Penyakit
23-02-2018

Sindrom Tarsal Tunnel

Sindrom tarsal tunnel merupakan rasa nyeri yang timbul pada pergelangan kaki, kaki, dan terkadang jari-jari kaki, yang disebabkan oleh tekanan atau kerusakan pada saraf yang mempersarafi tumit dan telapak kaki (nervus tibialis posterior).

Nervus tibialis posterior berjalan pada bagian belakang betis ke arah kaki melalui celah fibrosa (tarsal tunnel) di dekat tumit, dan menuju ke telapak kaki. Jika jaringan di sekitar celah tersebut (tarsal tunnel) meradang, maka bisa terjadi pembengkakan dan penekanan pada saraf yang melaluinya, sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Berbagai kondisi yang bisa menyebabkan atau mempengaruhi terjadinya sindrom tarsal tunnel antara lain :

  • patah tulang kaki
  • pembengkakan pada pergelangan kaki akibat gagal jantung atau gagal ginjal
  • hipotiroidisme
  • peradangan sendi
  • postur kaki yang tidak baik, yaitu jika kaki terlalu miring ke arah dalam dan menekan saraf yang berjalan melalui tarsal tunnel

Gejala yang paling sering ditemukan pada sindrom tarsal tunnel adalah timbulnya rasa nyeri, biasanya seperti terbakar atau kesemutan, yang bisa timbul saat seseorang berdiri, berjalan, atau menggunakan sepatu jenis tertentu. Nyeri timbul di sekitar pergelangan kaki, biasanya pada sisi bagian dalam.

Diagnosa dipastikan dengan pemeriksaan fisik. Bisa dilakukan tes konduksi saraf untuk membantu menentukan penyebab atau tingkat keparahan cedera yang terjadi, terutama jika hendak dilakukan tindakan pembedahan.

Penanganan yang diberikan antara lain berupa :

  • Pemakaian alat bantu khusus (orthoses), seperti pembidaian atau penyangga (brace), untuk mengurangi tekanan pada kaki dan membatasi gerakan yang bisa menyebabkan tekanan pada saraf.
  • Pembedahan untuk menghilangkan tekanan pada saraf, bisa dilakukan jika nyeri tidak dapat diatasi dengan penanganan lainnya.

- W, Kendrick A. Tarsal Tunnel Syndrome. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.