Penyakit
23-02-2018

Gangguan Saraf Optik

Sel-sel fotoreseptor kecil pada retina mata merasakan cahaya dan mengirimkan impuls kepada saraf optikus (saraf penglihatan). Saraf optikus kemudian membawa impuls ke otak, dimana informasi visual diinterpretasi. Kerusakan pada saraf optikus atau pada jalur penghantaran impuls ke otak dapat menyebabkan hilangnya penglihatan.

Sumber : www.umm.edu

Pada sebuah struktur di otak yang disebut kiasma optikum, setiap saraf optikus bercabang dua, satu cabang dari setiap sisi saling menyilang ke sisi yang berlawanan. Karena susunan anatomi ini, kerusakan di sepanjang jalur saraf optikus menyebabkan hilangnya penglihatan dengan pola tertentu. Pola ini seringkali dapat membantu untuk menentukan lokasi kerusakan yang terjadi.

Kerusakan saraf optik bisa terjadi akibat berbagai hal, antara lain :

  • Penekanan pada saraf optik
  • Glaukoma, atau tekanan yang tinggi di dalam mata
  • Infeksi
  • Peradangan
  • Hambatan aliran darah ke saraf optik
  • Keganasan (kanker)
  • Trauma

Jika saraf optikus rusak, di lokasi manapun di antara bola mata dan kiasma optikum, maka orang tersebut dapat kehilangan penglihatan total pada mata yang terkena, misalnya jika kerusakan terjadi pada saraf optikus kiri, maka terjadi kebutaan pada mata kiri.

Sumber : www.inglidstraborbitneuro.com

Tetapi, jika kerusakan terletak di belakang jalur saraf optikus, maka gangguan penglihatan hanya terjadi pada setengah lapang pandang pada kedua mata.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan pada mata.

Seseorang yang mengalami gangguan pada mata sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Deteksi dan penanganan yang tepat sejak dini akan mengurangi risiko terjadinya komplikasi yang serius dan membantu mempertahankan penglihatan. Pengobatan akan diberikan sesuai dengan gangguan yang terjadi dan penyebab yang mendasari.

- M, Freedman. Optic Nerve Damage. Better Medicine. 2013.

- Overview of Optic Nerve Disorders. Merck Manual Home Health Handbook.