Penyakit
23-02-2018

Rahang Tidak Pada Tempatnya

Dislokasi rahang bawah (mandibula) terjadi ketika ujung atas mandibula (mandibular condyle) melesat dan terlepas dari sendinya.

Dislokasi rahang bawah (mandibula) biasanya terjadi akibat membuka mulut terlalu lebar atau mendapat trauma. Dislokasi mandibula bisa terjadi saat seseorang tertawa, menguap, muntah, atau saat seseorang mendapat pukulan di wajah saat sedang membuka mulut.

jaw dislocation and neck pain

Sumber : www.painneck.com

Dislokasi mandibula juga bisa terjadi pada keadaan di mana terdapat kelonggaran pada rahang (hypermobility), gangguan pada sendi temporomandibular, dan pada operasi gigi yang lama.

Dislokasi rahang biasanya terasa sangat sakit. Penderita tidak dapat menutup mulutnya. Mulut penderita akan terlihat setengah terbuka dan rahang kemungkinan bergeser pada salah satu sisi.

Sumber : www.jisppd.com

Penderita juga menjadi sulit menelan sehingga air liur akan terlihat menetes dari sudut bibir. Pada pemeriksaan didapatkan lekukan pada sendi rahang.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik.

Dokter biasanya melakukan tindakan manual untuk mengembalikan rahang ke tempatnya. 

Sumber : www.primary-surgery.org

Ketika rahang sudah kembali ke tempatnya, jangan membuka mulut terlalu lebar untuk setidaknya 6 minggu. Misalnya, menahan rahang bawah agar tidak membuka lebar saat menguap dan memotong makanan menjadi kecil-kecil saat makan. Jika dislokasi terjadi lebih dari satu kali, maka mungkin diperlukan operasi untuk mengurangi risiko dislokasi lebih lanjut. Misalnya, ligamen yang menghubungkan rahang dengan tulang tengkorak (pada sendi temporomandibular) bisa dipendekkan, dengan demikian akan membuat sendi lebih kencang.

- M, David F. Jaw Dislocation. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.