Penyakit
20-09-2019

Kontraksi Prematur Atrium

Kontraksi prematur atrium merupakan detak jantung tambahan yang terjadi sebelum detak jantung normal, akibat adanya impuls listrik yang berasal dari daerah abnormal di atrium (serambi jantung).

Penyebab

Kontraksi atrium prematur biasanya terjadi pada orang-orang dengan gangguan paru dan lebih sering terjadi pada orang-orang usia tua dibandingkan dengan orang-orang yang lebih muda. Kondisi ini bisa disebabkan atau diperberat oleh berbagai hal, seperti :

  1. Konsumsi teh, kopi, atau alkohol
  2. Pemakaian obat-obat yang bisa menyebabkan gangguan irama jantung sebagai efek sampingnya
  3. Stress
  4. Kurang tidur atau kelelahan

Pada kasus tertentu, kontraksi atrium prematur juga bisa disebabkan oleh cedera atau penyakit jantung yang mendasari.

Gejala

Kontraksi prematur atrium terjadi pada banyak orang-orang yang sehat, tetapi jarang menimbulkan gejala. Jika denyut prematur bisa dirasakan, maka mungkin terasa seperti :

  1. adanya denyut jantung yang hilang atau terlompati
  2. denyut jantung bisa terasa lebih kuat sesaat
  3. rasa debaran di daerah jantung

Gejala-gejala berikut ini bisa terjadi bersama dengan kontraksi prematur atrium, tetapi bisa juga terjadi bersama dengan gangguan jantung lainnya. Adanya gejala-gejala berikut bisa menandakan adanya gangguan jantung yang lebih serius. Oleh karena itu, diperlukan penanganan medis segera jika :

  1. Denyut jantung terasa melompat atau lebih cepat disertai pingsan atau kepala terasa ringan.
  2. Berkeringat atau pucat saat mengalami perubahan denyut jantung
  3. Nyeri dada
  4. Sesak napas
  5. Detak jantung muncul secara berkelompok (3 atau lebih) sebanyak lebih dari 6 kejadian per menit
  6. Denyut nadi saat istirahat lebih dari 100x/menit

Diagnosis

Kontraksi prematur atrium bisa dideteksi saat melakukan pemeriksaan fisik dan dipastikan dengan elektrokardiografi (EKG).

Sumber gambar: ecg-educator.blogspot.com

Pengobatan

Penanganan perlu diberikan jika kontraksi prematur atrium sering terjadi dan menimbulkan rasa berdebar-debar (palpitasi) yang tidak mengenakan. Jika kontraksi prematur atrium didiagnosis sebagai kondisi yang berbahaya, maka penanganan biasanya ditujukan pada gangguan yang mendasari, yang memicu terjadinya kontraksi prematur.

Pencegahan

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah terjadinya kontraksi prematur atrium, antara lain :

  1. Hindari konsumsi alkohol dan kafein
  2. Tidak menggunakan obat-obat terlarang
  3. Tidak merokok
  4. Belajar untuk mengatasi stress
  5. Melakukan olahraga secara teratur untuk kesehatan jantung

 

Referensi:

- M, L. Brent. Premature Atrial Contraction. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

- S, Marissa. Atrial Premature Complexes. Health Line. 2012.