Penyakit
23-02-2018

Peradangan Rongga Mata

Setiap struktur di dalam rongga mata dapat mengalami peradangan.

Peradangan pada rongga mata bisa disebabkan oleh peradangan yang luas di tubuh (sistemik), atau bisa juga hanya mengenai mata. Peradangan sistemik yang dapat mengenai mata, antara lain granulomatosis Wegener, dimana terjadi peradangan menyeluruh pada pembuluh darah. Peradangan yang hanya mengenai mata misalnya skleritis, dimana bagian putih mata (sklera) mengalami peradangan. Peradangan yang mengenai seluruh rongga orbita dan isinya disebut peradangan pseudotumor orbita (bukan tumor yang sebenarnya dan bukan kanker) atau peradangan orbita non-spesifik.

Gejala yang muncul bervariasi tergantung dari struktur mata yang mengalami peradangan. Pada umumnya gejala muncul cukup tiba-tiba, biasanya dalam waktu beberapa hari. Rasa nyeri dan kemerahan terjadi pada bola mata atau kelopak mata. Dapat terjadi nyeri hebat dan tidak tertahankan. Penonjolan bola mata yang abnormal, penglihatan ganda, atau bahkan hilangnya penglihatan.

Pemeriksaan CT (Computed Tomography) scan atau MRI (Magnetic Resonance Imaging) dapat dilakukan. Contoh jaringan yang mengalami peradangan dapat diambil (biopsi) dan diperiksa di bawah mikroskop untuk menentukan penyebabnya.

Setelah diagnosa dipastikan, maka dokter bisa memberikan pengobatan untuk mengatasi peradangan yang terjadi, misalnya dengan menghambat respon imunitas tubuh atau bisa juga dengan terapi penyinaran (radiasi).

- G, James. Inflammation of The Orbit. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.