Mitos dan Fakta Asam Urat
Kesehatan dr Vidya Hartiansyah
20-09-2021

Mitos dan Fakta Asam Urat

Penyakit asam urat (atau gout) mungkin sudah akrab di telinga kita.

Penyakit gout terjadi ketika asam urat menumpuk dalam darah, membentuk kristal dan membuat sendi meradang.

gout

Sumber gambar: www.the-rheumatologist.org

Serangan gout seringkali berupa rasa nyeri pada sendi yang tiba-tiba. Nyeri dirasakan seperti terbakar. Sendi teraba hangat, dan bengkak.

Setelah nyeri hilang, dapat muncul rasa tidak nyaman di sendi selama beberapa hari hingga minggu. Lama kelamaan serangan akan berlangsung lebih lama dan mengenai sendi lebih banyak, terutama bila tidak ditangani dengan baik.

Berbagai informasi mengenai penyakit ini banyak tersedia di media dan mungkin Anda juga banyak mendengar berbagai saran tentang penyakit ini.

Tidak semua informasi mengenai penyakit asam urat benar, beberapa mungkin hanyalah mitos yang justru dapat menyesatkan.

Beberapa mitos dan fakta mengenai penyakit asam urat

  1. Asam urat hanya dialami oleh orang gemuk.

Meskipun orang gemuk lebih berisiko mengalami penyakit asam urat, semua orang termasuk orang yang kurus bisa menderita penyakit ini.

Selain itu asam urat atau gout juga lebih sering dialami oleh orang dengan penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung dan penyakit ginjal.

  1. Asam urat hanya dialami pria.

Pria dan wanita sama-sama berisiko menderita penyakit ini, meskipun pria cenderung memiliki kadar asam urat lebih tinggi dari wanita.

  1. Asam urat hanya menyerang ibu jari kaki.

Faktanya gout dapat menyerang lutut, siku dan sendi-sendi lainnya. Pada wanita, gout bisa berawal dari sendi-sendi kecil di tangan.

gejala asam urat

Sumber gambar: www.kidney.org

Sebagai gambaran umum, gout dimulai dari bagian tubuh bawah kemudian seperti 'menjalar' ke bagian tubuh atas.

  1. Meskipun gejala nyerinya berat, penyakit gout tidak berbahaya.

Penyakit asam urat bila tidak ditangani dapat menyebabkan terbentuknya gumpalan kristal asam urat, yang dapat terinfeksi dan membahayakan jiwa. Kadar asam urat yang tinggi dalam darah juga dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Penyakit gout tidak akan menyebabkan kematian secara langsung, tetapi dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti kerusakan sendi, masalah jantung (seperti meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke), dan mungkin berkaitan dengan resistensi insulin.

  1. Penyakit asam urat disebabkan karena pola makan yang buruk.

Mungkin ini adalah mitos yang paling sering dianggap benar.

Faktanya, makanan memang ikut berperan pada penyakit ini, tetapi ada banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini, seperti genetika, riwayat keluarga, berat badan, riwayat penyakit, obat-obatan.

Bagi orang yang sudah memiliki gen untuk menderita penyakit gout, mengkonsumsi makanan tinggi purin (zat kimia yang meningkatkan asam urat dalam tubuh) dapat mencetuskan serangan gout, dan mengurangi asupan makanan tinggi purin dapat membantu penanganan penyakit ini.

  1. Anda harus menghindari daging bila kadar asam urat Anda tinggi.

Anda tetap dapat mengkonsumsi daging dan makanan tinggi purin lainnya dalam jumlah terbatas.

Makanan dan minuman yang banyak mengandung purin misalnya hati, daging merah, kerang-kerangan, ikan teri dan sarden, minuman tinggi fruktosa dan minuman beralkohol (terutama bir).

makanan tinggi asam urat

Sumber gambar: creakyjoints.org

  1. Mengkonsumsi susu dan yogurt dapat meningkatkan kadar asam urat.

Faktanya, produk susu justru dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan meningkatkan pembuangannya dari tubuh.

  1. Tidak ada obat penurun asam urat yang efektif.

Ada banyak obat yang dapat mengatasi serangan gout. Beberapa dapat mengontrol nyeri dan obat lainya dapat membersihkan kristal asam urat yang mengendap.

Sebagian besar orang memerlukan obat penurun kadar asam urat seumur hidup.

Pastikan Anda mengkonsumsi obat-obatan berdasarkan konsultasi dan anjuran dokter yang telah memeriksa Anda.

  1. Gout dapat diatasi hanya dengan mengatur pola makan

Pola makan yang baik, dengan menghindari makanan tinggi purin dapat membantu dalam penanganan gout, tetapi tidak cukup untuk mengatasi gout. Obat-obatan tetap diperlukan untuk mengatasi gout.

Cara Mengatasi Penyakit Asam Urat (Gout)

Gout dapat diatasi dan ditangani dengan obat-obatan dan strategi penanganan mandiri.

Dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa obat seperti berikut ini:

  • Pada serangan akut, digunakan obat golongan anti radang nonsteroid, misalnya ibuprofen, Colchicine atau steroid injeksi. Untuk mengendalikan kadar asam urat dalam darah digunakan obat allopurinol dan probenecid.
  • Untuk mencegah serangan berikutnya, Anda sebaiknya memperbaiki jenis makanan yang dikonsumsi (mengurangi makanan tinggi purin) dan mengubah gaya hidup (misalnya mengurangi berat badan). Obat-obatan yang dikaitkan dengan kadar asam urat dalam darah tinggi seperti golongan diuretik, sebaiknya diganti atau dihentikan.
  • Untuk mencegah terbentuknya tophi dan batu ginjal, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi pencegahan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah menggunakan obat seperti allopurinol, febuxostat dan pegloticase. Tophi adalah deposit asam urat di bawah kulit yang keras.

Penanganan mandiri yang dapat Anda lakukan antara lain dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, yaitu dengan menurunkan berat badan, olahraga, dan banyak minum air putih.

 

 

 

 

Referensi:

  • https://creakyjoints.org/about-arthritis/gout/gout-overview/gout-myths/
  • https://www.aarp.org/health/conditions-treatments/info-08-2012/gout-myths-vs-facts.html
  • https://www.cdc.gov/arthritis/basics/gout.html
  • https://www.medicalnewstoday.com (Cover)
  • https://www.rheumatologyadvisor.com/home/topics/gout/facts-about-gout-debunking-7-common-myths/