Penyakit
23-02-2018

Otitis Media Serosa Pada Anak

Otitis media serosa adalah penumpukan cairan pada telinga bagian tengah, yaitu di belakang gendang telinga.

Otitis media serosa sering terjadi setelah otitis media akut. Cairan yang menumpuk di belakang gendang telinga selama infeksi akut tetap ada setelah infeksi tersebut mereda. Otitis media serosa juga bisa terjadi tanpa didahului oleh adanya infeksi, misalnya akibat sumbatan tuba eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung. Sumbatan seringkali disebabkan oleh adanya peradangan pada nasofaring, alergi, atau pembesaran adenoid. Otitis media serosa bisa terjadi pada segala usia, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak.

Normalnya, tekanan di dalam telinga tengah diseimbangkan sebanyak 3-4 kali/menit dengan membukanya tuba eustachius saat menelan. Jika tuba eustachius tersumbat, maka tekanan di dalam telinga tengah cenderung untuk turun. Akibatnya, cairan terakumulasi pada telinga bagian tengah. Biasanya, meskipun tidak selalu, cairan ini mengandung bakteri, tetapi jarang terjadi gejala-gejala infeksi aktif (seperi kemerahan, nyeri, atau nanah).

Penderita mungkin tidak mengeluhkan adanya gejala, tetapi ada beberapa orang (atau keluarganya) menyadari adanya gangguan pendengaran. Rasa nyeri pada telinga jarang terjadi. Penderita biasanya merasa penuh pada telinga yang terkena, dan mungkin terdengar suara letupan atau gemerasak saat mereka menelan.

Gangguan pendengaran pada anak-anak bisa mempengaruhi kemampuan anak dalam memahami ucapan, belajar, berbahasa, dan bertingkah laku.

Diagnosa otitis media serosa ditegakkan dengan melakukan pemeriksaan fisik. Timpanometri bisa membantu menentukan apakah cairan benar berada di telinga bagian tengah.

Untuk sebagian besar penderita, keadaan ini hanya membutuhkan observasi. Obat-obat dekongestan dan antihistamin bisa digunakan untuk mengurangi kongesti hidung pada orang-orang dengan alergi. Tetapi obat-obat ini tidak bisa mengatasi otitis media serosa. Pemberian antibiotika juga tidak membantu.

Tekanan yang rendah pada telinga bagia tengah bisa dinaikan sementara dengan memaksa udara masuk melalui tuba eustachius yang tersumbat. Untuk melakukannya, penderita bisa menghembuskan nafas dengan mulut tertutup dan memencet hidung.

Jika tidak ada perbaikan dalam waktu 1-3 bulan atau gejala-gejala menjadi kronis (berlangsung lebih dari 3 bulan), maka bisa dilakukan myringotomy, yaitu tindakan untuk mengeluarkan cairan dari telinga tengah dengan cara membuat lubang pada gendang telinga. Sebuah selang drainase kecil (selang tympanostomy) bisa dipasang pada lubang yang telah dibuat untuk membantu mengeluarkan cairan dan memungkinkan udara masuk ke dalam telinga tengah.

Jika keadaan ini menetap atau berulang, maka perlu dilakukan perbaikan pada kondisi yang medasarinya, misalnya rhinitis bakteri, sinusitis, dan nasofaringitis. Pada anak-anak, terkadang perlu dilakukan adenoidektomi. Penderita alergi perlu menghindari atau menghilangkan alergen dari lingkungan sekitarnya.

- M, Richard T. Otitis Media (Secretory). Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

- M, Richard T. Otitis Media (Secretory). The Merck Manual. 2013.