Penyakit
23-02-2018

Bekuan Darah Pasca Melahirkan

Risiko terjadinya bekuan darah meningkat setelah persalinan. Biasanya, bekuan darah terbentuk pada tungkai atau panggul. Terkadang bekuan darah bisa terlepas dan ikut dalam aliran darah menuju ke paru-paru, dimana bekuan darah kemudian bisa menyumbat aliran darah pembuluh darah paru-paru (emboli paru).

Tiga penyebab utama terjadinya pembentukan bekuan darah adalah adanya stasis vena, darah yang mudah membeku, dan cedera pada lapisan dalam pembuluh darah. Selain itu, saat kehamilan, kadar sebagian besar faktor-faktor pembekuan darah meningkat.

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya bekuan darah, antara lain :

  • Riwayat thrombophlebitis
  • Kegemukan
  • Riwayat operasi cesar
  • Riwayat persalinan dengan forceps
  • Usia ibu lebih dari 35 tahun
  • Multipara
  • Varises

Demam yang terjadi setelah persalinan dapat disebabkan oleh adanya bekuan darah. Bagian tungkai yang terkena, biasanya betis, dapat terasa nyeri, hangat, dan membengkak. Tanda awal adanya emboli paru adalah sesak nafas.

Diagnosis trombosis vena dalam biasanya didasarkan dari hasil pemeriksaan ultrasonografi.

Penanganan sederhana yang bisa dilakukan antara lain :

  • Pemberian kompres hangat (untuk mengurangi rasa tidak nyaman)
  • Kompresi dengan pemasangan perban
  • Istirahat dengan mengangkat kaki (kaki diangkat 6 inci lebih tinggi)

Dokter bisa memberikan pengobatan untuk wanita dengan trombosis vena dalam atau emboli paru untuk membuat darah tidak mudah menggumpal.

- M, Julie S. Postpartum Blood Clots. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.