Penyakit
30-09-2019

Takikardia Supraventrikular Paroksismal

Takikardia supraventrikular paroksismal (TSVP) merupakan detak jantung yang cepat (160-220 kali/menit), teratur, muncul dan berhenti secara tiba-tiba, serta berasal dari jaringan jantung di luar ventrikel (bilik jantung).

Penyebab

Aktivasi detak jantung yang cepat dan berulang ini bisa disebabkan oleh berbagai kelainan, seperti toksisitas obat digitalis dan sindroma Wolff-Parkinson-White. Keadaan ini paling sering terjadi pada orang-orang berusia muda dan bayi. Ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terjadinya takikardi supraventrikular paroksismal, antara lain : konsumsi alkohol, kafein, obat terlarang, atau merokok.

Gejala

Detak jantung yang cepat pada takikardi supraventrikular paroksismal cenderung muncul dan berakhir secara tiba-tiba dalam waktu beberapa menit atau bahkan beberapa jam. Keadaan ini hampir selalu berupa rasa berdebar-debar (palpitasi) yang tidak nyaman. Gejala-gejala lain yang seringkali muncul antara lain: denyut nadi yang cepat, lemas, kepala terasa ringan, sesak napas, gelisah, nyeri dada, pusing, atau bisa juga pingsan.

Diagnosis

Diagnosis takikardi supraventrikular paroksismal bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan elektrokardiografi (EKG).

Pengobatan

Orang-orang dengan takikardia supraventrikular paroksismal (TSVP) yang tidak memiliki gejala atau gangguan jantung lainnya mungkin tidak membutuhkan terapi. Jika TSVP menimbulkan gejal-gejala yang berat atau berlangsung selama lebih dari 20 menit, maka perlu dilakukan penanganan darurat oleh tenaga medis untuk memperlambat detak jantung agar kembali normal.

Penanganan jangka panjang untuk orang-orang dengan serangan TSVP berulang atau mereka yang juga memiliki penyakit jantung antara lain berupa:

  1. Ablasi jantung, yaitu tindakan untuk merusak daerah kecil di jantung yang mungkin menyebabkan terjadinya detak jantung yang cepat.
  2. Obat-obat yang digunakan setiap hari untuk mencegah terjadinya TSVP.
  3. Pemasangan alat pacu jantung, bisa dilakukan untuk anak-anak dengan TSVP yang tidak bisa diatasi dengan terapi lainnya.
  4. Pembedahan untuk mengubah jalur listrik di jantung.

Pencegahan

Obat-obat yang diberikan oleh dokter untuk mencegah terjadinya TSVP perlu dikonsumsi setiap hari. Selain itu, orang-orang dengan TSVP juga sebaiknya tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein atau alkohol, serta tidak menggunakan obat-obat terlarang.

 

Referensi:

- D, David C. Paroxysmal Supraventricular Tachycardia (PSVT). Medline Plus. 2012.

- M, L. Brent. Paroxysmal Supraventricular Tachycardia (SVT, PSVT). 2012.