nothing
Informasi Sindroma Terowongan Karpal - medicastore.com
nothing
Medicastore
Sindroma Terowongan Karpal

Sindroma_Terowongan_Karpal.JPG

Sumber : www.dunnwithpain.com

 
DEFINISI

Sindroma terowongan karpal (Carpal Tunnel Syndrome) merupakan suatu kondisi dimana timbul rasa sakit yang progresif pada tangan dan lengan akibat tertekannya saraf di   pergelangan tangan (saraf medianus) 

  Rasa nyeri pada area pergelangan tangan

    Sumber : www.westtexasclinic.com

Saraf medianus merupakan salah satu saraf di tangan yang berjalan melewati suatu terowongan (tunnel) yang terletak di daerah pergelangan tangan (carpal).

Terowongan tersebut terletak di pangkal pergelangan tangan dan dibentuk dari jaringan lunak yang berfungsi memisahkan tulang pergelangan tangan dengan jaringan-jaringan lunak sekitarnya. Pada kondisi di mana saraf Medianus yang melewati terowongan Carpal tertekan, maka akan timbul gejala-gejala yang sering disebut sebagai Sindrom Terowongan Carpal (Carpal Tunnel Syndrome)

 

PENYEBAB

Segala sesuatu yang mengiritasi atau menekan saraf di daerah pergelangan tangan (saraf Medianus) dapat menyebabkan terjadinya sidroma terowongan karpal.

 

         Saraf medianus yang terjepit di terowongan karpal

                      Sumber : www.wikipedia.org  & www. eorthopod.com                    

Pada banyak kasus, tidak ada satu penyebab tunggal yang bisa diidentifikasi. Kondisi ini bisa terjadi akibat kombinasi berbagai faktor risiko yang berperan dalam perkembangan gangguan yang terjadi, antara lain :

  • Faktor anatomi.
    • Dislokasi atau patah tulang pergelangan tangan yang mengganggu celah terowongan karpal.
    • Wanita memiliki daerah terowongan karpal yang relatif lebih kecil dari pria, sehingga gangguan ini umumnya lebih sering terjadi pada wanita.
    • Wanita yang mengalami sindroma terowongan karpal juga mungkin memiliki daerah terowongan karpal yang lebih kecil dari wanita yang tidak mengalami gangguan.
  • Kerusakan saraf. Beberapa penyakit kronis, seperti diabetes dan alkoholisme, meningkatkan risiko terjadinya kerusakan saraf, termasuk kerusakan pada saraf Medianus.
  • Peradangan, misalnya akibat reumatoid artritis atau infeksi tertentu, akan menyebabkan pembengkakan jaringan lunak di sekitar terowongan dan akan mempersempit celah terowongan sehingga mengiritasi saraf Medianus.
  • Gangguan pada keseimbangan cairan tubuh, seperti kehamilan, menopause, kegemukan, gangguan tiroid, dan gagal ginjal. Retensi cairan bisa meningkatkan tekanan di dalam terowongan karpal, sehingga bisa mengiritasi saraf Medianus.
  • Faktor pekerjaan. Pekerjaan yang berhubungan dengan alat-alat yang bergetar atau pada pekerjaan yang membutuhkan gerakan pergelangan tangan secara berulang, kuat, atau lama bisa memberikan tekanan pada saraf Medianus, atau memperburuk kerusakan saraf yang telah ada, misalnya akibat menggunakan obeng atau menggunakan keyboard komputer dengan posisi yang tidak baik (meskipun masih kontroversial).

