Penyakit
23-02-2018

Diversion Colitis

Diversion colitis merupakan peradangan non-spesifik yang terjadi pada bagian usus besar yang dialihkan dari aliran tinja akibat tindakan pembedahan, misalnya pada operasi ileostomi (operasi yang menghubungkan ujung usus halus ke dinding perut) atau kolostomi (operasi untuk menghubungkan usus besar ke dinding perut).

Diversion colitis biasanya terjadi pada bagian usus besar yang tidak dipakai setelah operasi yang dilakukan untuk mengatasi suatu gangguan, misalnya kelainan bawaan (kongenital), peradangan, atau keganasan. Penderita biasanya menjalani operasi kolostomi atau ileostomi dengan menutup segmen usus besar bagian bawah.

Diversion colitis tampaknya terjadi akibat kekurangan nutrisi pada lapisan epitel usus besar dan gangguan metabolisme yang berhubungan dengan flora usus. Bahan nutrisi utama pada epitel usus besar adalah asam lemak rantai pendek, yang merupakan produk metabolik karbohidrat dan peptida yang difermentasi oleh bakteri anaerobik usus. Setelah pembedahan, bagian usus besar yang tidak dipakai mengandung asam lemak rantai pendek dan nutrisi lainnya dalam jumlah yang sangat sedikit. Selain itu, jumlah bakteri anaerob di daerah tersebut berkurang.

Sumber : www.guardianlv.com

Banyak orang dengan diversion colitis tidak mengalami gejala (asimptomatik), meskipun kemungkinan telah terjadi perubahan histologis pada bagian usus besar yang tidak dipakai dalam waktu beberapa bulan setelah operasi.

Namun, beberapa orang bisa mengalami gejala-gejala peradangan usus besar, seperti keluarnya lendir dari anus sampai perdarahan dan timbul rasa nyeri. Gejala-gejala ini bisa muncul dalam waktu 1 tahun setelah operasi.

Diagnosa didasarkan dari gambaran klinis, temuan kelainan pada pemeriksaan endoskopik, serta pemeriksaan histologi (mikroskopik).

Sumber : www.woman.thenest.com

Penanganan diversion colitis yang lebih disukai adalah tindakan pembedahan untuk mengembalikan kontinuitas usus besar. Cara ini bisa mengatasi gejala dan perubahan histologis dengan cepat.

Jika gejala yang muncul bersifat sedang sampai berat dan pembedahan tidak mungkin dilakukan, maka bisa diberikan enema yang mengandung asam lemak rantai pendek melalui anus setiap hari selama beberapa minggu.

- Feldman, et al. Diversion Colitis. Sleisenger and Fordtran's Gastrointestinal

and Liver Disease. 9th Edition. Elsevier. 2010.