Kesehatan Bekti-medicastore.com
03-05-2012

Efek Menggunakan Narkoba

Ketergantungan Bahan Berbahaya (Narkoba)

Hidup Jason sekarang mulai menjadi berantakan. Nilai-nilai mata pelajaran disekolahnya mulai menurun, dia juga menjadi mudah tersinggung, jarang berinteraksi dengan teman-temannya serta tidak pernah mengikuti latihan basket lagi. Teman-teman Jason tahu bahwa ia pernah mencoba beberapa narkoba sebelumnya, tetapi sekarang mereka khawatir bahwa Jason telah mengalami ketergantungan terhadap narkoba (menjadi pecandu narkoba).

Mendefiniskan ketergantungan terhadap bahan berbahaya (narkoba) bukanlah hal yang mudah & cara menangani suatu ketergantungan lebih sulit lagi untuk dilakukan. Tetapi bukan berarti hal tersebut mustahil untuk terjadi. Untuk mengetahui lebih jelas lagi mengenai bahan berbahaya (narkoba) & efek negatif yang ditimbulkannya, maka  kali ini medicastore.com mencoba untuk membuat artikel tentang hal tersebut.

 

Beda Penyalah Gunaan & Ketergantungan Bahan Berbahaya (Narkoba)

Beda antara penyalah gunaan dengan ketergantungan bahan berbahaya (narkoba) sangatlah tipis. Seperti yang mendicastore ambil dari kidshealth.org berikut ini. Penyalah gunaan bahan berbahaya (narkoba)  artinya orang tersebut menggunakan/mengkonsumsi bahan berbahaya (narkoba) tersebut baik yang ilegal ataupun yang legal tetapi dengan cara yang salah. Sedangkan ketergantungan bahan berbahaya (narkoba) awalnya dari penyalah gunaan bahan berbahaya (narkoba) tersebut dahulu hingga kemudian ia menjadi tidak bisa lepas & selalu membutuhkan bahan berbahaya (narkoba) tersebut.

Orang dapat mengalami ketergantungan terhadap semua jenis bahan berbahaya, bukan hanya alkohol ataupun narkoba tetapi juga bahan berbahaya lain , seperti misalnya obat-obatan, rokok bahkan lem. Kemudian ada juga bahan yang sifatnya lebih menyebabkan ketergantungan dibandingkan bahan lainnya. Seperti misalnya kokain ataupun heroin merupakan bahan berbahaya (narkoba) yang sangat menyebabkan ketergantungan, hingga dengan mencoba 1 kali saja dapat membuat seseorang kehilangan kendali.

Jadi, orang yang mengalami ketergantungan adalah orang yang sudah tidak mempunyai kendali atas apa yang dikonsumsinya. Misalnya orang yang mempunyai ketergantungan terhadap kokain, akan sangat membutuhkan bahan berbahaya (narkoba) tersebut hingga ia merasa harus mengkonsumsinya setiap waktu. Ketergantungan ini bisa secara fisik, psikologi atau keduanya.

 

Bahan Berbahaya yang Dapat Menimbulkan Ketergantungan & Efeknya

Menurut survey yang dilakukan oleh British Crime Survey di Inggris pada tahun 2009-2010, sekitar 20 % orang berusia 16-24 tahun pernah mengkonsumsi zat adiktif atau zat yang dapat menimbulkan ketergantungan.

Bagi mereka pernah mengkonsumsi bahan berbahaya (narkoba)  tersebut,  maka masalah ketergantungan  menjadi masalah yang sangat serius. Diperkirakan ketergantungan terhadap bahan berbahaya bertanggung jawab atas 1300-1600 kematian setiap tahunnya di Inggris. Ketergantungan terhadap bahan berbahaya ini selain merusak kesehatan juga dapat merusak hubungan pribadi, keluarga maupun pekerjaan.

Berikut adalah beberapa jenis bahan berbahaya yang diambil medicastore.com dari nhs.uk, yang sering disalahgunakan & efek yang akan ditimbulkannya bila mengalami kecanduan :

1.Ganja


Sumber : topnews.net.nz


Ganja merupakan salah satu bahan berbahaya yang paling sering disalah gunakan di Inggris . Hasil survey dari British Crime Survey menunjukkan bahwa 6,6 % orang berusia 16-59 tahun (kurang lebih sebanyak 2,2 juta orang) menggunakan ganja pada beberapa tahun terakhir.
Ganja sendiri dapat menimbulkan kecemasan, paranoia & kurangnya motivasi. Terdapat bukti-bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan ganja dapat meningkatkan resiko untuk terkena penyakit psikotik seperti skizofrenia. Selain itu penggunaan ganja seperti halnya rokok juga dapat menimbulkan masalah kesehatan pada paru-paru, dan penggunaan jangka panjangnya juga dapat menimbulkan kanker paru-paru.

