Paratusin: Ketahui Dosis, Manfaat, Efek Samping dan Reaksinya.
Kesehatan Medicastore
18-01-2022

Paratusin: Ketahui Dosis, Manfaat, Efek Samping dan Reaksinya.

Pada umumnya gejala yang dirasakan jika terserang flu adalah demam, batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit kepala, dan bersin-bersin. Flu mudah menular terutama pada 3 hari pertama. Minumlah Paratusin sebagai salah satu obat untuk influenza.  

Flu atau influenza menyerang siapa saja, baik anak-anak, dewasa, dan lansia. Influenza dapat menimbulkan infeksi virus, sehingga segera membutuhkan penangan supaya tidak menjadi lebih parah dan segera sembuh.

Paratusin Obat Untuk Apa?

Sediaan paratusin

Mengatasi pilek, batuk, demam, dan bronkitis menggunakan obat Paratusin. Bisa juga untuk mengurangi rasa sakit ringan dan sedang pada sakit kepala dan nyeri otot. Lima keutamaan kandungan yang terdapat pada obat ini dipercaya ampuh redakan flu.

Termasuk dalam golongan obat bebas terbatas dan tersedia dalam bentuk tablet serta sirup. Jadi, tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan, namun biasanya jenis sirup untuk anak-anak.

1. Kandungan dan Cara Kerja Dari Obat Paratusin

Ketahui untuk kandungan Paratusin satu tablet yaitu 500 mg Paracetamol, 10 mg Noscapine, 50 mg Guaifenesin, 2 mg Chlorpheniramine Maleate (CTM), dan 15 mg Phenylpropanolamin hcl.

Sementara dalam sirup 5 ml obat ini mengandung 125 mg Paracetamol, 2 mg Chlorpheniramine Maleate (CTM), 10 mg Noscapine, 7,5 mg Pseudoephedrine, 125 mg Succus Liquiritiae, dan 25 mg Glyceryl Guaiacolate.

Peran masing-masing dari lima kandungan yang terdapat dalam Paratusin dalam mengurangi gejala flu, antara lain:

Paracetamol

Kegunaan dari Paracetamol adalah membantu menurunkan demam dengan cara menghambat pusat pengatur panas hipotalamus. Menghambat zat senyawa Prostaglandin sebagai penyebab peradangan untuk mengurangi rasa nyeri.

Noscapine

Mempunyai efek antitusif untuk menekan batuk serta menghambat zat yang menstimulasi batuk. Kandungan ini dalam obat Paratusin membuat gejala flu seperti batu dapat reda.

Guaifenesin

Dahak akan encer dengan adanya komposisi ini, maka lebih mudah dalam mengeluarkan lendir ketika batuk.

Chlorpheniramine (CTM)

Kandungan satu ini dalam obat Paratusin memiliki fungsi menghambat reseptor histamin pada saluran pencernaan, pernapasan, dan pembuluh darah. Akibatnya bersih-bersih yang dialami dapat mereda.

Phenylpropanolamin hcl

Terserang influenza tentu mengalami hidung tersumbat. Namun, kandungan ini dapat membantu mengatasi hidung mampet akibat flu.

2. Dosis

Terdapat 2 macam pada obat Paratusin, yaitu tablet dan sirup. Penggunaan obat ini juga tidak boleh sembarangan karena dosis harus sesuai dengan anjuran. Dosis sesuai takaran agar menghindari kontra indikasi.

Dosis untuk tablet: Dewasa 1 tablet 3 x sehari. Anak-anak usia 6 hingga 12 tahun ¼ - ½ tablet minum 3 – 4 x sehari. Satuan penjualan strip dengan kemasan @10 tablet. Farmasi Darya Varia Laboratoria.

Dosis obat Paratusin sirup untuk anak-anak usia 6 – 12 tahun (5 – 10 ml minum 3 – 4 x sehari). Anak usia 1 – 6 tahun (2,5 – 5 ml minum 3 – 4 x sehari). Anak usia di bawah 1 tahun (2,5 ml minum 3 – 4 x sehari).

Satuan penjualan pada jenis sirup adalah botol dengan kemasan 60 ml. Farmasi juga sama seperti pada jenis tablet. Harga pada kedua jenis obat ini memiliki perbedaan. Silahkan memilih sesuai kebutuhan Anda.

Pastikan untuk menakar dosis sesuai aturan supaya manfaat dari obat Paratusin bisa terasa. Hindari untuk mencoba menambah dosis pada aturan karena bisa menimbulkan efek samping yang lebih berat.

3. Efek Samping

Mengonsumsi obat untuk meredakan sakit tentu memiliki efek samping yang mesti diketahui. Termasuk pada obat ini yang mempunyai potensi menimbulkan efek samping setelah meminumnya.

