Penyakit
23-02-2018

Eosinophilic Fasciitis

Eosinophilic fasciitis adalah suatu gangguan yang jarang terjadi, dimana kulit mengalami peradangan, terasa nyeri, dan bengkak, serta perlahan-lahan mengeras.

Penyebab eosinophilic fasciitis tidak diketahui.

Gejala awal yang biasa terjadi adalah timbulnya peradangan, pembengkakan, dan rasa nyeri pada kulit, terutama di kulit lengan bagian dalam dan tungkai bagian depan. Adakalanya gangguan ini mengenai kulit wajah, dada, dan perut. Berbeda dengan sklerosis sistemik, jari-jari tangan dan jari-jari kaki tidak terkena.

Setelah beberapa minggu, kulit yang meradang mulai mengeras dan pada akhirnya memiliki tekstur yang mirip dengan kulit jeruk. Seiring dengan mengerasnya kulit, lengan dan tungkai menjadi sulit untuk digerakkan.

Terkadang, jumlah sel-sel darah merah dan trombosit di dalam darah menjadi sangat rendah, sehingga penderita merasa lelah dan cenderung mudah berdarah.

Dugaan adanya eosinophilic fasciitis didasarkan dari gejala-gejala yang khas. Pemeriksaan laboratorium bisa menunjukkan adanya peningkatan kadar eosinofil dalam darah.

Diagnosa dipastikan dengan melakukan biopsi kulit dan fascia yang terkena. Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) juga bisa membantu menegakkan diagnosa, tetapi biasanya cukup dengan biopsi dan pemeriksaan lainnya.

Terapi harus diberikan sedini mungkin untuk mencegah terbentuknya jaringan parut, penyusutan jaringan (atrofi), dan kontraktur. Pengobatan tidak dapat memulihkan jaringan parut dan jaringan yang telah atrofi. Kontraktur dan sindroma terowongan karpal mungkin perlu diatasi dengan pembedahan.

Dianjurkan untuk melakukan pemantauan dengan pemeriksaan darah, sehingga jika terjadi gangguan darah, maka dapat dideteksi dan diatasi sesegera mungkin.

Karena penyebabnya belum diketahui, maka belum ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan ini.

- H, Rulla A. Eosinophilic Fasciitis. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

- S, William C. Eosinophilic Fasciitis. Medicine Net. 2012.

- T, Ariel D. Eosinophilic Fasciitis. Medline Plus. 2013.