Penyakit
18-09-2019

Fibrilasi Atrium

Pada fibrilasi atrium, aktivitas listrik jantung menjadi tidak teratur dan cepat, sehingga atrium berkontraksi sangat cepat dan membuat ventrikel juga berkontraksi dengan cepat, tidak teratur, dan kurang efektif dibandingkan normal.

Penyebab

Beberapa gangguan atau kondisi yang seringkali menyebabkan terjadinya fibrilasi atrium antara lain :

  1. Tekanan darah tinggi
  2. Penyakit arteri koroner
  3. Kelainan katup jantung
  4. Gagal jantung atau pembesaran jantung
  5. Serangan jantung 
  6. Penyalahgunaan alkohol
  7. Hipertiroidisme
  8. Kelainan jantung bawaan
  9. Peradangan pada selaput jantung 

Gejala

Gejala-gejala fibrilasi atrium tergantung dari seberapa cepat berkontraksi. Jika kontraksi sangat cepat, maka bisa timbul rasa berdebar-debar atau tidak enak pada dada.

Gejala lain yang bisa ditemukan :

  1. Denyut nadi terasa cepat dan tidak teratur
  2. Lemah, sesak napas, tidak dapat beraktivitas, kepala terasa ringan, atau pingsan
  3. Gagal jantung atau timbul nyeri dada.
  4. Syok, di mana tekanan darah menjadi sangat rendah.

Diagnosis

Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Diagnosis bisa dipastikan dengan pemeriksaan elektrokardiografi (EKG).

Pengobatan

Penanganan fibrilasi atrium bertujuan untuk mengendalikan kecepatan, mengembalikan irama jantung yang normal, dan mengatasi penyebab terjadinya aritmia, misalnya dengan :

  1. Mengatasi faktor-faktor penyebab fibrilasi atrium, antara lain :
    • Menghentikan pemakaian obat-obat stimulan
    • Menghentikan konsumsi alkohol yang berlebihan
    • Mengendalikan tekanan darah tinggi
    • Mengatasi hipertiroidisme (kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi)
    • Mengatasi gagal jantung dan mengobati penyakit jantung dan paru-paru yang bisa menyebabkan fibrilasi atrium
  2. Melakukan kardioversi, yaitu pemberian kejutan listrik pada jantung untuk mengembalikan irama jantung.
  3. Pengobatan untuk memperbaiki efisiensi jantung dalam memompa darah dan mencegah terbentuknya bekuan.

Pencegahan

Ada beberapa cara yang telah dikembangkan untuk mengatasi dan mencegah kekambuhan, antara lain :

  1. Pemasangan alat pacu jantung. Alat ini berguna untuk mengaktifkan jantung untuk berkontraksi lebih cepat jika kecepatan kontraksi terlalu lambat.
  2. Pemasangan defibrilator atrium. Alat ini bisa mendeteksi fibrilasi atrium dan mengembalikannya ke irama jantung normal dengan menggunakan kejutan berenergi tinggi.

 

Referensi:

- K, Daniel L. Atrial Fibrillation. Medicine Net. 2013.

- M, L. Brent. Atrial Fibrillation. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.