 

2. Kokain


Sumber : science.howstuffworks.com


Kokain ini merupakan bahan berbahaya kedua terbanyak yang digunakan di Inggris. Sekitar 2,4 % orang usia 16-59 tahun menggunakan kokain pada beberapa tahun terakhir ini.
Kokain atau disebut juga dengan coke, merupakan bahan berbahaya yang sangat menimbulkan ketergantungan. Bahkan orang yang muda & sehat dapat terkena serangan jantung secara tiba-tiba setelah terlalu banyak menggunakan kokain, selain itu kokain juga dapat menimbulkan serangan panik (panic attacks).

 

3. Ecstasy


Sumber : justice.gov

 

Jumlah pengguna ecstasy di Inggris adalah sebesar 1,6 %, dengan rentang usia yang sama yaitu antara 16-59 tahun. Ecstasy juga dapat menimbulkan serangan panik atau gangguan psikotik bagi penggunanya. Ecstasy juga telah diketahui dapat menyebabkan masalah kesehatan pada hati, ginjal & jantung.

 

4. Amyl nitrite & amphetamine


Sumber : freedomdrugrehab.com


Jumlah pengguna amyl nitrite (poppers) dengan amphetamine kurang lebih sama di Inggris, yaitu sekitar 1 %. Amyl nitrite (poppers) sendiri bukan merupakan bahan yang dapat menimbulkan ketergantungan, tetapi konsumsinya dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti sakit kepala hebat, merasa lemah hingga pingsan.  Beberapa pria yang menggunakan bahan tersebut bahkan juga mengalami kesulitan untuk mengalami ereksi (disfungsi ereksi)
Sedangkan amphetamine merupakan bahan yang sangat menimbulkan ketergantungan & penghentian penggunaan bahan tersebut dapat menimbulkan depresi. Amphetamine dapat menimbulkan ketegangan pada jantung sehingga banyak penggunanya yang meninggal akibat overdosis.

 

5. Halusinogen & ketamine

 


Sumber : neuroscene.com


Hasil survey tersebut juga menunjukkan bahwa pengguna bahan halusinogen (LSD & magic mushrooms) serta ketamine di Inggris adalah masing-masing sebesar 0,5 %.
Efek samping dari penggunaan halusinogen sangatlah menakutkan, termasuk diantaranya adalah mengalami kilas balik.
Sedangkan penggunaan ketamine dapat menyebabkan serangan panik & depresi. Penggunaan ketamine dosis tinggi juga dapat mengganggu pernafasan & fungsi jantung, sehingga menyebabkan penggunanya menjadi tidak sadarkan diri.

 

Agar Tak Lagi Menggunakan Bahan Berbahaya

Salah satu cara untuk membersihkan diri dari pengaruh bahan berbahaya adalah dengan melakukan rehabilitasi & bila perlu detoksifiaksi. Tetapi untuk tak algi menggunakan bahan berbahaya tersebut memerlukan usaha yang lebih lama & lebih keras lagi. Banyak orang yang merasa dengan mengikuti kelompok pendukung (support group) dapat membantu mereka untuk tetap bersih dari bahan berbahaya (narkoba). Ada juga kelompok pendukung yang khusus ditujukan bagi para remaja, sehingga para remaja dapat bertemu dengan teman-teman sebayanya yang juga sedang mengalami hal  yang sama & berdiskusi tentang masalah yang sedang mereka hadapi.

Banyak juga yang merasa dengan membantu orang lain mengatasi masalah  kecanduannya merupakan cara terbaik untuk dapat membantu diri mereka sendiri. Selain itu, karena mengerti dengan proses pemulihan untuk mengahadapi masalah ketergantungan bahan berbahaya, dapat membuat orang yang pernah mengalaminya menjadi teman pendukung yang baik bagi orang lain.

Jika ternyata mengalami kekambuhan kembali, maka sangat penting untuk segera menyadarinya & mencari pertolongan yang dibutuhkan. Mencari pertolongan sesegera mungkin sangatlah penting supaya kerja keras untuk pulih sebelumnya tidak menjadi usaha yang sia-sia.

 

Sumber :

1. kidshealth.org

2. nhs.uk

 

Buy 1 get 1 Kosmetika Activa dari Italia sampai akhir Mei 2012 'item tertentu'
Diskon 24 % Suplemen Kesehatan pilihan di bulan Mei 2012
Rich-C Vitamin C Alkalis, aman untuk lambung
Cleanse : Suplemen kesehatan usus dengan serat tinggi
Diskon 30% ALAT KESEHATAN Rossmax hingga 31 Mei 2012

Diskon 19 % Suplemen Kesehatan pilihan di bulan Mei 2012
FREE BODY MEASUREMENT ACTIVA untuk setiap pembelian produk ACTIVA, KINOHIMITSU & EVIAN minimum Rp. 100.000,-
Evian : Pelembap dengan kandungan mineral yang seimbang
New Camer Mei 2012 Suplemen kesehatan