Efek samping yang biasanya terjadi setelah mengkonsumsi obat Paratusin. Antara lain mengantuk, gangguan tidur, mulut kering, gangguan pencernaan (mual, muntah), perasaan gelisah, tremor, dan peningkatan denyut jantung. 

Kemungkinan bisa juga terjadi efek samping lebih serius. Seperti ruam kulit (gatal), pembengkakan di wajah, leher atau lidah, kejang, dan kesulitan bernapas hingga kerusakan ginjal akut.

Namun, timbul kondisi tersebut sangat jarang terjadi apabila mengkonsumsi obat Paratusin sesuai aturan dan dosis tepat.

Melakukan pemeriksaan ke dokter jika merasakan sesuatu yang tidak biasa setelah mengkonsumsi obat ini. Hal itu untuk mencegah sesuatu yang lebih serius serta cepat mendapatkan penangan.

4. Interaksi/Kontradiksi

Bisa saja terjadi interaksi jika tidak hanya mengkonsumsi satu macam obat. Kinerja dari Paratusin juga akan mengalami gangguan sehingga tidak optimal meringankan sakit. Interaksi bisa saja meningkatkan risiko efek samping lebih serius. 

Beberapa obat yang menimbulkan interaksi apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat ini:

  • Obat penekan sistem saraf pusat
  • Antihistamin: biasanya penggunaan obat untuk mengatasi alergi
  • Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOI): Mempunyai fungsi untuk menghambat senyawa kimia di otak. Obat untuk mengatur emosi serta kemampuan berpikir seseorang
  • Antikoagulan: obat yang digunakan untuk mencegah penggumpalan darah

Perlu mengkonsumsi Paratusin tetapi sedang menggunakan obat lain. Maka, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter terkait kondisi Anda.

Kondisi kesehatan atau masalah medis yang dapat terpengaruh atau berinteraksi dengan obat ini. Antara lain penyakit jantung, ginjal, hati, Glaukoma, Diabetes, alergi terhadap zat penyusun dalam obat ini.

Lalu, Hipertiroidisme, gangguan prostat, hipertensi, dan hamil. Bisa juga ada kondisi kesehatan atau medis lainnya. Apabila merasa ragu dengan keadaan Anda, maka berkonsultasi dahulu agar yakin untuk mengkonsumsi obat Paratusin.

5. Penyimpanan

Simpan obat ini pada suhu ruangan (di bawah 30 derajat Celcius) dan tidak langsung terpapar cahaya matahari. Tidak disimpan pada tempat yang lembab, hindarkan dari jangkauan anak-anak, serta hewan peliharaan.

Kualitas tetap terjaga pada Paratusin jika disimpan sesuai aturan sama halnya dengan obat-obatan lainnya. Walaupun jangka waktu penyimpanan lama. Tidak lupa untuk membaca aturan penyimpanan dan tanggal kadaluarsa pada kemasannya.

6. Perhatikan Hal-hal Sebelum Konsumsi

Memutuskan mengkonsumsi obat ini untuk mengatasi dan meringankan gejala-gejala influenza perlu memperhatikan hal-hal tertentu.

  • Anda harus membaca aturan pakai sebelum mengkonsumsinya
  • Anak usia dibawah 6 tahun yang akan mengkonsumsi sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  • Ibu hamil dan menyusui tidak dianjurkan meminum atau mengkonsumsi obat Paratusin, kecuali memang dokter menyarankan
  • Apabila timbul atau terdapat tanda-tanda alergi kulit, maka segera hentikan penggunaan obat ini
  • Berhati-hati juga kalau mengonsumsi dengan obat lainnya

Perhatikan juga ketika memiliki kondisi tertentu, sebaiknya menghindari untuk tidak mengkonsumsi obat ini. Dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan Anda, sehingga berdampak tidak baik.

7. Overdosis

Kemungkinan bisa terjadi overdosis terhadap obat Paratusin yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama maupun baru. Ketahui gejala dari overdosis yang bisa saja muncul.

Gejala overdosis antara lain mual, muntah, berkeringat, kehilangan nafsu makan, kelelahan ekstrim, pendarahan atau lebam yang tidak biasa.

Kemudian, ada rasa nyeri pada perut bagian kanan atas, Kuning pada mata dan kulit, dan gejala-gejala flu. Jadi, pastikan untuk memperhatikan kondisi tubuh dan kesehatan lainnya.

 

Alternatif Membeli Obat Paratusin Tanpa Harus Keluar Rumah

 

Membutuhkan obat Paratusin segera tetapi tidak sempat ke luar rumah untuk membeli. Tidak usah khawatir dan repot lagi untuk mendapatkan obat ini tinggal klik saja ke link Medicastore.