Penyakit
23-02-2018

Sindroma Levator

Sindroma levator (Levator Syndrome) merupakan rasa nyeri pada rektum yang adakalanya terjadi akibat spasme otot di dekat anus.

Penyebabnya adalah spasme otot levator ani di dekat anus.

Spasme otot yang menimbulkan nyeri biasanya tidak berhubungan dengan buang air besar. Nyeri biasanya terjadi kurang dari 20 menit. Nyeri bisa bersifat singkat dan hebat atau bisa juga berupa nyeri tumpul pada rektum bagian atas.

Nyeri bisa muncul secara tiba-tiba atau saat penderita duduk, dan bisa sampai membangunkan penderita dari tidur. Rasa nyeri bisa dirasakan seolah-olah nyeri akan hilang jika penderita buang angin atau buang air besar.

Pada kasus yang berat, rasa nyeri bisa terus dirasakan hingga berjam-jam dan bisa terjadi secara berulang. Penderita mungkin telah menjalani berbagai operasi rektum untuk mengatasi gejala-gejala ini.

Diagnosa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan colok dubur untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi-kondisi lainnya, seperti wasir, fisura ani, atau abses. Pada sindroma levator, hasil pemeriksaan seringkali normal, meskipun otot mungkin terasa kencang.

Nyeri mungkin bisa diredakan dengan cara :

  • buang angin atau buang air besar
  • berendam di air hangat (sitz bath)
  • menggunakan obat pereda nyeri

Namun, jika gejala-gejala terasa lebih berat, bisa dilakukan penanganan lebih lanjut, misalnya dengan memberikan stimulasi elektrogalvanik ke otot melalui probe yang dimasukkan ke dalam anus. Stimulasi ini membantu menghentikan spasme otot.

- A, Parswa. Levator Syndrome. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.