Penyakit
10-10-2019

Efek Penuaan pada Jantung dan Pembuluh Darah

Seiring dengan proses penuaan, jantung dan pembuluh darah akan mengalami berbagai perubahan, antara lain :

- Perubahan pada jantung : jantung akan cenderung agak membesar, membentuk dinding yang lebih tebal, dan ruang jantung yang sedikit lebih besar. Peningkatan ukuran jantung ini terutama disebabkan oleh peningkatan ukuran otot jantung seseorang.

Saat beristirahat, fungsi jantung pada orang tua hampir sama dengan orang yang lebih muda, kecuali detak jantung akan sedikit lebih lambat. Namun, saat berolahraga, jantung pada orang tua tidak dapat meningkatkan jumlah darah yang dipompa keluar seperti pada jantung orang yang lebih muda.

- Perubahan pada pembuluh darah : dinding arteri dan arteriole menjadi lebih tebal, dan ruang di dalam arteri akan sedikit melebar. Jaringan elastis di dalam dinding arteri dan arteriole akan menghilang, sehingga pembuluh darah akan menjadi lebih kaku dan kurang elastis.

Sumber gambar: www.physio-pedia.com

Karena arteri dan arteriole menjadi kurang elastis saat seseorang menua, maka pembuluh darah tidak dapat melebar dengan cepat saat jantung memompa darah. Akibatnya, tekanan darah akan meningkat saat jantung berkontraksi (sistolik), terkadang melebihi batas normal, dibandingkan pada orang-orang yang lebih muda. Tekanan darah sistolik yang tinggi dan tekanan darah diastolik yang normal sangat sering terjadi pada orang-orang usia tua. Gangguan ini disebut sebagai hipertensi sistolik terisolasi.

Banyak efek penuaan pada jantung dan pembuluh darah yang bisa dikurangi dengan cara melakukan olahraga secara teratur. Olahraga akan membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, demikian juga kesehatan otot saat terjadi penuaan. Olahraga sangat bermanfaat tanpa melihat usia saat seseorang memulainya.

Sumber gambar: www.oaklandmagazine.com

 

Referensi:

- S, Michael J. Effects of Aging on the Heart and Blood Vessels. Merck Manual. 2013.