 

Aktifitas penggunaan mouse komputer

Sumber : www.ahchealthenews.com

 

Aktifitas lain yang dapat menyebabkan penekanan pada terowongan Karpal

Sumber : http://www.hughston.com

GEJALA

Sindroma Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome), umumnya diawali dengan adanya rasa sakit yang tidak jelas pada pergelangan tangan, yang dapat menjalar ke tangan atau lengan bawah. Gejala-gejala yang umumnya terjadi antara lain :

Saraf Medianus dan area yang dipersarafinya

Sumber : http://hand411.com/wordpress/wp-content/uploads/2014/03/hand_cts_open_anat02.jpg

  • Rasa baal atau kesemutan di jari-jari tangan atau tangan, terutama ibu jari dan jari-jari tangan lainnya, kecuali jari kelingking dan setengah jari manis sebelah luar. Rasa baal atau kesemutan seringkali terjadi saat memegang stir mobil, telpon, atau koran, atau saat bangun tidur.

 

Sumber : www.sorehand.com

Rasa baal dan nyeri yang dirasakan sesuai dengan persarafan saraf Medianus

Sumber : www.lifecare.com.au 

  • Rasa nyeri bisa menjalar atau meluas, dari pergelangan tangan ke atas, menuju lengan sampai ke bahu, atau ke bawah menuju tangan atau jari-jari tangan.
  • Sensasi kelemahan pada tangan dan kecenderungan untuk menjatuhkan sesuatu, yang hal ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan menghambat produktifitas kerja.
DIAGNOSA

Diagnosa sebagian besar bisa dibuat dengan melakukan pemeriksaan tangan dan pergelangan tangan yang terkena.

Pemeriksaan fisik yang dilakukan meliputi :

  • Adakah abnormalitas dari bentuk pergelangan tangan yang mengalami keluhan nyeri
  • Pemeriksaan arah gerakan dari sendi pergelangan tangan (range of motion), yang dapat digunakan untuk mencari kemungkinan penyebab terjadinya keluhan, seperti cedera, Artritis, dll
  • Pemeriksaan sensasi di area tangan yang mengalami keluhan seperti sensasi sentuhan halus, tusukan jarum, dan kemampuan untuk membedakan dan merasakan 2 sensasi yang berbeda di ujung jari. Hal ini untuk memastikan jenis kelainan yang mendasari terjadinya keluhan.
  • Pemeriksaan kekuatan pada tangan dan jari-jari tangan yang mungkin diperlukan untuk mengetahui kemungkinan penyebab dan sejauh mana akibat yang ditimbulkan oleh kelainan tersebut.
  • Pemeriksaan khusus yang ditujukan untuk memastikan kelainan Sindrom Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome) yaitu :

1. Tanda Phallen

Dengan mengangkat siku setinggi bahu, dan memposisikam bagian punggung kedua telapak tangan saling berhadapan dengan membentuk sudut 90 derajat, dan tahan posisi tersebut selama ± 60 detik. Apabila aktifitas tersebut menimbulkan keluhan (nyeri atau kesemutan) atau bahkan memperburuk keluhan yang telah ada sebelumnya, maka kemungkinan telah terjadi Sindrom Terowongan Karpal.

Pemeriksaan Phallen Test

Sumber : http://healingartsce.com

2. Tanda Tinel

Pemeriksaan ini ditujukan untuk memberi perangsangan pada saraf Medianus. Dengan menahan pergelangan tangan yang mengalami keluhan seperti  posisi gambar, dan melakukan ketukan/tekanan pada area pergelangan tangan. Bila setelah ketukan atau penekanan, terdapat rasa kesemutan yang dirasakan pada area ibu jari, jari telunjuk atau jari tengah, maka kemungkinan telah terjadi Sindrom Terowongan Karpal.

Pemeriksaan Tanda Tinel

Sumber : www.drwolgin.com

  • Pemeriksaan konduksi saraf dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis, karena umumnya akan terjadi penurunan kecepatan respon dari saraf Medianus yang terkena. Pada kondisi Sindrom Terowongan Karpal yang parah, dapat terjadi penurunan kemampuan otot-otot yang dipersarafi oleh saraf Medianus.

