Penyakit
27-09-2019

Blok Atrioventrikular (AV Blok)

Hantaran listrik jantung bisa mengalami hambatan pada jalur konduksinya. Pada blok atrioventrikular (AV blok), terjadi hambatan penjalaran impuls listrik dari atrium (serambi jantung) ke ventrikel (bilik jantung) secara parsial atau total.

Penyebab

Sebagian besar hambatan listrik jantung terjadi pada orang-orang berusia tua. Penyebab yang paling banyak adalah terbentuknya jaringan fibrosa pada sistem konduksi jantung dan penyakit arteri koroner. Namun, ada beberapa kasus hambatan listrik jantung yang disebabkan oleh :

  1. Pemakaian obat-obat tertentu, misalnya digitalis dan beta-blocker
  2. Penyakit jantung rematik
  3. Sarkoidosis

Gejala

Gejala yang muncul tergantung dari derajat gangguan yang terjadi:

  1. AV blok derajat I seringkali terjadi pada remaja, dewasa muda, atau atlet yang terlatih. Gangguan ini jarang menimbulkan gejala.
  2. Orang-orang yang mengalami AV blok derajat II bisa menyebabkan detak jantung yang lambat, tidak teratur, atau keduanya. 
  3. AV blok derajat III merupakan gangguan yang berat dan bisa mengganggu kemampuan jantung dalam memompa darah. Gejala-gejala yang seringkali terjadi antara lain pusing, kelelahan, dan pingsan.

Diagnosis

Blok atrioventrikuler (AV blok) bisa dideteksi dengan melakukan pemeriksaan EKG (elektrokardiografi). Setiap jenis blokade menghasilkan gambaran EKG yang khas.

Sumber gambar: www.arrhythmiasupport.com

Pengobatan

Penanganan yang diberikan bisa berupa :

  1. AV blok derajat I tidak membutuhkan terapi, bahkan jika hambatan disebabkan oleh gangguan jantung.
  2. Beberapa orang dengan AV blok derajat II membutuhkan alat pacu jantung buatan.
  3. Hampir semua orang dengan AV blok derajat III membutuhkan alat pacu jantung buatan.

Sebagian besar penderita membutuhkan alat pacu jantung buatan seumur hidupnya, meskipun irama jantung mungkin kembali normal jika hambatan jantung menghilang, misalnya setelah pulih dari serangan jantung.

 

Referensi:

- M, L. Brent. Heart Block. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.