, kanker serviks & kutil kelamin, didapat hasil yang kurang menggembirakan. Hanya 2% masyarakat Jakarta yang paham & sadar tentang HPV, sementara mengenai kutil kelamin hanya 6%. Meskipun demikian, ternyata kesadaran masayarakat tentang kanker serviks sudah cukup tinggi, sebanyak 78% masyarakat sudah mengetahuinya.

 

Vaksin HPV

sumber: justrust.org.uk

 

Mengenai cara untuk mencegah infeksi HPV, dr. Andi mengemukakan, “Vaksinasi HPV adalah tindakan pencegahan yang paling efektif terhadap infeksi HPV. Vaksinasi HPV quadrivalent diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus HPV dan memberikan perlindungan terhadap kanker serviks, kutil kelamin, prakanker vulva vagina dan prakanker anus”. Oleh karena itu, sangat jelas terlihat manfaat dari vaksinasi HPV, namun sayangnya memang untuk vaksinasi HPV belum masuk ke dalam program vaksin nasional dari pemerintah, sehingga masyarakat tidak bisa mendapatkannya secara gratis.

Pada acara tersebut juga hadir Ira Wibowo sebagai duta kanker serviks dan penyakit HPV lainnya. Beliau mengemukakan “Kepedulian terhadap kanker serviks dan penyakit HPV lainnya di dalam keluarga perlu ditingkatkan mengingat tingginya angka kejadian infeksi HPV di Indonesia. Melakukan vaksinasi HPV merupakan sebuah pilihan yang cerdas dalam melindungi keluarga terhadap bahaya infeksi HPV. Selain itu melakukan papsmear secara rutin setahun sekali juga bisa sebagai cara untuk deteksi dini kanker serviks & meningkatkan kemungkinan sembuhnya”.

Total Hit : 1470
Saras Subur Ayoe

Komentar
Masukkan komentar Anda, untuk seminar diatas.
Nama:
Email:
Komentar:
  
Daftar Komentar
 
Klik disini untuk berkomentar melalui account anda:
 
 
Korespondensi - Copyright - Disclaimer - Profil Medicastore - Cari Info Penyakit - Cari Info Obat - Cari Dokter
Informasi yang tersedia di medicastore.com dikumpulkan dari berbagai sumber dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat, saran, konsultasi
ataupun kunjungan kepada dokter anda. Bila anda memiliki masalah kesehatan, hubungilah dokter anda.
All rights reserved | © 2016 - www.medicastore.com