Penyakit
23-02-2018

Granuloma Hepatik (Hepatic Granulomas)

Granuloma Hepatik (Hepatic granuloma adalah gumpalan kecil yang tidak normal pada sel yang terbentuk ketika gangguan tertentu ada.

Granuloma itu sendiri biasanya tidak menyebabkan masalah, tetapi gangguan yang menyebabkan mereka bisa terjadi. Granuloma memiliki banyak penyebab. Yang paling sering adalah obat-obatan, infeksi, dan gangguan tertentu yang mempengaruhi seluruh tubuh. tuberculosis dan schistosomiasis (yang adalah infeksi) dan sarcoidosis adalah penyebab paling umum. Granuloma bisa terjadi pada sirosis biliary primer.

Granuloma bisa terbentuk ketika sel pada sistem kekebalan tubuh bersamaan bereaksi terhadap iritan atau untuk pertahanan tubuh melawan benda asing di dalam hati. Peradangan dapat terjadi. Jika hal ini menyebar luas, hati bisa rusak, jaringan fibrous dan hipertensi portal terbentuk.

Granuloma sendiri biasanya tidak menyebabkan gejala-gejala. Hati bisa sedikit membesar, dan penyakit kuning ringan (perubahan warna kekuningan pada kulit dan putih pada mata) bisa terbentuk. Gejala-gejala lain, jika terbentuk, dihasilkan dari gangguan yang menyebabkan granuloma. Granuloma disebabkan oleh sarcoidosis bisa muncul dengan tiba-tiba atau berlangsung lama untuk beberapa tahun tanpa menyebabkan gejala-gejala nyata apapun.

Radang hati idiopatic granuloma (Idiopathic granulomatous hepatitis) adalah kelainan yang jarang terjadi yang penyebabnya tidak diketahui dan menyebabkan terjadinya granuloma, biasanya disertai demam, nyeri otot, dan kelelahan. Gejala-gejala ini seringkali terjadi hanya sebentar-sebentar selama beberapa tahun.

Dokter menanyakan pertanyaan seputar penggunaan obat dan gangguan lain yang bisa menyebabkan granuloma. Dokter juga melakukan tes darah untuk meneliti fungsi hati dan tes imaging, seperti ultrasonografi, computed tomography (CT), atau magnetic resonance imaging (MRI). Meskipun begitu, hasilnya tidak meyakinkan. Biopsy (pengangkatan contoh kecil pada jaringan hati dengan jarum untuk diteliti di bawah mikroskop) diperlukan untuk memastikan diagnosa. Tes lain, seperti kultur, mungkin dibutuhkan untuk mengidentifikasikan penyebab.

Gangguan yang mendasari diobati. Berhenti menggunakan obat atau menghilangkan infeksi biasanya menyebabkan granuloma hilang. Kadangkala kortikosteroid digunakan untuk mengobati sarcoidosis, tetapi apakah mereka mencegah gangguan tersebut dari perkembangan adalah tidak pasti.