Penyakit
23-02-2018

Cedera Bola Mata

Kebanyakan luka di sekitar mata lebih mengenai kelopak mata dibandingkan bola mata. Luka yang mengenai bola mata, kebanyakan dangkal dan kecil. Meskipun begitu, beberapa luka bisa sampai menembus ke bagian dalam mata. Beberapa luka bisa benar-benar merusak struktur yang diperlukan untuk penglihatan.

Luka pada mata bisa disebabkan oleh trauma tajam atau trauma tumpul yang keras pada bagian mata.

Gejala yang didapat tergantung dari keparahan cedera yang terjadi. Luka yang mengenai bola mata, kebanyakan kecil dan dangkal. Tetapi, pada kasus yang jarang, bisa terjadi cedera yang berat. Penglihatan menjadi terganggu, atau bahkan hampir tidak bisa melihat. Mata bisa berubah dan pupil bisa berbentuk seperti tetesan air mata. Kadangkala terdapat cairan yang keluar dari mata.

Adanya luka pada mata memerlukan evaluasi segera oleh dokter spesialis mata.

Operasi perbaikan seringkali diperlukan, kecuali untuk beberapa luka yang hanya mengenai membran mukosa tipis yang melindungi kornea (konjungtiva). Sebelum operasi, antibiotik diberikan untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi di dalam mata. Pemberian salep mata harus dihindari. Pelindung mata ditempelkan di bagian atas mata untuk menghindari tekanan yang tidak disengaja yang bisa menekan keluar isi mata melalui luka yang ada.

Bahkan setelah dilakukan semua terapi medis dan pembedahan yang dapat dilakukan, luka yang serius bisa menyebabkan hilangnya penglihatan sebagian atau total. Pada kasus yang sangat jarang, mata yang tidak terluka bisa mengalami peradangan (sympathetic ophtalmia), dan jika dibiarkan, bisa mengakibatkan hilangnya penglihatan sebagian atau bahkan kebutaan. Mata yang rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi (irreversible) mungkin bisa diangkat untuk mencegah terjadinya sympathetic ophthalmia.

- C, Kathryn. Lacerated Eyeball. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.