Penyakit
11-07-2019

Mineral dan Elektrolit

Mineral diperlukan untuk fungsi normal sel-sel tubuh. Tubuh membutuhkan natrium, kalium, kalsium, magnesium, klorida, dan fosfat dalam jumlah besar. Mineral-mineral ini disebut makromineral. Selain itu, tubuh juga membutuhkan sedikit tembaga, florida, yodium, zat besi, selenium, dan seng. Mineral-mineral ini disebut trace mineral.

Mineral penting dalam makanan yang sehat. Banyak mineral telah memiliki nilai rekomendasi makanan yang dianjurkan (RDA-Recommended Daily Allowances), yaitu jumlah zat gizi yang diperlukan tubuh setiap hari untuk dapat tetap sehat. Orang yang mengalami gangguan bisa memerlukan jumlah yang lebih besar atau lebih sedikit dari nilai tersebut.

Untuk bisa berfungsi dengan baik, tubuh harus menjaga konsentrasi elektrolit dalam rentang tertentu. Ginjal menyaring elektrolit dalam darah dan membuang elektrolit secukupnya ke dalam air kemih untuk mempertahankan keseimbangan antara asupan dan pembuangan elektrolit harian.

Ketidakseimbangan elektrolit bisa terjadi akibat berbagai hal, misalnya dehidrasi, penggunaan obat-obatan tertentu, gangguan jantung, ginjal, atau hati, dan pemberian cairan infus dengan jumlah yang tidak sesuai. Mengkonsumsi suatu mineral yang terlalu sedikit atau terlalu banyak juga bisa menyebabkan gangguan gizi.

Orang yang mengkonsumsi makanan yang mengandung berbagai macam zat gizi lebih jarang mengalami gangguan nutrisi atau kekurangan mineral utama. Namun, orang yang menjalani diet ketat bisa mengalami kekurangan mineral tertentu. Vegetarian atau orang-orang yang hanya mengkonsumsi telur dan produk susu, tetapi menghindari produk hewani lain, seperti daging, berisiko mengalami kekurangan zat besi. Mengkonsumsi mineral tambahan dalam jumlah besar tanpa pengawasan medis juga bisa berbahaya (toksik). Berbagai gangguan pada tubuh bisa terjadi jika keseimbangan elektrolit terganggu.

Untuk mendeteksi adanya gangguan nutrisi atau ketidakseimbangan elektrolit dapat dilakukan pemeriksaan kadar mineral di dalam darah atau air kemih.

MineralMineralSumber yang baikFungsi utamaRDA untuk orang dewasaBatas pemakaianBesiBesi heme :
Daging, unggas, ikan, ginjal dan hati

Besi nonheme: 
Tepung kedelai, kacang-kacangan, bayam, remis, serta padi-padian dan sereal yang telah ditambah zat besi

Diperlukan untuk pembentukan banyak enzim di dalam tubuh. 

Zat besi merupakan komponen penting pada sel-sel otot dan hemoglobin, yang membuat sel-sel darah merah dapat membawa oksigen dan mengantarkannya ke jaringan-jaringan tubuh.

8 mg untuk wanita diatas 50 tahun dan untuk pria

18 mg untuk wanita usia 50 tahun ke bawah (premenopause)

27 mg untuk wanita hamil

9 mg untuk ibu menyusui
45 mgFluorideMakanan laut, teh, serta air berfluorideUntuk pembentukan tulang dan gigi3 mg untuk wanita

4 mg untuk pria
10 mgFosforProduk-produk dari susu, unggas, ikan, sereal, kacang-kacanganUntuk membentuk tulang dan gigi, serta untuk memproduksi energi

Untuk membentuk asam nukleat termasuk DNA
700 mg4,000 mgKalsiumSusu dan produk susu, daging, ikan yang dimakan dengan tulangnya (seperti sarden), telur, buah-buahan, dan sayurUntuk pembentukan tulang dan gigi, pembekuan darah, fungsi normal otot, fungsi normal banyak enzim, dan untuk irama
jantung yang normal
1,000 mg

1,200 mg untuk usia di atas 50 tahun
2,500 mgKloridaGaram, daging sapi, daging babi, sarden, keju, zaitun hijau, roti jagung, kentang goreng, acar kobis, makanan kalengan (biasanya sebagai garam)Berperan dalam keseimbangan eletrolit1,000 mg-MagnesiumSayuran hijau, kacang, sereal, padi-padian, pasta tomatUntuk pembentukan tulang dan gigi, fungsi normal saraf dan otot, serta aktivasi enzim320 mg untuk wanita

420 mg untuk pria
-PotasiumSusu, pisang, tomat, jeruk, melon, kentang, ubi, prem, anggur kering, bayam, lobak hijau, kangkung, sayur-sayuran berhijau daun lainnya, kacang polong & buncis, dan garam tambahan (potasium klorida)Untuk fungsi normal saraf dan otot

Berperan dalam keseimbangan elektrolit
3.5 gram-SeleniumDaging, makanan laut, kacang, dan sereal (tergantung dari kandungan selenium di dalam tanah tempat padi-padian tumbuh)Sebagai antioksidan, bersama dengan vitamin E

Dibutuhkan untuk fungsi kelenjar tiroid55 µg400 µg Seng (Zinc)Daging, hati, makanan laut, kacang-kacangan, sereal yang ditambahkan kandungan seng (fortifikasi) dan padi-padian (tergantung kandungan seng di tanah tempat padi-padian tumbuh)Digunakan untuk membentuk banyak enzim dan insulin

Dibutuhkan untuk kesehatan kulit, penyembuhan luka, dan pertumbuhan
15 mg-Tembaga (Copper)Jeroan, kerang (khusunya tiram), coklat, jamur, kacang, kacang polong kering dan padi-padianMerupakan komponen dari banyak enzim yang dibutuhkan untuk pembentukan energi, untuk kerja antioksidan, dan untuk pembentukan hormon epinefrin, sel-sel darah merah, tulang, dan jaringan penghubung900 µg10,000 µgYodiumMakanan laut, garam beryodium, telur, keju, dan minum air dalam jumlah yang bervariasi, tergantung dari kandungan yodium di dalam tanahUntuk pembentukan hormon tiroid150 µg1,100 µg

 

 

Referensi:

- J, Larry. Overview of Minerals. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.