Penyakit
23-02-2018

Obesitas pada Remaja

Obesitas adalah keadaan tubuh dimana indeks massa tubuh (BMI - Body Mass Index) lebih besar dari persentil 95 pada usia dan jenis kelamin yang sama.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja sama dengan pada orang dewasa, antara lain:

  • Konsumsi kalori yang lebih banyak dari yang mereka butuhkan, merupakan penyebab terjadinya obesitas pada sebagian besar remaja.
  • Faktor genetik, seringkali berperan dalam terjadinya obesitas.
  • Gangguan endokrin, misalnya hipotiroidisme, tetapi lebih jarang terjadi. Remaja yang mengalami peningkatan berat badan karena gangguan endokrin biasanya memiliki perawakan yang pendek dan memiliki tanda-tanda lain dari gangguan yang mendasarinya.

Obesitas perlu dibedakan dengan kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan adalah keadaan di mana berat badan melebihi berat badan ideal sesuai tinggi badan, yang bisa berasal dari lemak, otot, tulang, air, atau kombinasi dari faktor-faktor ini. Sedangkan obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebihan.

Obesitas meningkat dua kali lipat pada remaja dibandingkan saat 30 tahun yang lalu. Meskipun kebanyakan komplikasi obesitas terjadi saat dewasa, tetapi remaja yang mengalami obesitas lebih rentan untuk terkena diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi dibandingkan teman sebayanya. Kebanyakan remaja yang mengalami obesitas akan tetap sama saat dewasa.

Stigma sosial terhadap penderita obesitas seringkali membuat banyak remaja dengan obesitas merasa memiliki citra diri yang buruk dan semakin menjauhkan diri dari lingkungan sosialnya.

Diagnosis obesitas bisa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan, seperti penghitungan indeks massa tubuh.

Penanganan untuk remaja dengan obesitas antara lain berupa:

  • Pola makan yang sehat. Asupan kalori dikurangi dengan membuat perubahan dalam kebiasaan makan sehari-hari dan asupan makan yang seimbang.
  • Melakukan aktivitas fisik yang rutin, seperti berolahraga. Aktivitas fisik harus ditingkatkan untuk membakar kalori lebih banyak.
  • Konseling, bisa dilakukan untuk membantu remaja mengatasi berbagai masalah yang ada, misalnya rasa rendah diri.

Obat-obat yang membantu untuk menurunkan berat badan umumnya tidak digunakan pada saat remaja karena pertimbangan keamanan dan adanya risiko penyalahgunaan obat.

- L, Sharon. Obesity in Adolescents. Merck Manual Home Health Handbook. 2009.