Berita Sri - medicastore.com
04-02-2008

20 Wanita Indonesia Meninggal karena Kanker Serviks, YKI gandeng Artis dan Seniman Perempuan Galang Dana untuk Kanker Serviks

Kanker serviks (leher rahim) memang masih kalah tenar dengan kanker payudara. Padahal setiap hari sedikitnya 20 wanita Indonesia meninggal karena kanker serviks. Ironisnya lagi Kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papillomavirus) merupakan penyakit kanker satu ? satunya yang dapat dicegah dibanding penyakit kanker lainnya.

Tingginya angka kematian karena kanker serviks disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kanker serviks. Tidak banyak wanita yang mengenal organ reproduksi dengan baik, mengetahui penyebab kanker serviks, dapat menghindari factor resiko dan mencegahnya, mampu deteksi dini gejalanya hingga akhirnya menyikapi penderitaannya. Penderita yang datang berobat ke rumah sakit biasanya datang dalam stadium lanjut dan sulit disembuhkan.

Untuk itu Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menempatkan kanker serviks sebagai prioritas pertama dari 10 jenis kanker Indonesia. Ibu Adiati Arifin Siregar sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat YKI mengatakan, ? Awal tahun ini (2008), kami memulai penggalangan dana untuk program advokasi, edukasi, prevensi, deteksi dan medikasi kanker serviks yang akan dilaksanakan oleh Yayasan kami di seluruh Indonesia.?




Kiri ke kanan:
Patrick Holt (Pres-Dir MSD), Dewi Gita, Ibu Mufidah Jusuf Kalla,
Ibu Adiati AM Siregar (Ketua-YKI) dan Sandrina Malakiano



Salah satu penggalangan dana adalah YKI menggandeng 40 seniman perempuan Indonesia, mengadakan Pameran Karya Seni ?Untukmu Perempuan Indonesia?, mulai tanggal 30 Januari ? 9 Februari 2008 di Gedung Arsip Nasional Indonesia, yang dibuka secara resmi oleh Ibu Mufidah Jusuf Kalla.

81 buah karya seni hasil dari 40 seniman perempuan Indonesia, diantaranya adalah pelukis Utin Rini, (alm) Noorsyam, (alm) I Gusti Ayu Ketut Murniasih (keduanya meninggal karena kanker rahim), perancang perhiasan Julia Hadi, Designer Ghea Pangabean dan beberapa senimam terkemuka lainnya seperti Iriantine Karnaya dan Yanny Ariyani Sastranegara.

Pada kesempatan ini, Iriantine Karnaya menyertakan 2 buah karya seni yang diberi nama ?Dua Garba? dan ?Yin Yan?. Dua Garba menggambarkan kekuatan dan peranan wanita yang luar biasa untuk melahirkan suatu kehidupan, sekaligus menggambarkan keprihatinan dimana kekuatan tersebut juga merupakan kelemahan wanita, diantaranya karena mudah dan berbahayanya penyakit yang menghinggapnya.

Selain menggandeng seniman perempuan Indonesia, YKI juga menggandeng artis dan public figure sebagai Duta yang secara sukarela akan menyuarakan bahaya kanker serviks kepada seluas ? luasnya khalayak perempuan Indonesia, diantaranya Ira Wibowo, Annisa Pohan, Chika Putri Bagaskara, Dewi Gita dan Sandrina Malakiano.

Pada acara jumpa pers yang diadakan bersamaan dengan peresmian penggalangan dana (30 Januari 2008) Ira Wibowo mengucapkan selamat datang kepada Sandrina Malakiano yang baru bergabung menjadi duta kanker serviks.

Pada kesempatan ini Sandrina Malakiano mengatakan; "Untuk menanggulangi kanker serviks diharapkan semua perempuan Indonesia secara aktif mencari informasi sebanyak ? banyaknya mengenai kanker serviks, sehingga mengetahui informasi yang benar mengenai penyebab, gejala , faktor resiko kanker serviks. Dan yang paling penting adalah deteksi dini dengan menghilangkan rasa malu untuk memeriksakan diri secara rutin baik melalui pap smear atau metode lain yang lebih ekonomis seperti IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)".

Selain itu tindakan pencegahan juga dapat dengan cara pemberian vaksin pencegah infeksi HPV yang diberikan pada perempuan muda sedini mungkin. Vaksin pencegah infeksi HPV ini diclaim mampu melindungi wanita hingga usia 45 tahun.

Program penggalangan dana Kampanye ?Bantu Cegah Kanker Serviks Sekarang!?, didukung oleh PT. Merck Sharp & Dohme, PT. Freeport Indonesia, Majalah Femina , Majalah Dewi dan Majalah Pesona ini juga membuka sumbangan dari donator baik seara pribadi maupun instansi yang peduli pada program kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan pada umumnya.

Informasi terkait lainnya:

  • Satu-satunya Vaksin Kanker Serviks Quadrivalent Sudah Ada di Indonesia
  • Kanker Serviks: Kanker yang Dapat Dicegah
  • Kenali Penyebab dan Faktor Resiko Kanker Serviks
  • Memahami Stadium Kanker Serviks Anda Apa Saja Pengobatan untuk Kanker Serviks?
  • Hidup Bersama Terapi Kanker Serviks
  • Pap smear: tes skrining kanker serviks
  • Peluncuran Kampanye Bantu Cegah Kanker Serviks