Penyakit
23-02-2018

Gagal Tumbuh

Gagal tumbuh adalah tertundanya pertumbuhan fisik dan kenaikan berat badan yang dapat menyebabkan tertundanya perkembangan dan pematangan.

Penyebabnya bervariasi, antara lain :

- Interaksi faktor kesehatan lingkungan dan sosial yang menghalangi anak mendapatkan gizi yang cukup, misalnya :

  • Kelalaian orangtua
  • Kekerasan dalam keluarga
  • Gangguan kesehatan mental orangtua
  • Keadaan keluarga yang kacau balau

Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan tidak tersedianya makanan bergizi yang cukup.

- Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik, mempengaruhi daya beli keluarga untuk menyediakan makanan bergizi yang mencukupi untuk mendukung pertumbuhan.

- Adanya gangguan kesehatan pada anak, misalnya :

  • Kesulitan mengunyah atau menelan, seperti bibir sumbing atau langit-langit mulut sumbing.
  • Refluks gastroesofageal
  • Penyempitan esofagus
  • Gangguan penyerapan makanan di usus
  • Gangguan lainm seperti infeksi, tumor, gangguan hormonal atau gangguan metabolisme (seperti diabetes), penyakit jantung, penyakit ginjal, atau gangguan genetik.

Tingkat pertumbuhan anak sangat kurang dibandingkan dengan ukuran sebelumnya atau tabel tinggi-berat badan standar (lihat tabel tinggi dan berat untuk anak laki-laki dan perempuan). Jika tingkat pertumbuhan cukup, maka anak tersebut kecil untuk anak seusianya tetapi masih tumbuh secara normal.

Diagnosa gagal tumbuh diberikan kepada anak yang terus menerus kekurangan berat badan atau yang tidak dapat mengalami pertambahan berat badan untuk alasan yang tidak jelas.

Untuk memastikan mengapa seorang anak kemungkinan gagal tumbuh, perlu diketahui mengenai bagaimana asupan makanan; kebiasaan buang air besar, kondisi sosial, emosi, dan stabilitas keuangan pada keluarga, yang mungkin mempengaruhi anak tersebut untuk akses ke makanan; dan apakah terdapat penyakit-penyakit tertentu yang diderita oleh anak atau yang menurun di dalam keluarga.

Dokter akan memeriksa anak tersebut, memperhatikan apakah terdapat tanda-tanda hambatan perkembangan pada anak. Selain itu, bisa dilakukan pemeriksaan darah dan air kemih, atau foto sinar-X. Pemeriksaan lain bisa dilakukan jika diduga terdapat penyakit lain yang mendasari.

Pengobatan tergantung pada masing-masing anak, sesuai penyebabnya. Jika terdapat gangguan kesehatan, maka perlu diberikan pengobatan untuk mengatasi gangguan tersebut. Pengobatan tergantung pada sejauh mana pertumbuhan anak tersebut tertinggal. Gagal tumbuh yang ringan sampai sedang bisa diatasi dengan pemberian nutrisi yang baik, antara lain pemberian makanan berkalori tinggi dengan jadwal teratur. Gagal tumbuh akut dan berat perlu diobati di rumah sakit dan ditangani tim medis, seperti dokter anak, ahli gizi, psikiater anak, dan ahli lainnya untuk menentukan penyebab dan pendekatan terbaik yang perlu dilakukan.

Karena tahun pertama pada kehidupan penting untuk perkembangan otak, anak yang mengalami kekurangan gizi selama waktu ini bisa secara menetap mengalami ketertinggalan dibanding teman-teman sebayanya, bahkan jika pertumbuhan fisik mereka telah meningkat. Sekitar setengah dari anak-anak ini, perkembangan mental, khususnya keahlian verbal, tetap di bawah normal, dan mereka seringkali mengalami gangguan sosial dan emosi pada saat dewasa.

- D, Steven. Failure to Thrive. Kids Health. 2011.

- K, Neil K. Failure to Thrive. Medline Plus. 2011.

- P, Elizabeth J. Failure to Thrive. Merck Manual Home Health handbook. 2012.