Penyakit
23-02-2018

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)

Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) merupakan gangguan yang sering terjadi yang menimbulkan episode-episode singkat vertigo akibat perubahan posisi kepala yang menstimulasi telinga bagian dalam.

Vertigo merupakan suatu sensasi berputar yang khas. Seseorang dengan vertigo akan merasa dirinya, lingkungannya, atau keduanya bergerak atau berputar.

Perubahan posisi kepala, misalnya saat mendongakkan kepala, merupakan pemicu paling sering terjadinya serangan ini. BPPV biasanya terjadi karena partikel kalsium, yang normalnya terjapat pada bagian tertentu di telinga bagian dalam, berpindah ke bagian lain di telinga bagian dalam.

Sumber : www.en.wikipedia.org

Pada BPPV akan terjadi episode-episode singkat vertigo. Seseorang dengan vertigo akan merasa dirinya, lingkungannya, atau keduanya bergerak atau berputar. Vertigo jenis ini biasanya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya. Serangan bisa disertai dengan rasa mual, muntah, dan gerakan abnormal bola mata tertentu.

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Manuver Dix-Hallpike bisa dilakukan untuk menstimulasi kanalis semisirkularis posterior dan memicu timbulnya vertigo dan nystagmus pada orang-orang dengan BPPV atau vertigo jenis lainnya.

Sumber : www.aafp.org

BPPV mudah untuk diobati. Partikel-partikel dapat dikeluarkan dari kanalis semisirkularis posterior dan kembali ke tempat asalnya. Reposisi partikel ini bisa dilakukan dengan manuver Epley.

Manuver Epley 

Pada manuver ini, tubuh dan kepala penderita digerakkan ke posisi-posisi yang berbeda, satu mengikuti yang lain. Setiap posisi dipertahankan sekitar 30 detik untuk memberi waktu partikel-partikel tersebut bergerak sesuai gravitasi ke tempat lain di dalam kanalis.

- J, Michael. Benign Paroxysmal Positional Vertigo (Benign Positional Vertigo).

Merck Manual Home Health Handbook. 2007.