Kesehatan Bekti-medicastore.com
30-09-2013

Hamil Kembar? Apa yang Harus Diperhatikan?

Saat melihat anak kembar, yang terlintas di benak kita adalah betapa lucunya mereka, apalagi bila didandani dengan tampilan yang mirip, membuat semua yang melihat menjadi gemas terhadap mereka. Kehamilan kembar membutuhkan perhatian yang lebih karena sang ibu dan buah hatinya bisa beresiko mengalami masalah kesehatan. Untuk itu kali ini medicastore.com mencoba mengulas lebih jelas mengenai kehamilan kembar, yang diambil dari mayoclinic.com.

 

Kehamilan Kembar

Kehamilan kembar tidak bisa ditebak kehadirannya, kadang terjadi dengan sendirinya tapi terkadang ada juga beberapa faktor yang turut berperan. Sebagai contoh, kehamilan kembar lebih mungkin terjadi pada wanita yang berusia lebih tua, hal ini karena perubahan hormon yang terjadi dapat menyebabkan ada >1 sel telur yang dilepaskan dalam satu waktu. Selain itu penggunaan bantuan teknologi reproduksi seperti misalnya pada program bayi tabung juga memperbesar kemungkinan terjadinya kehamilan kembar.

Kehamilan kembar bisa berupa kembar tidka identik dan kembar identik. Kembar tidak identik terjadi ketika 2 sel telur yang berbeda dibuahi oleh 2 sperma yang berbeda pula. Dimana tiap janin mempunyai plasenta dan kantung ketubannya masing-masing. Kembar yang terjadi bisa keduanya perempuan atau laki-laki atau juga perempuan dan laki-laki. Wajah anak juga tidak sama persis, seperti halnya saudara kandung saja. Sedangkan pada kembar identik terjadi ketika 1 sel telur yang telah dibuahi terbelah dan berkembang menjadi 2 janin sehingga secara genetik mereka identik. Kembar identik bisa berbagi plasenta yang sama, tetapi biasanya tiap bayi mempunyai kantung ketubannya yang terpisah. Mereka juga biasanya terdiri dari jenis kelamin yang sama dan mempunyai karakteristik dan sifat fisik yang sama. Dapat juga terjadi kembar identik mengalami kegagalan untuk membelah menjadi 2 individu, bila demikian maka terjadi kembar dempet/kembar siam.

Pada kejadian kembar >2 janin, maka kembarnya tersebut dapat berupa kembar identik, kembar tidak identik atau kombinasi dari keduanya.

 

Diagnosis Kehamilan Kembar

Dokter atau bidan yang memeriksa dapat menduga adanya kehamilan kembar bila ukuran rahim lebih besar dari biasanya atau terdengar ada >1 detak jantung janin. Dugaan tersebut biasanya akan dipastikan melalui pemeriksaan USG, dimana gelombang suara digunakan untuk menciptakan gambar kondisi rahim dan janin.

Terkadang bisa saja terjadi kehamilan kembar yang terlihat normal ternyata hanya berisi 1 bayi. Kondisi ini disebut dengan sindrom kembar yang menghilang (vanishing twin syndrome). Kejadian ini bisa menjadi situasi yang menyedihkan bagi orang tua dan keluarganya. Terkadang tidak ada penjelasan yang pasti mengapa hal tersebut bisa terjadi.

 

Ibu dengan kehamilan kembar

Sama seperti kehamilan lainnya, maka ibu hamil perlu menjaga kondisi diri dan janinnya sebaik mungkin. Tetapi khusus pada kehamilan kembar, maka ibu hamil biasanya akan mengalami:

- Kontrol kehamilan yang lebih sering

Ibu dengan kehamilan kembar  biasanya akan lebih sering berkonsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan janin, memonitor kesehatan ibu hamil dan mewaspadai tanda-tanda persalinan dini. Selain itu pemeriksaan lain seperti USG juga akan lebih sering dilakukan, terutama seiring dengan perkembangan kehamilan.

- Memiliki kebutuhan lebih akan nutrisi tertentu

Ibu dengan kehamilan kembar akan memerlukan lebih banyak asam folat, kalsium, zat besi, protein dan nutrisi penting lainnya. Bila sebelumnya telah menjalani pola makan yang sehat, maka dapat terus dilanjutkan. Selain itu pastikan juga untuk mengkonsumsi vitamin kehamilan secara rutin setiap hari. Selain itu dokter juga dapat memberikan suplemen zat besi tambahan.

