Penyakit
23-02-2018

Hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah suatu keadaan dimana kelenjar tiroid kurang aktif dan menghasilkan terlalu sedikit hormon tiroid.

Penyebab hipotiroidisme antara lain :

  • Kelainan sistem imunitas tubuh yang menyerang kelenjar tiroid (tiroiditis Hashimoto)
  • Efek pengobatan hipertiroidisme
  • Kegagalan kelenjar hipofisa dalam menghasilkan hormon yang menstimulasi kelenjar tiroid
  • Kelainan bawaan
  • Peradangan pada kelenjar tiroid.
  • Kekurangan yodium jangka panjang dalam makanan

Hipotiroidisme dapat menyebabkan berbagai gejala, antara lain :

  • Melambatnya fungsi tubuh
  • Suara menjadi serak dan berbicara lebih lambat
  • Wajah menjadi bengkak
  • Penambahan berat badan
  • Tidak tahan terhadap udara dingin
  • Rambut menjadi tipis, kasar dan kering
  • Kulit menjadi kasar, kering, bersisik dan menebal
  • Banyak penderita yang mengalami sindroma terowongan karpal.
  • Denyut nadi bisa melambat
  • Telapak tangan dan telapak kaki tampak berwarna agak oranye (karotenemia)
  • Alis mata bagian samping agak rontok
  • Beberapa penderita, terutama yang berusia lanjut, menjadi pelupa, bingung dan pikun

Jika tidak diobati, pada akhirnya akan terjadi anemia dan gagal jantung.
Keadaan ini bisa berkembang menjadi penurunan kesadaran atau koma.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Diagnosa bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan kadar hormon dalam darah.

Tujuan pengobatan hipotiroidisme adalah dengan mengganti kekurangan hormon tiroid. Pengobatan diberikan dalam jangka panjang, biasanya obat akan terus diminum sepanjang hidup penderita. Pengobatan harus tetap dilanjutkan walau gejala sudah mereda.

- Robert Hurd. Hypothyroidism. Department of Biology. Xavier University. Cincinnati. 2006.