Penyakit
23-02-2018

Penurunan Libido pada Wanita

Penurunan libido adalah menurunnya gairah seks. Menurunnya gairah seks adalah hal yang umum terjadi, seringkali disebabkan oleh keadaan yang bersifat sementara, misalnya kelelahan. Namun, gairah seks yang terus menerus turun dapat membuat stress wanita ataupun pasangannya.

Gairah seks dipengaruhi oleh hormon seks, yaitu estrogen dan progresteron. Naik turunnya tingkat hormon ini dapat terjadi setiap bulan dan selama masa kehamilan, yang mana mempengaruhi gairah seks. Wanita yang menopause, gairah seksnya dapat menurun karena turunnya kadar estrogen. Gairah seks juga dapat menurun pada wanita yang kedua indung telurnya telah diangkat.

Selain faktor fisik, penurunan gairah seks juga bisa disebabkan oleh faktor psikis, misalnya depresi, stress, rasa khawatir, atau adanya masalah dalam hubungan dengan pasangan. Pemakaian obat-obatan, termasuk obat anti-kejang, obat kemoterapi, beta-bloker, dan kontrasepsi oral, juga dapat menurunkan gairah seks, sama seperti minum alkohol dalam jumlah yang banyak.

Jika keinginan Anda untuk melakukan hubungan seks lebih jarang daripada pasangan Anda dan tidak ada satupun dari Anda yang memiliki kelainan dibanding orang-orang pada seusia Anda, perbedaan gairah seksual ini dapat menyebabkan stress di antara pasangan. Tidak ada angka yang dapat menetapkan rendahnya gairah seksual. Tingkat gairah seksual berbeda-beda untuk setiap wanita.

Diagnosa gangguan gairah seksual yang rendah dibuat jika seseorang seringkali kurang mengalami gairah seksual atau berpikir tentang hal-hal seksual, dan hal ini menyebabkan timbulnya stress.

Untuk mengatasinya, perlu diketahui penyebab terjadinya gairah seksual yang rendah, yaitu dengan melihat apakah terdapat gangguan fisik ataupun psikis, misalnya stress, masalah dalam hubungan dengan pasangan, dan riwayat pemakaian obat-obatan. Pemeriksaan panggul dapat dilakukan untuk melihat apakah terdapat kelainan pada organ genitalia dan pemeriksaan darah dilakukan untuk melihat apakah terdapat gangguan hormon, diabetes, kolesterol, atau gangguan hati.

Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebabnya, antara lain :

  • Penghentian obat-obatan yang mungkin mempengaruhi, sesuai dengan petunjuk dokter yang menangani.
  • Konseling, jika gangguan disebabkan oleh faktor psikologis.
  • Pemberian hormon tambahan mungkin bisa dilakukan pada kasus tertentu, jika ditemukan kekurangan. Namun, terapi hormon bisa berisiko menimbulkan berbagai efek samping, seperti penyakit jantung dan kanker payudara (pada pemberian hormon Estrogen tambahan). Oleh karena itu, terapi dilakukan dengan pengawasan ketat oleh dokter.

- Mayo Clinic. Low Sex Drive in Women. 2012.

- NHS. Loss of Libido. 2013. www.nhs.uk