Penyakit
23-02-2018

Kecemasan yang Disebabkan Gangguan Fisik atau Obat

Kecemasan bisa disebabkan oleh gangguan fisik atau penggunaan atau penghentian pemakaian obat.

Gangguan fisik yang bisa menyebabkan kecemasan antara lain :

  • Gangguan otak dan saraf, seperti cedera kepala atau infeksi otak
  • Gangguan jantung, seperti gangguan irama jantung
  • Gangguan hormonal, misalnya kelenjar thyroid yang terlalu aktif
  • Gangguan paru-paru (pernafasan), seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (COPD)

Bahkan demam pun bisa menyebabkan kecemasan. Selain itu, ada beberapa zat atau obat yang juga bisa menyebabkan kecemasan, antara lain alkohol, stimulan, kafein, kokain, atau obat lain, seperti teofilin.

Ada juga obat yang jika penggunaannya dihentikan bisa menyebabkan kecemasan antara lain adalah obat-obat golongan benzodiazepine. Kecemasan juga mungkin terjadi pada orang-orang yang sekarat akibat rasa takut akan kematian, rasa sakit, dan sulit bernafas.

Tanda-tanda dan gejala-gejala kecemasan yang sering terjadi antara lain : 

  • Merasa gelisah
  • Merasa tidak berdaya
  • Merasa akan datang bahaya atau malapetaka
  • Mengalami peningkatan detak jantung
  • Mengalami peningkatan laju pernafasan
  • Berkeringat
  • Gemetaran
  • Merasa lemah atau lelah

Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk menentukan penyebab kecemasan yang ada. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk melihat apakah kecemasan disebabkan oleh kondisi medis atau pemakaian obat-obat tertentu.

Kecemasan lebih mungkin disebabkan oleh kondisi medis tertentu jika :

  • Gejala-gejala kecemasan dimulai setelah usia 35 tahun
  • Penderita tidak memiliki riwayat keluarga dengan gangguan kecemasan
  • Penderita tidak pernah mengalami gangguan kecemasan saat masih anak-anak
  • Penderita tidak menghindari situasi atau objek tertentu karena kecemasan
  • Tidak ada suatu peristiwa yang pernah dialami penderita sebelumnya yang memicu timbulnya kecemasan hebat
  • Obat-obat yang digunakan untuk mengatasi perasaan panik tidak dapat meredakan gejala-gejala kecemasan

Pengobatan dilakukan dengan mengatasi penyebabnya ketimbang mengobati gejala-gejala kecemasan. Kecemasan akan reda setelah gangguan fisik diatasi atau jika obat yang menyebabkannya sudah dihentikan cukup lama sehingga gejala putus obat mereda.

Jika kecemasan tetap ada, maka dokter mungkin akan memberikan pengobatan untuk mengatasi rasa cemas, antara lain dengan melakukan psikoterapi (misalnya terapi perilaku).

- G, John H. Anxiety Induced by Physical Disorders or Drugs. Merck Manual. 2012.

- Mayo Clinic. Anxiety. 2012.