Pemeriksaan lain (Pemeriksaan Penunjang)

  • X-Ray. Pemeriksaan ini kadang diperlukan untuk mengetahui penyebab yang mendasari keluhan, seperti cedera, fraktur atau dislokasi pergelangan tangan, artritis dan tumor. Namun pemeriksaan ini sangat jarang digunakan untuk memastikan diagnosis Sindrom Terowongan Karpal.
  • Ultrasound dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), suatu pemeriksaan dengan alat-alat yang cukup modern, untuk melihat ukuran dan pembengkakan saraf Medianus di dalam terowongan karpal. Namun pemeriksaan ini juga jarang digunakan untuk menegakkan diagnosis adanya Sindrom Terowongan Karpal.
  • Pemeriksaan laboratorium kadang diperlukan untuk memastikan kemungkinan penyebab dan menyingkirkan kemungkinan masalah kesehatan lain yang mungkin berkaitan dengan timbulnya keluhan nyeri pergelangan tangan.
PENGOBATAN

Pada beberapa kasus, keluhan akan hilang tanpa pengobatan, namun kadang membutuhkan perawatan khusus.

Penanganan dapat dilakukan secara konservatif (non operasi) dan operasi. Penanganan secara konservatif dilakukan untuk mengatasi dan mengurangi keluhan serta mencegah berulangnya kejadian.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala-gejala yang ada :

1. Home treatment

  • Area pergelangan tangan yang mengalami keluhan harus diistirahatkan, karena pemakaian terus menerus terlebih aktifitas yang banyak menggunakan pergelangan tangan dapat memperberat keluhan yang terjadi. Istirahat secara teratur seringkali dapat membantu meredakan rasa nyeri, terkadang istirahat total dapat membantu untuk mencegah kekambuhan penyakit yang berat
  • Hindari posisi yang membuat pergelangan tangan menjadi terlalu teregang atau memberi tekanan yang berlebih pada saraf Medianus
  • Hindari aktifitas yang dapat memperberat keluhan seperti penggunaan keyboard atau lakukan perubahan atau moodifikasi pada peralatan kerja yang digunakan.
  • Gunakan splint untuk pergelangan tangan, sehingga menyangga tangan di posisi netral, terutama saat malam hari

Neoprene Wrist Splint

Penggunaan splint/brace

Sumber : www.body-tec.co.uk

2.Obat-obatan

  • Penggunaan obat-obatan untuk mengurangi proses peradangan seperti Kortikosteroid dan obat Non Steroid Anti Inflamation Drug (NSAID) sering dilakukan. Kortikosteroid dapat diberikan dalam bentuk oral (diminum) ataupun injeksi (suntikan) pada area pergelangan tangan. Injeksi Kortikosteroid umumnya diberikan pada proses akut dengan keluhan nyeri yang hebat. Injeksi harus dilakukan oleh dokter yang telah terlatih untuk melakukan tindakan ini. Untuk pemakaian oral, harus hati-hati mengingat efek samping yang ditimbulkannya seperti penipisan kulit, memar, osteoporosis, tekanan darah tinggi, kadar gula yang tinggi dan katarak. Orang-orang dengan ulkus peptikum, tekanan darah tinggi, infeksi yang tidak teratasi, diabetes dan gloukoma sebaiknya tidak menggunakan kortikosteroid.
  • Pengobatan untuk mengatasi gangguan-gangguan yang mendasari, misalnya reumatoid artritis atau hipotiroidisme

3. Terapi Fisik (Fisioterapi) dan latihan fisik

  • Terapi Fisik (Fisioterapi) merupakan perpaduan terapi yang menggunakan alat-alat yang metode fisika (panas, getaran, gelombang suara, dll), seperti ultrasound, laser, infra red disertai dengan pelatihan fisik.


        Ultrasound adalah metode terapi dengan gelombang suara frekuensi tinggi   (ultrasound) pada daerah yang terkena. Gelombang suara ini akan diubah menjadi panas pada jaringan tangan bagian dalam, sehingga melebarkan pembuluh darah dan memberikan suplai oksigen yang lebih banyak pada daerah yang cedera. Terapi ini seringkali diberikan bersama dengan latihan fisik dan dilakukan oleh dokter ahli.

