Penyakit
23-02-2018

Hipopituitarisme

Hipopituitarisme adalah suatu kondisi dimana kelenjar pituitary (atau disebut juga kelenjar hipofisa) tidak dapat memproduksi satu atau lebih hormon dalam jumlah yang cukup.

Penyebab yang secara langsung mempengaruhi kelenjar hipofisa :

  • Tumor hipofisa
  • Berkurangnya aliran darah ke hipofisa
  • Infeksi dan peradangan
  • Sarkoidosis atau amiloidosis
  • Terapi radiasi
  • Pengangkatan kelenjar hipofisa melalui pembedahan
  • Penyakit autoimun

    Hipopituitarisme dapat disebabkan oleh kelainan yang mengenai hipotalamus, yaitu bagian otak yang terletak di atas kelenjar hipofisa. Hipotalamus menghasilkan hormon yang langsung mempengaruhi aktivitas kelenjar hipofisa, misalnya disebabkan oleh :
  • Tumor hipotalamus
  • Peradangan hipotalamus
  • Cedera kepala
  • Gejala hipopituitarisme bervariasi tergantung kepada jenis hormon apa yang kurang, misalnya :

    • Kekurangan gonadotropin (LH dan FSH), bisa menyebabkan terhentinya siklus menstruasi, ketidaksuburan, hilangnya ciri seksual pada wanita atau pria, serta impotensi.
    • Kekurangan hormon pertumbuhan, bisa menyebabkan lambatnya pertumbuhan pada anak-anak, sehingga perawakan tubuh menjadi pendek.
    • Kekurangan hormon TSH yang merangsang tiroid, menyebabkan rendahnya hormon tiroid.
    • Kekurangan prolaktin (jarang terjadi), tetapi bisa mengganggu produksi ASI setelah melahirkan.
    • Kekurangan hormon ADH (anti diuretik), yang mengatur produksi air kemih, menyebabkan terjadinya produksi air kemih yang berlebihan dan rasa haus.

    Untuk mendiagnosa hipopituitarisme diperlukan pemeriksaan kadar hormon yang menunjukkan adanya gangguan pada kelenjar hipofisa. 

    Pengobatan lebih ditujukan kepada menggantikan kekurangan hormon target, bukan hormon hipofisa, misalnya jika terjadi kekurangan TSH maka diberikan hormon tiroid, atau jika terjadi kekurangan LH dan FSH diberikan estrogen, progesteron atau testosteron.

    Jika penyebabnya adalah tumor hipofisa yang kecil, maka bisa dilakukan pengangkatan tumor. Terapi penyinaran juga bisa digunakan untuk menghancurkan tumor hipofisa.

    Terapi penyinaran cenderung menyebabkan hilangnya fungsi hipofisa secara perlahan, baik sebagian maupun keseluruhan. Karena itu fungsi kelenjar target biasanya dinilai setiap 3-6 bulan untuk tahun pertama kemudian setiap tahun pada tahun berikutnya.

    - MayoClinic. Hypopituitarism. 2010.

    - Nancy J Rennert. Hypopituitarism. Medline Plus. 2011.

    - Ian M Chapman. Hypopituitarism. Merck Manual Home Health Handbook. 2007.