Penyakit
23-02-2018

Ultrasonografi Hati

Ultrasonografi hati merupakan pemeriksaan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar manusia untuk melihat kondisi hati. Bayangan abu-abu dengan intensitas berbeda menunjukkan densitas jaringan yang bervariasi. Pemeriksaan utrasonografi dapat menunjukkan struktur hati bagian dalam serta ukuran, bentuk dan posisinya. Pemeriksaan ultrasonografi hati bersifat non-invasif, dimana tidak ada benda yang dimasukkan ke dalam tubuh.

Ultrasonografi hati bisa dilakukan untuk :

  1. Membantu membedakan penyakit hepatitis obstruktif dan non-obstruktif
  2. Mendeteksi penyakit hati
  3. Mendeteksi kanker atau kelainan hati lainnya
  4. Menentukan adanya tumor, abses atau kista

Hal-hal yang perlu diketahui sebelum pemeriksaan antara lain :

  1. Anda mungkin diminta untuk puasa sebelum pemeriksaan untuk mengurangi gas di dalam usus yang bisa menghalangi transmisi gelombang ultra.
  2. Pemeriksaan ultrasonografi hati tidak berbahaya dan tidak menimbukan rasa sakit, walau terdapat sedikit rasa tidak nyaman saat tranduser menekan kulit.

Hal-hal yang terjadi saat pemeriksaan ultrasonografi hati :

  1. Anda akan diminta untuk berbaring terlentang
  2. Cairan lubrikan diberikan ke permukaan transduser yang akan terasa dingin atau licin pada kulit.
  3. Usahakan untuk tidak bergerak selama pemeriksaan berlangsung
  4. Anda mungkin akan diminta untuk menahan nafas sesaat selama pemeriksaan.

Setelah pemeriksaan selesai, perawat akan membersihkan gel dari kulit dan Anda dapat melanjutkan pola makan dan aktivitas sehari-hari.