Mengenal Penyebab Pengapuran Tulang dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Medicastore
29-12-2022

Mengenal Penyebab Pengapuran Tulang dan Cara Mengatasinya

Apa itu Pengapuran Tulang?

Pengapuran tulang sebenarnya adalah istilah untuk menggambarkan pelebaran tulang karena terbentuknya jaringan tulang baru pada daerah tepi atau bagian tertentu dari tulang.

Pengapuran tulang tidak diartikan adanya zat atau komponen kapur tambahan pada tulang ataupun tulang rapuh yang kemudian menjadi zat kapur. Dalam istilah medis, pengapuran tulang disebut dengan osteoarthritis.

Apa Penyebab Pengapuran Tulang?

Penyebab pengapuran tulang terbagi menjadi sebab primer dan sekunder.

Penyebab pengapuran tulang primer

  1. Proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, kandungan air dalam tulang rawan juga bertambah dan protein penyusun tulang rawan mengalami degenerasi.
  2. Penggunaan berulang terus menerus selama bertahun-tahun menyebabkan kerusakan tulang rawan yang menimbulkan nyeri dan pembengkakan.
  3. Genetik. Pengapuran tulang seringkali ditemukan di beberapa anggota keluarga. Pada kasus yang jarang, osteoarthritis disebabkan karena kelainan di kolagen, yang merupakan komponen dari tulang rawan.
  4. Jenis kelamin. Wanita lebih banyak menderita penyakit ini dibandingkan dengan pria.

Penyebab pengapuran tulang (osteoarthritis) sekunder

  1. Obesitas. Obesitas atau kegemukan merupakan faktor risiko utama dari osteoarthritis lutut. Obesitas menyebabkan meningkatnya tekanan pada tulang rawan. Selain itu sel-sel lemak dapat mencetuskan peradangan.
  2. Trauma berulang atau pembedahan pada struktur sendi.
  3. Kelainan sendi saat lahir (kelainan bawaan), penyakit gout (asam urat), rheumatoid arthritis, diabetes dan penyakit hormon lainnya.
  4. Kelemahan otot. Sendi dapat berubah posisi bila tidak ada penyokong yang kuat.

Pada kerusakan lanjut, tulang rawan dapat berubah menjadi serpihan atau membentuk celah-celah kecil.

Di tahap akhir, bantalan tulang rawan antara tulang dan sendi akan menghilang sehingga terjadi gesekan antara tulang, yang menyebabkan rasa nyeri dan terbatasnya pergerakan.

Kerusakan pada tulang rawan inilah yang menyebabkan stimulasi pertumbuhan tulang baru di sekitar sendi.

Apa Gejala Pengapuran Tulang (Osteoarthritis)?

Osteoarthritis akan menimbulkan peradangan dan gejala sebagai berikut:

  • Nyeri sendi terutama saat banyak melakukan aktivitas yang menggunakan sendi
  • Sendi kaku di pagi hari. Rasa kaku ini berkurang dalam waktu 30 menit sejak bangun tidur
  • Lama kelamaan sendi akan sulit untuk bergerak maksimal
  • Adanya bunyi seperti “klik” saat sendi digerakkan
  • Munculnya gejala peradangan seperti sendi bengkak dan merah
  • Sendi sekitar akan terasa tidak stabil

Bagaimana Pengobatan Pengapuran Tulang (Osteoarthritis)?

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan pengapuran tulang atau osteoarthritis. Akan tetapi mengurangi faktor risiko sekunder dan beberapa penanganan lainnya dapat membantu mengurangi nyeri.

Kombinasi penanganan pengapuran tulang yaitu dengan obat-obatan, olahraga, mengurangi berat badan bila diperlukan, terapi fisik dengan latihan penguatan otot, kompres hangat dan dingin, pembuangan cairan sendi, penyuntikan obat ke dalam sendi, dan penggunaan alat bantu misalnya tongkat berjalan.

Pembedahan mungkin diperlukan ketika penanganan lain tidak efektif.

Adakah Terapi Alternatif untuk Pengapuran Tulang?

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin dapat membantu meredakan nyeri pada beberapa pasien osteoarthritis, terutama di lutut.

Akan tetapi tidak ada bukti bahwa glukosamin dapat membantu membentuk tulang rawan.

Akupuntur juga menunjukkan dapat meredakan nyeri secara signifikan dan secara langsung pada beberapa pasien osteoarthritis.

Bisakah Pengapuran Tulang Dicegah?

Sayangnya pengapuran tulang tidak dapat dicegah, akan tetapi gejalanya dapat dikurangi.

Selain rajin berolahraga, beberapa hal berikut dapat Anda lakukan untuk mengurangi gejala pengapuran tulang:

  1. Menjaga postur tubuh. Postur tubuh yang salah dapat membebani sendi sehingga sendi akan mengalami kerusakan lebih cepat atau lebih berat dibandingkan sendi yang lainnya.
  2. Mengurangi berat badan. Mengurangi berat badan dapat membantu mencegah penyakit pengapuran tulang yang disebabkan oleh obesitas. Gunakan alat bantu menghitung berat badan ideal untuk mengetahui apakah Anda kelebihan berat badan atau tidak.