- Mengalami kenaikan berat badan yang lebih banyak

Dengan menambah berat badan dalam jumlah yang tepat dapat menunjang kesehatan janin dalam kandungan. Selain itu, juga akan lebih mudah untuk menurunkan kenaikan berat badan tersebut setelah melahirkan. Pada kehamilan kembar, jumlah kenaikan berat badan yang direkomendasikan adalah antara 17-25 Kg pada wanita yang sebelum hamil telah memiliki berat badan yang sehat. Asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendapatkan kenaikan berat badan yang demikian adalah tambahan sekitar 600 kalori/hari. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapatkan formula tepat yang telah disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari.

- Lebih hati-hati.

Dokter atau bidan mungkin akan merekomendasikan untuk membatasi sejumlah aktifitas tertentu seperti misalnya bekerja, berpergian atau aktifitas fisik lainnya seiring dengan bertambahnya usia kandungan. Meskpun istirahat total di tempat tidur belum terbukti merupakan cara yang efektif untuk mencegah persalinan dini, hal tersebut terkadang disarankan sebagai tindakan pencegahan untuk mendorong pertumbuhan janin dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi.

 

Komplikasi yang Mungkin Terjadi pada Kehamilan Kembar

Meskipun banyak kehamilan kembar yang dilahirkan sehat setiap hari,  akan tetapi masih penting mewaspadai terjadinya komplikasi , seperti misalnya:

- Tekanan darah yang tinggi

Ibu dengan kehamilan kembar lebih sering mengalami tekanan darah yang tinggi selama masa kehamilan. Ketika tekanan darah yang tinggi dikombinasi dengan adanya protein dalam urin, maka kondisi ini disebut juga dengan preeclampsia. Penanganan yang hati-hati diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang serius, baik pada ibu ataupun janin yang dikandungnya.

- Kelahiran prematur

Semakin banyak bayi yang dikandung maka semakin jarang pula ibu akan melahirkan sesuai perkiraan waktunya. Jika mengalami gejala melahirkan dini, maka ibu bisa diberikan suntikan steroid untuk mempercepat pertumbuhan paru-paru dari janin. Meskipun demikian, bahkan bayi prematur terkecil pun masih bisa berjuang untuk hidup. Komplikasi yang terjadi bisa berupa lahir dengan berat badan yang rendah, kesulitan untuk bernapas dan mencerna makanan dan adanya organ yang belum terbentuk dengan sempurna. Meskipun jarang terjadi, bisa saja ada bayi yang dilahirkan dengan prematur sementara bayi yang lainnya masih bisa berkembang di dalam rahim. Hal ini dikenal juga dengan interval persalinan yang tertunda.

- Transfusi kembar ke kembar

Pada kembar identik, bisa saja pembuluh darah yang ada di plasenta terhubung dengan sistem peredaran darah bayi. Hal ini menyebabkan ada bayi yang menerima terlalu banyak darah sedangkan bayi yang lainnya terlalu sedikit. Hal ini merupakan komplikasi yang serius untuk kedua bayi yang bisa saja membutuhkan intervensi agresif selama masa kehamilan. Seringkali, bayi pada kondisi tersebut akan dilahirkan sesegera mungkin bila manfaat dari kelahiran dini melebihi masalah yang mungkin timbul akibat kelahiran prematur.

- Persalinan dengan metode C-Sectio

Pada kehamilan kembar, persalinan normal memungkinkan untuk dilakukan bila bayi pertama sudah dalam posisi kepala di bawah. Bila tidak terjadi, maka kelahiran dengan C-sectio akan direkomendasikan. Pada kasus tertentu, adanya komplikasi setelah kelahiran normal pada bayi pertama dapat saja menyebabkan bayi kedua dilahirkan dengan cara C-sectio. Pada kehamilan kembar 3, tidak serta merta pilihan kelahiran normal menjadi tertutup, meskipun secara umum prosedur C-sectio lebih direkomendasikan pada kelahiran kembar >2.

 

Perawatan Anak Kembar

Anak kembar yang sehat mempunyai kebutuhan yang sama dengan bayi baru lahir lainnya. Meskipun demikian, ibu mungkin perlu dosis yang ganda karena memerlukan lebih banyak istirahat dan dukungan dari yang biasanya, terutama bila bayi yang dilahirkan dalam kondisi premature atau membutuhkan perawatan medis khusus. Selain itu, nikmatilah saat-saat bersama bayi anda dan jangan sungkan untuk meminta bantuan teman, saudara atau pasangan untuk merawat sang bayi kembar bila membutuhkan bantuan.

 

Sumber :

1. mayoclinic.com

 

Informasi Produk Terkait :

1. Prenatal + DHA Caplet

 

Save