Penyakit
23-02-2018

Hipotensi Postprandial

Hipotensi postprandial merupakan suatu keadaan dimana terjadi penurunan tekanan darah yang berlebihan setelah makan.

Usus membutuhkan darah dalam jumlah besar untuk proses pencernaan. Saat darah mengalir ke usus setelah makan, terjadi mekanisme kompensasi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, pada beberapa orang tua, mekanisme tersebut tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, tekanan darah menjadi turun.

Hipotensi postprandial terjadi pada sekitar sepertiga orang-orang usia tua, tetapi hampir tidak pernah terjadi pada orang-orang yang lebih muda. Risiko terjadinya hipotensi postprandial lebih besar pada :

  • Orang-orang dengan tekanan darah tinggi
  • Orang-orang dengan gangguan pada pusat otak yang mengatur sistem saraf otonom (sistem saraf yang mengatur proses di dalam tubuh), misalnya penyakit Parkinson dan diabetes

Hipotensi postprandial bisa menimbulkan gejala-gejala berupa pusing, melayang, terjatuh, dan pingsan.

Jika orang tua mengalami gejala-gejala seperti di atas setelah makan, maka perlu dilakukan pengukuran tekanan darah sebelum dan setelah makan untuk menentukan apakah penyebabnya adalah hipotensi postprandial.

Sumber : www.stanfordhospital.org

Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengatasi hipotensi postprandial antara lain :

  • Mengkonsumsi kafein, sehingga membuat pembuluh darah menyempit. Kafein sebaiknya hanya dikonsumsi sebelum makan pagi, agar tidak mengganggu waktu tidur di malam hari dan penderita tidak menjadi kebal dengan efek kafein. Namun, karena kafein bisa menyebabkan efek yang kurang baik, maka sebaiknya konsultasikan dulu pemakaiannya, terutama pada orang tua dan orang-orang dengan penyakit tertentu, misalnya gangguan jantung.
  • Perawatan di rumah sakit bisa dilakukan untuk kasus yang berat.

Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk orang-orang yang mengalami gejala-gejala hipotensi postprandial antara lain berupa :

  • Tidak mengkonsumsi obat anti-hipertensi sebelum makan, atau menggunakan obat anti-hipertensi dalam dosis yang lebih kecil, sesuai petunjuk dokter
  • Segera berbaring setelah makan
  • Makan makanan dalam jumlah kecil, rendah karbohidrat, tetapi lebih sering
  • Berjalan setelah makan, sehingga membantu memperbaiki aliran darah, tetapi tekanan darah bisa turun saat berhenti berjalan

- H, Lyall A. J. Postprandial Hypotension. Merck Manual. 2012.