 

Terapi ultrasound

Sumber : http://www.nyneurologists.com

 

Terapi laser

Sumber : https://encrypted-tbn3.gstatic.com

  • Latihan fisik diperlukan untuk mengurangi penekanan pada area Terowongan Karpal dan mencegah kejadian berulang (kekambuhan)

 

Latihan fisik yang ditujukan untuk mencegah dan mengurangi keluhan pada Sindrome Terowongan Karpal

Sumber : http://38.media.tumblr.com.

 

  • Terapi okupasi, adalah terapi yang bertujuan untuk menemukan cara sehingga penderita dapat melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan tanpa rasa nyeri dan mencegah kejadian berulang.

Menerapkan cara bekerja yang benar

Sumber : http://thewindowsclub.thewindowsclubco.netdn.

  • Terapi pembedahan (operatif) dapat dilakukan jika timbul rasa nyeri yang hebat, terjadi atrofi otot atau kelemahan. Tindakan bedah merupakan cara yang paling baik untuk menghilangkan tekanan pada saraf Medianus

Terapi operatif untuk membebaskan tekanan pada Terowongan Karpal

Sumber : http://www.phytoscience.ca

Terapi operatif untuk membebaskan tekanan pada Terowongan Karpal

Sumber : https://www.healthbase.com

 

 

PENCEGAHAN

Belum ada cara-cara yang terbukti dapat mencegah terjadinya Sindroma Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome), tetapi ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meminimalkan tekanan pada tangan dan pergelangan tangan, yaitu :

  • Kurangi kekuatan saat melakukan aktivitas dengan tangan
  • Relaksasi genggaman tangan, misalnya saat menulis untuk waktu lama, gunakan bolpen besar dengan bagian genggaman yang empuk dan tinta yang lancar. Dengan cara ini, bolpen tidak perlu digenggam dengan kuat atau ditekan saat menulis.
  • Sering mengistirahatkan tangan
  • Hindari menekuk pergelangan tangan ke atas atau ke bawah untuk waktu lama atau berulang.
  • Perbaiki postur tubuh. Postur tubuh yang tidak baik bisa mengubah posisi bahu ke arah depan. Pada posisi ini, otot-otot leher dan bahu akan memendek, sehigga menekan saraf-saraf di leher. Hal ini bisa mempengaruhi pergelangan tangan, jari-jari tangan, dan tangan.
  • Jagalah tangan tetap hangat. Seseorang yang bekerja di lingkungan yang dingin lebih cenderung mengalami nyeri dan kekakuan pada tangan.

 

Letak Keyboard yang Benar
sindrom carpal tunnelPenggunaan keyboard komputer yang tidak benar dapat berperan pada terjadinya Sindroma Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome).

 

REFERENSI
  • Mayo Clinic. Carpal Tunnel Syndrome. 2011.
  • S, David R. Carpal Tunnel Syndrome. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.
  • Web MD. Carpal Tunnel Syndrome. 2014.
  • University of Maryland Medical Center. Carpal Tunnel Syndrome. Baltimore. 2013.
  • William C. Shiel Jr. Carpal Tunnel Syndrome. Emedicinehealth. 2014.
  • The Methodist Hospital System Methodist Orthopedics. Carpal Tunnel Syndrome.2014.
  • American Academy Orthopedics Surgeon. Carpal Tunnel Syndrome. OrthoInfo.2014.
Derma E

Info Penyakit

Limfangitis
Limfangitis

Deskripsi : Limfangitis (lymphangitis) adalah peradangan pada
Baca selengkapnya »

Diskezia
Diskezia

Deskripsi : Diskezia adalah kesulitan saat buang
Baca selengkapnya »

Tentang Produk

DUMOXIN TABLET 100 MG

Tablet 100 mg x 50's

BRAINVIT SYRUP

Syrup 60 mL