Penyakit
23-02-2018

Tumor Ganas Pada Jantung

Semua pertumbuhan yang abnormal di dalam tubuh disebut sebagai tumor, baik yang bersifat ganas maupun jinak. Tumor ganas, atau sering disebut juga kanker, tumbuh dengan cepat dan cenderung menyebar ke bagian tubuh lainnya dengan cepat.

Tumor jantung primer yang bersifat ganas sangat jarang terjadi. Yang lebih sering terjadi adalah tumor jantung sekunder, yaitu tumor jantung yang berasal dari penyebaran tumor di bagian tubuh lainnya (misalnya paru-paru, payudara, darah atau kulit). Tumor jantung sekunder selalu bersifat ganas dan 30-40 kali lebih sering terjadi dibandingkan tumor jantung primer.

Penyebab terjadinya keganasan belum diketahui secara pasti. Tumor ganas terjadi akibat adanya pertumbuhan sel-sel secara tak terkendali, menginvasi jaringan di dekatnya, menyebar ke bagian lain tubuh, serta mendorong pertumbuhan pembuluh darah baru untuk memberi nutrisi bagi sel-sel tersebut.

Ada beberapa faktor yang mungkin berperan dalam terbentuknya tumor, antara lain :

  • Faktor lingkungan, misalnya radiasi, infeksi virus tertentu, paparan sinar matahari yang berlebihan, merokok, paparan benzene dan jamur beracun.
  • Faktor genetik. Sebagian tumor jantung primer ada yang bersifat diturunkan dalam keluarga.

Gejala-gejala tumor ganas (kanker) jantung pada dasarnya sama dengan gejala-gejala tumor jinak pada jantung. Gejala-gejala yang muncul bervariasi, tergantung dari lokasi terbentuknya tumor. Namun, gejala-gejala tumor ganas cenderung lebih cepat memburuk dibandingkan dengan gejala-gejala tumor jinak, karena tumor ganas tumbuh lebih cepat.

Gejala-gejala yang mungkin terjadi antara lain gagal jantung, gangguan irama jantung, serta perdarahan di dalam selaput yang melapisi jantung secara tiba-tiba, sehingga bisa mengganggu fungsi jantung.

Tumor ganas pada jantung bisa menyebar ke tulang belakang, jaringan sekitarnya, dan organ-organ lain, seperti paru-paru dan otak.

Gejala-gejala tumor jantung sekunder seringkali juga meliputi gejala-gejala yang disebabkan oleh tumor asalnya dan penyebaran tumor ke bagian tubuh lainnya (metastasis).

Pemeriksaan yang digunakan untuk mendiagnosa tumor ganas pada jantung sama dengan pemeriksaan yang digunakan untuk mendiagnosa tumor jinak pada jantung. Untuk tumor ganas sekunder, maka perlu dilakukan pemeriksaan untuk mencari tumor primernya, kecuali jika tumor primer telah diketahui. 

Beberapa pemeriksaan yang bisa digunakan untuk membantu mendiagnosis tumor jantung antara lain :

  1. Ekokardiografi.
  2. CT (Computed Tomography) scan
  3. MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Penanganan yang diberikan tergantung dari jenis tumor yang terjadi, misalnya terapi radiasi, kemoterapi, atau keduanya. Namun, karena tumor ganas pada jantung (baik yang primer maupun sekunder) hampir selalu tidak bisa disembuhkan, maka terapi yang diberikan ditujukan untuk mengurangi gejala-gejala yang ada. Misalnya, jika tumor di selaput jantung menyebabkan akumulasi cairan di sekitar jantung dan mengganggu fungsi jantung, maka perlu dilakukan tindakan untuk mengeluarkan cairan tersebut.

- C, Bruce A. T, Elisabeth C. Overview of Cancer. Merck Manual. 2008.

- G, M. Jay. Cancerous Tumor. Merck Manual. 2006.

- G, M. Jay. Overview of Heart Tumors. Merck Manual. 2006.